• Tentang Kami
Thursday, July 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemkot Yogyakarta Geser Fokus Penerima Manfaat MBG ke Ibu Hamil dan Balita

Hasto mengungkapkan, berdasarkan data proporsi penerima manfaat program MBG di Kota Yogyakarta masih didominasi sektor pendidikan.

byredaksi
April 16, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di Balaikota pada Rabu (15/4/2026).

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di Balaikota pada Rabu (15/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan baru agar program makan bergizi gratis (MBG) difokuskan untuk anak kekurangan gizi dan keluarga kurang mampu.

Arahan tersebut dikeluarkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran menyentuh anak-anak dengan keterbatasan gizi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut positif arahan Presiden Prabowo untuk mengalihkan fokus program MBG kepada anak-anak kurang gizi. Langkah itu dinilai strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kota Yogyakarta.

“Kami menyambut dengan sangat gembira jika fokusnya digeser. Harapan kami, kebijakan itu benar-benar menyasar ibu hamil dan balita karena angka penerimanya masih sangat kecil,” ucap Hasto di Balaikota, Rabu (15/4/2026).

Hasto mengungkapkan, berdasarkan data proporsi penerima manfaat program MBG di Kota Yogyakarta masih didominasi sektor pendidikan. Tercatat ada sebanyak 3.987 guru dan tenaga pendidikan yang telah menerima manfaat program MBG.

Namun, jika dibandingkan dengan kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita, cakupan penerima manfaat MBG masih tergolong rendah. Hasto menyebut di Kota Yogyakarta rata-rata per tahun ada sebanyak 1.600 ibu hamil dan 10.361 balita.

Akan tetapi, penerima manfaat program MBG untuk kategori ibu hamil baru 67 orang, 760 ibu menyusui, dan 695 balita.

“Jadi kalau ada kebijakan dari Presiden untuk digeser ke ibu hamil dan menyusui, saya kira itu bagus sekali,” ujarnya.

Menurutnya, pengalihan fokus itu akan sangat efektif secara biologis untuk mengejar target 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) atau periode emas pertumbuhan otak anak sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Di Kota Yogyakarta tercatat ada sebanyak 4.000 balita di bawah usia dua tahun (baduta) dari total 10.361 balita. Dia menjelaskan, intervensi gizi terhadap baduta dinilai lebih efisien karena masa pertumbuhan otak masih terbuka lebar sebelum ubun-ubun anak menutup sempurna.

“Jika anggaran terbatas, kita bisa selesaikan dulu yang 4.000 baduta ini. Karena jauh lebih strategis dan efisien dibandingkan memberikan bantuan kepada anak di atas 3 tahun yang secara biologis pertumbuhan ubun-ubun sudah menutup,” jelasnya.

Mantan Bupati Kulon Progo itu menyampaikan bahwa menu MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tidak harus makanan fresh (segar). Melainkan bisa diganti menu makanan yang mengandung DHA Omega 3. Pihaknya pun menyinggung best practice dari sejumlah negara maju semisal Amerika, Swedia, Eropa, dan Australia, yang memberikan paket makanan bergizi kepada para ibu hamil baik citizen maupun pendatang.

“Artinya perhatian pemerintah negara maju terhadap generasi penerus itu luar biasa. Sehingga kualitas SDM di negara maju kan bisa hebat-hebat. Karena menggunakan pendekatan biologi proses,” tutur dia.

Lebih lanjut, terkait potensi kendala operasional pendistribusian MBG untuk ibu hamil dan baduta, Hasto menyebut Pemerintah Kota Yogyakarta siap membantu. Mengingat Pemkot Yogyakarta memiliki 390 personel tim pendamping keluarga (TPK) dan 169 bidan serta tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah perkampungan.

“Jadi seandainya diperbolehkan untuk ikut membantu, kami punya tenaga untuk mengantar ke rumah ibu hamil dan balita,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Balitahasto wardoyoibu hamilMBGPemkot Yogyakartawali kota yogyakarta

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Next Post
Ilustrasi pencuri

Warga Kalimantan Tengah Diamankan Polisi Usai Curi Gamelan di Sanggar Tari Kota Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.