• Tentang Kami
Friday, July 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

WJNC Bakal Kembali Digelar Tahun Ini, Pemkot Yogyakarta Siapkan Konsep Baru

Pemkot Yogyakarta akan menggelar Wayang Jogja Night Carnaval 2026 selama sepekan dengan konsep baru di kawasan Malioboro untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi.

byredaksi
April 17, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana kawasan Tugu Pal Putih, ikon Kota Yogyakarta, Jumat (17/4/2026).

Suasana kawasan Tugu Pal Putih, ikon Kota Yogyakarta, Jumat (17/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan kembali menghadirkan gelaran Wayang Jogja Night Carnaval (WJNC) pada tahun ini. Setelah sebelumnya gelaran ikonik Kota Yogyakarta itu sempat hiatus pada 2025 karena adanya efisiensi anggaran.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, gelaran WJNC 2026 akan diterapkan dengan konsep baru. Jika sebelumnya WJNC digelar dalam waktu satu sampai dua hari, kini bakal diperpanjang menjadi sepekan penuh.

BERITA MENARIK LAINNYA

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan bahwa perpanjangan durasi gelaran WJNC diterapkan untuk meningkatkan jumlah dan lama tinggal wisatawan di Kota Yogyakarta, serta mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kami rencanakan WJNC itu nanti akan menjadi Pekan WJNC. Durasinya diperpanjang seminggu sehingga akan lebih banyak mendatangkan wisatawan dan turis dari mancanegara,” ujar Hasto, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, langkah strategi itu akan berdampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Sebab, semakin lama kegiatan tersebut digelar, maka bakal menarik lebih banyak antusias wisatawan serta memperluas potensi transaksi UMKM.

“Kami ingin nilai perputaran ekonomi lebih tinggi. Jadi kami perpanjang supaya impact (dampak) terhadap ekonomi meningkat,” katanya.

Selain diperpanjang, lokasi gelaran karnaval tersebut juga bakal bergeser ke kawasan Malioboro. Lantaran kawasan Malioboro dianggap memiliki magnet atau daya tarik lebih kuat bagi wisatawan.

“Meski begitu, kawasan Tugu Jogja masih tetap dipakai untuk supporting event (acara pendukung). Nanti kami akan kerja sama dan berkolaborasi dengan mitra swasta untuk dorong kreativitas lewat side event,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasto berharap perubahan konsep gelaran WJNC tersebut bisa mendorong lonjakan jumlah pengunjung di Kota Pelajar. Dia memaparkan berdasarkan data, tercatat ada sekitar 40 ribu sampai 60 ribu pengunjung dalam puncak acara WJNC sebelumnya. Jika gelaran tersebut diperpanjang menjadi sepekan, maka Hasto berharap peningkatan jumlah pengunjung lebih dari dua kali lipat.

“Kalau sudah diperpanjang satu minggu tapi naiknya hanya dua kali lipat, menurut saya kurang. Jadi harapannya jumlah kunjungan bisa lebih meningkat,” paparnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menjelaskan bahwa WJNC termasuk salah satu dari rangkaian event untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta. Meski gelaran WJNC diperpanjang menjadi sepekan, namun tidak semuanya berupa kegiatan karnaval jalanan.

“WJNC itu salah satu event puncak dalam rangkaian peringatan HUT Kota Yogyakarta. WJNC tetap ditangani pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, bedanya kami mengajak swasta untuk mengisi berbagai event yang digelar bersamaan,” terangnya.

Lewat kolaborasi itu, diharapkan bisa semakin memperkuat branding Kota Yogyakarta sebagai destinasi berbasis event atau Kota Festival. Ke depan, Pemkot Yogyakarta juga akan orkestrasi kegiatan lintas dinas agar lebih terarah, terkurasi, dan saling mendukung.

“Jadi kami coba mengubah yang selama ini orang datang ke Jogja karena kebetulan ada acara. Kami berharap ke depan orang datang ke Jogja karena ingin melihat event itu,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: MalioboroPemkot YogyakartaWali Kota Hasto WardoyoWawan HarmawanWayang Jogja Night CarnavalWJNC

Related Posts

Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

July 6, 2026
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo, saat ditemui di Teras Malioboro 1, Kota Yogyakarta, pada Kamis (18/6/2026).

Strategi BPS Jaga Kualitas Data Sensus Ekonomi 2026: Pakai AI hingga Door-to-Door Pindai Usaha Online Rumahan

June 19, 2026
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori.

Pemkot Yogyakarta Tambah Daya Tampung SMP Negeri untuk SPMB 2026

June 19, 2026
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu.

DPRD DIY Dukung Penertiban Kabel Semrawut, Danais Diusulkan Biayai Penataan Kota

June 19, 2026
Next Post
Mediasi tripartit sengketa pesangon PT Mataram Tunghal Garment (MTG) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Jumat (17/4/2026). (Hadid Pangestu)

Manajemen Absen, Mediasi Sengketa Pesangon PT MTG di Sleman Belum Temui Titik Terang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.