• Tentang Kami
Sunday, July 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

dari 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut, tercatat 53 balita terverifikasi mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal.

byredaksi
April 26, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026). (populi.id/Dewi Rukmini)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Daycare Little Aresha di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, yang belum lama ini digerebek polisi ternyata tidak berizin. Seperti dikabarkan sebelumnya, daycare tersebut digerebek polisi karena melakukan tindakan penganiayaan dan penelantaran anak.

Berdasarkan data kepolisian, dari 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut, tercatat 53 balita terverifikasi mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

Setelah kasus tersebut mencuat, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, langsung berkoordinasi dengan pimpinan dan mengecek perizinan daycare yang bersangkutan. Hingga akhirnya terungkap bahwa daycare tersebut tidak berizin.

“Kami sudah cek di dinas pendidikan maupun dinas perizinan, memang daycare itu belum ada izinnya,” kata Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas.

Karena belum berizin dan ada penanganan kasus dugaan tindakan pidana di Polresta Yogyakarta, Retnaningtyas menyebut daycare Littel Aresha kemungkinan besar akan ditutup secara permanen. Oleh karena itu, bangunan daycare Little Aresha yang di sebelah utara (untuk TK) dan selatan (untuk baduta) akan ditutup serta tak boleh beroperasional kembali karena dari satu yayasan.

“Kemudian kami akan melakukan pendampingan psikologi maupun konselor hukum untuk mendampingi anak-anak yang sudah dititipkan di sana. Kami juga lakukan pendampingan kepada orang tua agar mengetahui inginnya bagaimana, sehingga pemerintah bisa mencarikan jalan keluar,” ujarnya.

Mengenai temuan tersebut, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta akan mengencarkan sosialisasi perizinan bersama instansi terkait, termasuk pembinaan bersama Dikpora dan DP3AP2KB kepada daycare-daycare yang ada di Kota Yogyakarta.

“Untuk pemberian sanksi, karena belum berizin, nanti akan dilakukan oleh aparat penegak hukum. Untuk jumlah (daycare yang berizin) nanti akan kami hitung,” tuturnya Kepala DPMPTSP Kota Yogyakarta, Budi Santoso.

Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut dan upaya mitigasi terkait temuan kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pemkot melalui UPT PPA Kita Yogyakarta membuka posko pengaduan bagi orang tua anak korban kekerasan.

Termasuk melakukan pendataan pendidikan non formal (TK, KB, dan TPA atau daycare) di Kota Yogyakarta dengan melibatkan Satgas Sigrak serta pemangku wilayah kelurahan. Sata tersebut akan menjadi bahan untuk pembinaan serta pengawasan perangkat dinas terkait. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Budi Santosodaycare little AreshakekerasanPenganiayaanRetnaningtyasYogyakarta

Related Posts

Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Kanit 3 Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Gara Kinarta Immanuel Purba, saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, pada Selasa (7/7/2026).

Polisi Kantongi Identitas Penyokong Dana DPO Penganiaya Pelajar di Kotabaru

July 7, 2026
satu tersangka mereka ulang adegan ketika membacok pelajar hingga mengakibatkan meninggal dunia dalam rekontruksi di halaman Mapolresta Yogyakarta, pada Selasa (7/7/2026).

Polresta Yogyakarta Gelar Rekonstruksi Penganiayaan Tewaskan Pelajar di Kotabaru, Korban Terkena Bacok di Dada

July 7, 2026
Tersangka kekerasan kepada balita di Daycare Little Aresha saat dibawa ke mobil tahanan.

Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Meluas, Tersangka Kini 27 Orang

July 6, 2026
Next Post
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Pemkot Bakal Sweeping Tempat Penitipan Anak di Kota Yogyakarta Imbas Kasus Little Aresha

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.