• Tentang Kami
Sunday, April 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Terungkap dari Laporan Karyawan, Ini Kronologi Penggerebekan Daycare di Umbulharjo Yogyakarta

Kasus dugaan penganiayaan balita di Daycare Little Aresha Yogyakarta terungkap dari laporan seorang karyawan yang resah melihat perlakuan tidak manusiawi, hingga akhirnya polisi melakukan penggerebekan dan penyelidikan.

byredaksi
April 26, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Garis polisi terpasang di pagar Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, usai digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Garis polisi terpasang di pagar Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, usai digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Tempat penitipan anak atau daycare di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta digerebek jajaran Polresta Yogyakarta, pada Jumat (24/4/2026) malam. Daycare bernama Little Aresha itu digerebek polisi karena diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap balita yang dititipkan di sana.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, membenarkan adanya kejadian penggerebekkan tersebut. Dikatakan, saat ini kasus dugaan penganiayaan balita tersebut masih didalami penyidik.

BERITA MENARIK LAINNYA

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

Amarah dan Kesedihan Ortu Korban Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

“Benar ada kejadian itu. Masih didalami oleh penyidik, nanti mereka baru pendalaman. Senin depan baru kami rilis,” ucap Pandia, Sabtu (25/4/2026).

Kapolresta Yogyakarta menceritakan kronologis kasus tersebut terungkap hingga pihak kepolisian melakukan penggerebekkan daycare Little Aresha pada Jumat (24/4/2026) malam. Diceritakan, kasus itu terungkap berkat laporan dari seorang karyawan yang melihat perlakuan teehadap bayi dan balita di daycare tersebut kurang manusiawi.

“Awalnya ada karyawan melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititipkan di sana kurang manusiawi. Sehingga kurang sesuai dengan hati nuraninya, karena mungkin ada yang dianiaya atau ditelantarkan,” ucapnya.

Karena alasan tak sesuai hati nurani, karyawan tersebut lantas mengundurkan diri dari pekerjaan atau resign. Namun, ijazahnya justru ditahan pemilik daycare, sehingga melaporkan hal itu ke polisi.

“Karena mendapatkan informasi tersebut, kami langsung tindak lanjuti,” paparnya.

Pantauan Populi.id pada Sabtu (25/4/2026), garis polisi tampak terpasang di pagar bangunan rumah yang menjadi lokasi daycare bernama Little Aresha. Pagar dan pintu tempat penitipan anak itu dalam kondisi tertutup serta tidak terlihat aktivitas apapun.

Warga setempat berinisial F (40), mengaku tidak ada hal mencurigakan dalam keseharian tempat penitipan anak tersebut. Dikatakan, setiap hari dia hanya melihat aktivitas penjemputan dan pengantaran anak saja.

“Sebenarnya normal-normal saja, tidak ada yang mencurigakan kalau dilihat dari luar. Ya saya kaget setelah tahu ada kejadian itu (dugaan penganiayaan anak),” ucapnya.

Bahkan, lanjutnya, terkadang anak-anak diajak berjemur secara bergiliran di halaman rumah F karena bersebelahan dengan lokasi daycare. Dia pun juga tak melihat ada hal mencurigakan, karena anak-anak main bersama pengasuhnya seperti biasa.

Walaupun begitu, F menyebut, setiap hari memang selalu terdengar suara anak-anak atau bayi menangis. Namun, dia menilai itu normal karena berpikir anak-anak tersebut sedang rewel.

“Tapi memang tertutup tempatnya,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daycareKombes Pol Eva Guna PandiaPenganiayaanpenitipan anakPolresta Yogyakarta

Related Posts

Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

April 26, 2026
Sri (53), warga Kotagede mengaku sangat kesal ketika mengetahui cerita cucunya dikunci di kamar mandi saat dititipkan di daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Amarah dan Kesedihan Ortu Korban Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

April 26, 2026
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

April 26, 2026
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Diduga Terjadi Penganiayaan Anak, Rumah Penitipan Anak di Umbulharjo Yogyakarta Digerebek Polisi

April 26, 2026
Dugaan kekerasan anak di daycare Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Deretan Fakta di Balik Penyegelan Daycare Little Aresha di Sorosutan Yogyakarta: Anak Ditali hingga Trauma Berat

April 25, 2026
Petugas kepolisian Polresta Yogyakarta melakukan olah TKP insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan sepeda motor dan pejalan kaki di Simpang Tiga Jambon, Jalan Magelang, Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu (22/4/2025).

Nenek Asal Tegalrejo Jadi Korban Kecelakaan, Ditabrak saat Menyeberang di Jalan Magelang

April 22, 2026
Next Post
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, saat mengunjungi Kampung Mrican, Condongcatur, Depok, Sleman, Jumat (24/4/2026).

AHY Apresiasi Revitalisasi Kampung Mrican Sleman, Dorong Jadi Model Penataan Permukiman Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.