YOGYAKARTA, POPULI.ID – Bangunan tempat penitipan anak atau Daycare Little Aresha di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang digerebek polisi karena tindakan kekerasan anak menjadi sasaran vandalisme orang tak dikenal (OTK).
Pantauan Populi.id pada Selasa (28/4/2026), coretan kata-kata makian tampak tertulis di tembok, pintu rolling door, dan papan struktur yayasan daycare tersebut. Spanduk nama daycare yang berada di pagar sebelah selatan juga tampak robek dirusak orang tak dikenal.
Dua unit sepeda motor yang terparkir di halaman daycare juga tak luput dari aksi vandalisme. Noda cipratan cat warna hitam tampak mengenai sepeda motor tersebut.
Warga setempat, Lia (47), mengaku kurang tahu secara pasti kapan aksi vandalisme orang tak dikenal itu terjadi di bangunan tersebut. Lantaran pada Senin (28/4/2026) belum ada coret-coretan bertuliskan kalimat makian itu.
“Saya kurang tahu, soalnya kemarin pas malam-malam di sini itu belum ada. Tapi pagi tadi sudah ada coret-coretan orang tak dikenal,” ucapnya kepada Populi.id, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, aksi vandalisme itu bisa terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya karena ada orang iseng maupun faktor tindakan tak dibenarkan.
Menanggapi aksi vandalisme di bangunan daycare tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengingatkan masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Masyarakat diminta mempercayakan proses hukum kepada aparat yang berwajib.
“Saya mohon jangan main hakim sendiri, supaya nanti tidak muncul masalah baru. Toh masalah hukumnya sudah diserahkan kepada Polresta Yogyakarta, jadi saya mohon jangan begitu,” katanya.
Untuk mengantisipasi aksi serupa terjadi lagi, Hasto bakal meminta petugas Satpol PP Kota Yogyakarta untuk menjaga lokasi TKP. (populi.id/Dewi Rukmini)












