• Tentang Kami
Friday, July 31, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sebut Ada Dugaan Malapraktik, LPSK DIY Dorong Keluarga Korban Daycare Little Aresha Lapor Polisi

Wakil Ketua LPSK Perwakilan DIY, Sri Suparyati, mengatakan bisa mengarah kepada dugaan penipuan fasilitas maupun malapraktik layanan pengasuhan anak.

byredaksi
April 30, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wakil Ketua LPSK Perwakilan DIY, Sri Suparyati, mengatakan bahwa kasus dugaan kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta bukan sekadar pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak, pada Rabu (29/4/2026).

Wakil Ketua LPSK Perwakilan DIY, Sri Suparyati, mengatakan bahwa kasus dugaan kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta bukan sekadar pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak, pada Rabu (29/4/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kasus dugaan kekerasan anak yang terungkap di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta menarik perhatian berbagai pihak. Salah satunya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Perwakilan DIY yang mendorong para keluarga korban untuk mengajukan laporan ke Polresta Yogyakarta.

Langkah tersebut diperlukan agar para keluarga anak yang dititipkan di daycare tersebut, bisa mendapatkan status sebagai korban. Sehingga mereka bisa menuntut hak restitusi atau ganti kerugian kepada para pelaku di meja hijau.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha, Dua Tak Ditahan

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Baru Kasus Penganiayaan Anak Daycare Little Aresha

Wakil Ketua LPSK Perwakilan DIY, Sri Suparyati, mengatakan bahwa kasus dugaan kekerasan Daycare Little Aresha itu bukan sekadar pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. Akan tetapi, kasus tersebut bisa mengarah kepada dugaan penipuan fasilitas maupun malapraktik layanan pengasuhan anak.

“Karena, banyak keluarga korban yang menitipkan anak di daycare tersebut setelah mendapatkan promosi atau flyer-flyer dengan fasilitas yang cukup bagus. Tapi ternyata setelah digerebek, orang tua baru tahu kalau tidak sesuai fasilitas yang dijanjikan,” ujar Sri, Rabu (30/4/2026).

Selain itu, para orang tua juga dijanjikan bahwa dalam yayasan daycare tersebut tersedia paramedis atau tenaga kesehatan yang disiapkan apabila anak-anak sakit. Namun, ternyata hal itu tidak sesuai dengan kenyataan.

“Menurut kami, janji-janji itu perlu diidentifikasi dan digali oleh aparat penegak hukum. Apakah memang benar di sana ada paramedis, atau hanya nama saja yang diletakkan tapi sebenarnya tidak ada tenaga medis di yayasan itu. Nah bentuknya kan jadi penipuan atau pembohongan. Jadi menurut kami harus diperdalam pemeriksaannya,” jelas dia.

Jumlah Korban Anak Diperkirakan Bisa Bertambah

LPSK DIY menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan hukum dan psikis kepada keluarga korban serta korban anak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan UPTD PPA untuk memastikan pendampingan tersebut, termasuk menyiapkan SDM psikolog apabila diperlukan.

Pihaknya menduga tindakan kekerasan anak tersebut sudah terjadi sejak lama, bahkan jauh sebelum polisi menggerebek tempat penitipan anak itu pada Jumat (24/4/2026). Lantaran, berdasarkan keterangan dari 10 orang tua korban yang sudah mengadu ke LPSK, diketahui beberapa anaknya kini berada di usia TK. Padahal anak mereka pernah dititipkan di daycare itu dalam waktu lama sekitar 2,5-3 tahun, sebelum memasuki tingkat TK.

“Nah ternyata keluarga mencatat ada perubahan-perubahan perilaku dan pertumbuhan gizi anak sangat terlambat dan diperkirakan beberapa mengalami stunting. Maka kami LPSK melihat setidaknya perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut,” tuturnya.

Berdasarkan analisa itu, ia memperkirakan bahwa jumlah korban anak yang mengalami kekerasan bisa diperkirakan melebar tidak hanya 53 balita. Namun bisa mencapai lebih dari 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut.

“Kami belum mendapatkan angka pasti tapi ternyata dampaknya cukup masif dan sepertinya juga dialami anak-anak dari keluarga lain. Bisa saja bertambah dari 53 korban menjadi 103 anak. Namun kami masih mendata lebih jauh dampaknya apa dan bagaimana,” ujar Sri.

Pastikan Perlindungan bagi Whistleblower

Lebih lanjut, LPSK juga bakal memberikan perlindungan kepada mantan pengasuh Daycare Little Aresha yang sudah menjadi whistleblower terungkapnya kasus tersebut. Pihaknya akan menelaah lebih dalam terkait langkah-langkah perlindungan bagi sang penyelamat.

“Mungkin nanti kami akan coba berikan intervensi perlindungannya, karena kami harus mengakses dulu posisinya. (Sementara ini) Kami belum ketemu, tapi kami akan upayakan bertemu untuk menelaah berkaitan ancaman atau pembatasan diri darj seseorang yang tidak diketahui,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daycare little AreshaLPSK DIYmalapraktikpenipuanSri SuparyatiYogyakarta

Related Posts

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Apri Sawitri, saat ditemui pada Kamis (30/7/2026).

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha, Dua Tak Ditahan

July 30, 2026
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Baru Kasus Penganiayaan Anak Daycare Little Aresha

July 29, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Next Post
Ilustrasi kemacetan di kota besar di Indonesia

Tingkat Kemacetan Lalu Lintas di Indonesia Kian Parah, Pengamat Sarankan Gunakan AI untuk Atasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.