SLEMAN, POPULI.ID – Laga pamungkas Liga 2 Championship antara PSS Sleman kontra PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026), pukul 15.30 WIB, benar-benar menyedot antusiasme warga Bumi Sembada.
Banyak Sleman Fans ingin menyaksikan duel itu secara langsung di Maguwoharjo.
Maklum, pertandingan melawan PSIS Semarang tersebut menjadi penentu bagi PSS Sleman untuk kembali atau tidak berkancah di kasta tertinggi sepak bola nasional, Super League, setelah terdegradasi dari Liga 1 pada kompetisi musim kemarin.
Saat ini, PSS Sleman menjadi pemuncak klasemen Grup Timur Liga 2 Championship dengan torehan 53 poin, diikuti Persipura Jayapura dengan capaian poin sama dan Barito Putera dengan koleksi 50 poin. Ketiganya sama-sama menyisakan satu partai.
Jika menang atas PSIS di Maguwoharjo, PSS akan secara otomatis lolos ke Super League. Sebaliknya, apabila seri, apalagi kalah, Super Elang Jawa punya peluang tipis untuk lolos ke kompetisi paling bergengsi se-Tanah Air melalui sistem play-off.
Di tengah animo tinggi warga Kabupaten Sleman untuk menonton secara langsung PSS vs PSIS di Maguwoharjo, panitia pelaksana pertandingan hanya menyediakan kuota terbatas, yakni 16.000 tiket. Artinya, banyak Sleman Fans yang tak bisa datang langsung ke stadion tersebut.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bergerak cepat untuk mencari solusi terkait hal itu dengan menemui Kapolresta Sleman, Kombes Adhitya Panji Anom. Harda berkoordinasi terkait izin untuk menyelenggarakan nonton bareng atau nobar bagi warga yang tak bisa menonton langsung di Maguwoharjo.
“Saya sudah bertemu dengan Pak Kapolresta Sleman untuk meminta izin. Insyaallah, Kamis sore ada nobar di Lapangan Pemda Sleman supaya warga yang tidak mendapatkan tiket PSS vs PSIS bisa ikut menyaksikan secara bersama-sama,” kata Bupati Sleman, Sabtu (2/5/2026).
Menurut rencana, Harda akan menyempatkan hadir untuk menyapa masyarakat Kabupaten Sleman yang ikut nobar di Lapangan Pemda Sleman. Selanjutnya, ia akan bertolak ke Maguwoharjo untuk memberi dukungan secara langsung kepada pasukan Laskar Sembada.
“Selaku bupati sekaligus warga Kabupaten Sleman, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk memberi dukungan langsung kepada para pemain PSS yang berjuang di lapangan. Saya optimistis PSS akan lolos otomatis ke Super League,” tegas Harda.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sleman untuk menjaga keamanan dan keselamatan, serta memberi dukungan secara positif kepada PSS. Ketika PSS mengunci tiket lolos ke Super League, ia berujar, semua pihak harus sama-sama nyengkuyung dengan peran masing-masing.
“Saya minta Sleman Fans tetap sportif serta menjaga kondusivitas, dan nama baik PSS maupun Kabupaten Sleman. Kita doakan bersama agar PSS otomatis lolos ke Super League, bahkan menjuarai Liga 2 Championship musim ini,” pungkas Bupati Sleman.












