BANDUNG, POPULI.ID – Kabar mengejutkan datang dari klub raksasa Jawa Barat, Persib Bandung. Di tengah euforia keberhasilan mempertahankan gelar juara BRI Super League musim 2025/2026, Bojan Hodak secara resmi memutuskan untuk meninggalkan kursi pelatih kepala per 25 Mei 2026.
Meski tidak lagi meracik taktik di pinggir lapangan, pria asal Kroasia tersebut tetap menjadi bagian dari keluarga besar Maung Bandung. Ia akan mengemban tugas baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor, sebuah peran strategis yang berfokus pada strategi besar jangka panjang klub.
Sebagai penggantinya, manajemen Persib bergerak cepat dengan menunjuk asisten pelatih Igor Tolic untuk naik jabatan menjadi pelatih utama tim utama.
Perginya Bojan dari kursi pelatih dilakukan saat ia berada di puncak prestasi. Berikut adalah deretan fakta di balik keberhasilan Persib Bandung merengkuh takhta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini:
1. Arsitek Three-Peat Pertama di Era Profesional
Bojan Hodak berhasil membangun dinasti yang tak tergoyahkan dengan membawa Persib mencetak rekor hat-trick juara. Persib menjadi tim pertama di era profesional yang mampu memenangkan liga tiga musim berturut-turut, yakni pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026. Secara total, Persib kini mengoleksi lima trofi di era profesional.
2. Penentuan Juara Lewat Head-to-Head
Persib memastikan gelar juara setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pamungkas. Meski koleksi poin akhir Persib identik dengan Borneo FC, yakni 79 poin, Maung Bandung tetap berhak atas trofi juara karena unggul dalam rekor pertemuan (head-to-head) atas rivalnya tersebut.
3. Magis GBLA
Markas Persib, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), menjadi benteng yang sangat angker musim ini. Dari 17 laga kandang, skuad asuhan Bojan Hodak mencatatkan rekor impresif dengan 15 kemenangan dan 2 hasil imbang tanpa sekalipun menyentuh kekalahan.
4. Dominasi Individu: Pelatih Terbaik Tiga Kali Beruntun
Kualitas Bojan Hodak sebagai pelatih asing terbaik diakui public dengan keberhasilannya menyabet penghargaan Best Coach (Pelatih Terbaik) selama tiga musim berturut-turut. Ia dinilai sukses menyatukan visi pemain dan mengelola tekanan besar dari ekspektasi tinggi para pendukung setia.
5. Rekor Fenomenal Teja Paku Alam
Ketangguhan lini belakang menjadi kunci stabilitas tim. Penjaga gawang Teja Paku Alam sukses mencatatkan 19 clean sheets (nirbobol) sepanjang musim. Pencapaian ini melampaui rekor legendaris milik mantan kiper Persipura, Yoo Jae-hoon, dan menjadikannya tembok terakhir yang sangat sulit ditembus lawan.
6. Sejarah Unik I Made Wirawan
Sosok Made Wirawan turut mengukir sejarah langka. Ia menjadi bagian dari empat gelar juara Persib dengan berbagai peran: sebagai pemain (2014 dan 2023/24), pelatih kiper (2024/25), serta kombinasi unik sebagai pelatih sekaligus pemain cadangan darurat pada musim ini.
Keberhasilan Persib Bandung musim ini menunjukkan dominasi yang menyeluruh, baik secara kolektif tim maupun performa individu. Penunjukan Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak diharapkan mampu menjaga warisan kesuksesan yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir di Kota Kembang.












![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)