YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan sebelas rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 pada tahun ini. Mengusung tema aman, sehat, resik, dan indah (ASRI), rangkaian acara HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta akan dimulai pada 2 Juni hingga 14 Juni 2026.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, berharap melalui rangkaian HUT ke-79 tersebut bisa menunjukkan reformasi kinerja pemerintah kota yang semakin baik.
“Terutama di bidang pelayanan publik, sehingga harapannya citra Pemerintah Kota Yogyakarta yang melayani masyarakat bisa ditampilkan,” katanya kepada awak media di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (29/5/2026).
Belasan ageenda yang disiapkan di antaranya unit reaksi cepat konsultasi persetujuan bangunan gedung, aksi donor darah dan cek kesehatan gratis, workshop penggunaan kendaraan bebas emisi, pekan panutan pembayaran PBB-P2, konvoi kendaraan bebas emisi, hingga pengajian akbar dengan bintang tamu Gus Idham.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah penyerahan bantuan becak listrik kepada puluhan pengayuh becak motor (bentor) di Kota Yogyakarta. Menariknya sebelum bantuan becak listrik diberikan, para pengayuh bentor yang sudah ditetapkan harus menyerahkan bentornya ke dinas perhubungan.
“Nah becak motor itu nanti akan dihancurkan. Kemudian pemilik bentor akan diberikan becak listrik baru, sehingga mereka pulang membawa becak listrik. Kegiatan itu akan dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026,” ujarnya.
Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Imanudin Aziz, menambahkan bahwa nantinya bentor akan benar-benar dihancurkan secara fisik. Proses pemusnahan bentor akan menggunakan alat berat.
“Harapannya supaya bentor tidak bisa difungsikan kembali. Jadi nanti ada 50 bentor yang akan dihancurkan, kemudian didistribusikan 50 becak listrik yang baru bantuan dari PT KAI,” tambahnya.
Dikatakan, 50 becak listrik itu akan diserahkan kepada para pengayuh bentor yang ada di kawasan Malioboro. Saat ini, pihaknya sudah melakukan proses seleksi dan mendata calon penerima bantuan becak listrik.
“Untuk klasifikasi yang menyeleksi dari komunitas bentor dan diverifikasi oleh Dinas Perhubungan serta berkomunikasi dengan PT KAI,” kata dia.
Melalui bantuan tersebut, diharapkan ke depan kawasan Malioboro tidak lagi beroperasi pengayuh bentor, namun diganti pengayuh becak listrik. Tujuannya agar pengayuh becak lebih ramah lingkungan. Mengingat, substansi becak motor atau bentor sampai saat ini secara izin tidak memenuhi syarat layak jalan.
“Sehingga kami mencoba merubah kendaraannya agar ramah lingkungan dan bersih. Secara bertahap agar nanti ke depan yang beroperasi di Malioboro itu becak listrik,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)










![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

