• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sultan HB X soal Kasus TKD Condongcatur: Kalau Didiamkan Saja, Habis Tanahnya

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mendukung proses hukum terhadap Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, yang menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa demi menjaga aset daerah dan menegakkan aturan tanpa toleransi.

byredaksi
June 4, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui di Hotel De Djokja Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui di Hotel De Djokja Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mendukung proses hukum yang mengjerat Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, atas kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Raja Keraton Yogyakarta itu menyerahkan sepenuhnya penuntasan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum (APH) dan pengadilan agar bisa diselesaikan melalui jalur hukum. Langkah tersebut diambil untuk mengamankan aset-aset daerah berupa tanah kas desa atau kelurahan di DIY, agar tidak habis disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkab Sleman Siapkan Pemberhentian Lurah Condongcatur yang Jadi Tersangka Kasus TKD

57 Bhiksu Thudong Bawa Pesan Perdamaian Singgah di Yogyakarta, Sehari Tempuh Jarak 30-40 Km

“Kalau saya, tegakkan hukum saja. Nek didiemke aja (kalau didiamkan saja), wah (bisa) habis tanahnya,” ucap Sri Sultan HB X kepada Populi.id, Rabu (3/6/2026).

Sultan mengatakan bahwa permasalahan TKD yang menyeret lurah Condongcatur itu sudah berlangsung cukup lama. Kasus tersebut juga telah melewati berbagai proses penelusuran berdasarkan pengakuan serta bukti-bukti yang ada.

“Condongcatur itu kan persengketaannya sudah agak lama. Karena tidak hanya dia, jadi berproses dari pengakuan yang ada. Ya sudah, berproses hukum saja. Karena dia tidak tunduk pada hukum, ya sudah selesaikan di pengadilan saja,” ujar Sultan.

Menurutnya, penegakkan hukum di pengadilan adalah langkah terbaik. Sebab, pada beberapa kasus serupa telah mendapatkan kekuatan hukum tetap atas putusan pengadilan.

“Yang lainnya kan sudah ada keputusan pengadilan semua,” ungkapnya.

Ketika disinggung terkait fenomena pelanggaran pemanfaatan TKD di DIY yang terus berulang, Sultan enggan berspekulasi mengenai latar belakang maupun alasan tindakan para pelaku.

Kali ini, Pemda DIY lebih fokus memastikan regulasi dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Bahkan, Pemda DIY tidak akan memberikan toleransi maupun membiarkan oknum pelanggar aturan pemanfaatan tanah khas desa melenggang bebas.

“Kalau itu (soal kasus berulang) tanya Pak Lurah, motifnya bisa berbeda-beda. Kalau saya tegakkan hukum saja. Menegakkan hukum saja mosok ora wani (masak tidak berani),” tandasnya.

Sebelumnya, lurah aktif Kalurahan Condongcatur, Reno Candra Sangaji, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda DIY dalam kasus dugaan penyewaan TKD tanpa izin gubernur. Berdasarkan hasil penyidikan polisi, TKD yang berada di wilayah Padukuhan Condongcatur disewakan kepada 17 penyewa tanpa memperoleh izin dari Gubernur DIY. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Gubernur Daerah Istimewa YogyakartaLurah CondongcaturReno Candra SangajiSri Sultan Hamengku Buwono Xtanah kas desa

Related Posts

Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Pemkab Sleman Siapkan Pemberhentian Lurah Condongcatur yang Jadi Tersangka Kasus TKD

June 3, 2026
Puluhan Bhiksu Thudong dari empat negara di Asia Tenggara saat meninggalkan kawasan Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, pada Senin (25/5/2026).

57 Bhiksu Thudong Bawa Pesan Perdamaian Singgah di Yogyakarta, Sehari Tempuh Jarak 30-40 Km

May 26, 2026
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

7 Fakta Menarik Pertemuan 3,5 Jam Megawati dan Sri Sultan HB X di Yogyakarta

May 23, 2026
Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X, saat ditemui di Kepatihan, Kamis (21/5/2026).

Prosesi Hajad Dalem Garebeg Besar 2026 Digelar Sederhana, Sri Sultan HB X: Penghematan

May 22, 2026
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Sleman, Senin (6/4/2026).

ASN Pemprov DIY Bakal WFH, Sri Sultan HB X Soroti Tantangan Pengawasan

April 7, 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turut prihatin atas gugurnya prajurit TNI asal Kulon Progo Praka Farizal Rhomadhon saat mengemban misi perdamaian di Lebanon akibat serangan Israel, Selasa (31/3/2026)

Praka Farizal Gugur Akibat Serangan Israel, Gubernur DIY: Kami Prihatin

March 31, 2026
Next Post
Unit becak motor dimusnahkan dan diganti becak listrik di KUPT Kendaraan Bermotor Kantor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026).

50 Unit Dimusnahkan, Pemkot Yogyakarta Targetkan Malioboro Bebas Becak Motor pada 2028

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.