• Tentang Kami
Sabtu, September 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kios Pasar Terban Urung Memadai, Penjahit dari Jalan Dr. Sardjito Pindah ke Demangan Baru

Sejumlah penjahit yang sebelumnya punya kios di Jalan Dr. Sardjito ada yang mengikuti relokasi ke Pasar Terban tetapi ada pula yang memilih rute lain buka di Jalan Demangan Baru

byredaksi
Januari 20, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Penjahit yang sebelumnya mangkal di kawasan Jalan Dr. Sardjito sementara memilih pindah ke Demangan Baru sembari menunggu kelayakan kios anyar di Pasar Terban

Penjahit yang sebelumnya mangkal di kawasan Jalan Dr. Sardjito sementara memilih pindah ke Demangan Baru sembari menunggu kelayakan kios anyar di Pasar Terban. [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan kios permak jeans yang berada di sepanjang Jalan Dr. Sardjito, Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta sudah ditinggalkan pemiliknya.

Sejumlah kios semi permanen itu kini tinggal menyisakan puing triplek, papan atau spanduk nama kios, hingga beberapa pakaian dan tas bekas. Aktivitas jahit menjahit sudah tak terlihat di lokasi tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Tak jauh dari lokasi kios, tepatnya di dekat lampu APILL, terpasang spanduk yang menginformasikan bahwa kios permak jeans pindah ke komplek Pasar Terban. Meski begitu, ada beberapa kios yang menempelkan tulisan pindah ke lokasi lain, satu di antaranya di Jalan Demangan Baru.

Seorang penjahit, Mulyadi, (50), mengatakan sesuai surat pemberitahuan relokasi terakhir, para penjahit harus mengosongkan kios pada 15 Januari 2025. Para penjahit pun mengikuti aturan itu, sehingga pada 14 Januari 2025 mulai memindahkan barang-barang.

Dikatakan, sebagian besar penjahit langsung pindah menempati kios baru di Pasar Terban yang sudah disediakan pemerintah. Akan tetapi ada beberapa penjahit yang memilih mencari kios baru di tempat lain, termasuk dirinya.

“Total yang direlokasi ada sekitar 70-an, itu ada pedagang kuliner, servis sepatu, tas, dan penjahit permak. Sebetulnya memang banyak yang ke Pasar Terban. Tapi kalau permak banyak yang cari kios di luar. Kalau yang pindah di Jalan Demangan Baru sebanyak tujuh atau delapan penjahit, tapi kami juga ambil di pasar,” terangnya, Selasa (20/01/2026).

Mulyadi menyebut ada beberapa pertimbangan tidak langsung menempati kios yang sudah disediakan di Pasar Terban. Di antaranya karena barang-barangnya tidak muat jika dipindah ke kios Pasar Terban.

Kios penjahit yang ada di kawasan Jalan Dr. Sardjito mulai dibersihkan oleh Pemkot Yogyakarta. Sebagian penjahit direlokasi ke Pasar Terban sebagian lainnya memilih buka di tempat lain di antaranya di Jalan Demangan Baru
Kios penjahit yang ada di kawasan Jalan Dr. Sardjito mulai dibersihkan oleh Pemkot Yogyakarta. Sebagian penjahit direlokasi ke Pasar Terban sebagian lainnya memilih buka di tempat lain di antaranya di Jalan Demangan Baru. [populi.id/Dewi Rukmini]
“Di sana kan cuma 3×2 meter (ukuran kios), itupun sudah ada dua meja cor. Jadi untuk meletakkan barang tidak muat. Saya kan punya dua set mesin jahit dan obras, kalau masuk set bahan semua tidak muat. Belum lagi celana punya pelanggan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan dua meja cor membuat kios di Pasar Terban sempit untuk penjahit. Selain itu, kios penjahit di Pasar Terban juga dinilai terlalu terbuka untuk menyimpan barang-barang.

Maka, penjahit harus melakukan perombakan agar mesin jahit bisa masuk dan barang-barang bisa disimpan ketika ditinggal pulang. Kendati demikian, perombakan kios tidak bisa serta merta dan harus mengikuti aturan pasar. Oleh karena itu, dia memilih mencari tempat lain terlebih dahulu.

“Sekarang di sana kan sedang dicarikan solusi. Kami menunggu solusi itu dan harapannya ingin menempati Pasar Terban, karena kami semua minat ke pasar. Semoga nanti ada kebijakan yang bisa mendukung,” tuturnya.

Penjahit lainnya, Setiono, memilih tidak pindah ke Pasar Terban karena kios yang disediakan pemerintah dinilai kurang cocok untuk penjahit. Sehingga dia harus melakukan perombakan agar nyaman untuk menjahit.

“Kalau teman-teman sih sebagian ambil kios itu, tapi saya tidak. Ya harus modal lagi dan tidak siap pakai, masalahnya di situ,” ucap dia.

Di sisi lain, dia menilai lokasi Jalan Demangan Baru lebih strategis bagi penjahit permak pakaian. Sebab, lokasinya mudah ditemukan dan pelanggan tidak perlu parkir.

“Kalau di Pasar Terban kan harus masuk dan parkir dulu. Kalau di pinggir jalan itu sangat berpengaruh mendatangkan pelanggan. Karena orang-orang pulang kerja tinggal mampir sebentar. Makanya sebagian pindah ke sini,” katanya.

Senada, Indra (42), penjahit dari Jalan Dr. Sardjito juga lebih memilih pindah ke Jalan Demangan Baru. Sebab, ia merasa nyaman dan terbiasa membuka lapak menjahit di pinggir jalan. Apalagi, rata-rata pelanggannya hanya mampir sebentar sehingga tidak mau parkir.

“Saya sudah puluhan tahun terbiasa di pinggir jalan, toh langganan saya juga kadang tidak mau parkir. Biasanya mereka turun dari kendaraan dan langsung saya kasih (jahitannya). Tapi nanti saya tetap buka di sana (Pasar Terban),” tutupnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Demangan BaruJalan Dr. Sardjitopasar terbanpenjahitRelokasiYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Juli 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

Juli 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

Juli 19, 2026
Next Post
Bupati Pati, Sudewo dikenal dengan sederet catatan kontroversi, dari menantang demonstran hingga kini terseret kasus korupsi

Jejak Kontroversi Bupati Pati Sudewo: Dari Pajak Gila-gilaan hingga Korupsi Rel Kereta Api

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.