• Tentang Kami
Sunday, June 7, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Jejak Kontroversi Bupati Pati Sudewo: Dari Pajak Gila-gilaan hingga Korupsi Rel Kereta Api

Nama Bupati Pati Sudewo beberapa bulan terakhir melejit. Namun bukan dari sisi prestasi melainkan soal kontroversi yang membayanginya, mulai dari menantang demonstran hingga kini terseret korupsi

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
January 20, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Pati, Sudewo dikenal dengan sederet catatan kontroversi, dari menantang demonstran hingga kini terseret kasus korupsi

Bupati Pati, Sudewo dikenal dengan sederet catatan kontroversi, dari menantang demonstran hingga kini terseret kasus korupsi. [Instagram/Sudewoofficial]

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Sebelum terjaring OTT, Sudewo juga sempat membuat heboh dengan sejumlah kebijakannya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan salah satu pihak yang kena OTT di Pati adalah Sudewo. Budi mengatakan Sudewo masih diperiksa di Polres Kudus.

BERITA MENARIK LAINNYA

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW (Sudewo),” kata Budi, Senin (19/1/2026).

Budi belum menguraikan perkara apa yang membuat Sudewo terjaring OTT. Ia juga belum menjelaskan siapa saja yang diamankan bersama Sudewo. Pihak yang diamankan dalam OTT tersebut masih berstatus terperiksa.

Penangkapan Sudewo oleh KPK ini menjadi puncak dari rentetan kontroversi yang menyelimuti masa jabatannya, terutama sepanjang tahun 2025.

Berikut adalah rekam jejak kontroversi Sudewo sebelum akhirnya ditahan oleh lembaga antirasuah:

1. Kebijakan Kenaikan PBB hingga 250 Persen

Salah satu kebijakan paling kontroversial yang memicu amarah besar masyarakat Pati adalah penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berujung pada kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) hingga 250 persen. Sudewo berdalih kebijakan ini diambil karena ketidakseimbangan anggaran daerah, di mana pendapatan pajak hanya Rp36 miliar sementara beban gaji honorer dan PPPK mencapai Rp200 miliar.

2. Menantang Demonstran dan Tuntutan Pemakzulan

Kenaikan pajak tersebut memicu demonstrasi besar-besaran dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Menanggapi rencana aksi massa, Sudewo sempat melontarkan pernyataan provokatif dengan menantang warga untuk mengerahkan hingga 50.000 orang dan menyatakan dirinya tidak akan gentar.

Pernyataan ini memperkeruh suasana hingga memunculkan gelombang protes yang dihadiri sekitar 100.000 warga di depan Kantor Bupati Pati pada Agustus 2025. Meski Sudewo akhirnya meminta maaf dan membatalkan kenaikan PBB tersebut pada 8 Agustus 2025, kepercayaan publik sudah kadung merosot. Masyarakat bahkan melaporkannya ke KPK di Jakarta pada September 2025 untuk meminta rekomendasi penonaktifannya.

3. Lolos dari Upaya Pemakzulan di DPRD

Buntut dari kebijakan arogannya, DPRD Kabupaten Pati sempat membentuk Panitia Khusus (Pansus) hak angket untuk memakzulkan Sudewo. Namun, upaya pemakzulan ini kandas dalam rapat paripurna pada 31 Oktober 2025.

Meskipun Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan pemakzulan, enam fraksi lainnya yakni Gerindra, PPP, PKB, Demokrat, PKS, dan Golkar lebih memilih memberikan rekomendasi perbaikan kinerja. Dari 49 anggota dewan yang hadir, 36 suara mendukung rekomendasi tersebut, sehingga syarat dua pertiga suara untuk pemakzulan tidak terpenuhi.

4. Keterkaitan dengan Kasus Korupsi Jalur Kereta Api

Sebelum tertangkap dalam OTT, Sudewo sudah berulang kali diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub wilayah Jawa Tengah.

Dalam penggeledahan sebelumnya, KPK sempat menyita uang senilai Rp3 miliar dari rumah Sudewo. Di persidangan, jaksa menunjukkan bukti foto uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Sudewo berdalih bahwa uang tersebut adalah akumulasi gajinya selama menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI dan hasil usaha pribadinya.

5. Akhir Perjalanan: OTT Januari 2026

Meski sempat lolos dari berbagai tekanan politik di daerah, Sudewo akhirnya tak berkutik saat tim penyidik KPK menangkapnya dalam OTT di awal tahun 2026. Saat ini, ia sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus sebelum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk penentuan status hukum lebih lanjut. KPK juga mengindikasikan adanya dugaan praktik uang setoran untuk pengisian jabatan di tingkat pemerintah desa

Tags: Bupati Patikenaikan PBBkontroversiKorupsiKPKoperasi tangkap tanganSudewo

Related Posts

Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

June 6, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim.

Jejak Karier Silmy Karim: Dari Bos Pindad dan Krakatau Steel hingga Ditahan KPK

June 4, 2026
Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

May 26, 2026
Ilustrasi buruh atau pekerja proyek infrastruktur

Korupsi Material Penyebab Infrastruktur Indonesia Cepat Rusak

May 18, 2026
Istri Nadiem Makarim yakni Franka Franklin berkisah tentang situasi berat yang dihadapi keluarganya saat Nadiem Makarim harus menjalani kasus hukum terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Istri Cerita Momen Paling Berat Saat Anak-anak Tanya soal Ayahnya

May 14, 2026
Next Post
2 saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara pembakaran tenda Polda DIY di Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (20/1/2026)

Sidang Lanjutan Terdakwa Perdana Arie, Saksi Ungkap Kronologi Pembakaran Tenda di Mapolda DIY

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.