• Tentang Kami
Saturday, April 4, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Konflik Bisnis Travel Umrah Berujung Maut, Pengusaha Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir

Sebelumnya seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kretek, Bantul.

byredaksi
February 2, 2026
in Bantul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Potongan rekaman cctv pelaku penganiayaan berjung maut sebelum di temukan meninggal di Gumuk Pasir, Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY. (Polres Bantul)

Potongan rekaman cctv pelaku penganiayaan berjung maut sebelum di temukan meninggal di Gumuk Pasir, Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY. (Polres Bantul)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Konflik kerja sama bisnis travel umrah dan haji menjadi pemicu utama tewasnya H. Herlan Matrudi (68), pria asal Jakarta Timur yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis, Kretek, Bantul.

Fakta tersebut terungkap setelah Polres Bantul menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Lansia Perempuan Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Sewon, Ini Dugaan Penyebabnya

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengungkapkan, korban telah mengalami kekerasan fisik secara berulang sejak pertengahan Januari 2026, jauh sebelum jasadnya ditemukan warga pada Rabu (28/1/2026) pagi.

“Korban dan para tersangka memiliki hubungan kerja sama usaha. Namun karena kesepakatan tidak berjalan, muncul kekecewaan yang berujung emosi dan tindak kekerasan,” kata AKBP Bayu.

Kekerasan Terjadi Berulang di Homestay

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban mulai tinggal bersama tersangka di sebuah homestay di wilayah Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Pada 16 Januari 2026, korban pertama kali dianiaya oleh tersangka RM, yang memukul dan menendang korban. Kekerasan tersebut kembali terulang pada 18 dan 21 Januari 2026 dengan motif yang sama.

“Tersangka RM melakukan pemukulan dan tendangan, sementara tersangka FM turut melakukan kekerasan. Akibatnya kondisi korban semakin memburuk hingga tidak bisa berjalan dan sulit berbicara,” jelas Kapolres.

Meski korban dalam kondisi sakit parah, tidak ada upaya pertolongan medis yang diberikan. Korban justru tetap dibawa berpindah tempat penginapan hingga akhirnya dibawa menuju wilayah Parangtritis.

Ditinggalkan Hingga Meninggal Dunia

Pada Selasa (27/1/2026) sore, kedua tersangka membawa korban menggunakan mobil menuju kawasan Parangtritis. Karena area Cepuri Parangkusumo ramai, korban akhirnya dibawa ke area Gumuk Pasir dan diletakkan di tanah dalam kondisi tidak berdaya.

“Korban ditinggalkan begitu saja. Keesokan harinya korban ditemukan meninggal dunia,” ungkap AKBP Bayu.

Hasil visum dan otopsi menunjukkan korban meninggal akibat kekerasan tumpul di bagian dada yang menyebabkan patah tulang iga dan memar pada jantung, hingga berujung mati lemas.

Polisi Amankan Dua Tersangka

Dari hasil olah TKP dan penelusuran rekaman CCTV, polisi mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku. Pada hari yang sama, dua tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti berupa mobil Toyota Avanza dan pakaian korban.

Kedua tersangka kini dijerat Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 262 ayat (1) dan (4) KUHP terkait kekerasan bersama yang mengakibatkan kematian. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: bantulbisnis travel umrahGumuk PasirHerlan MatrudikonflikParangtritisPolres Bantul

Related Posts

Lokasi penemuan mayat di saluran irigasi di Sewon, Bantul, DIY, Senin pagi (30/3/2026).

Lansia Perempuan Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Sewon, Ini Dugaan Penyebabnya

March 30, 2026
Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

March 29, 2026
Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

March 29, 2026
Ilustrasi pertanian.

Pemkab Bantul Siagakan 160 Pompa Air Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Jelang Musim Kemarau

March 27, 2026
destinasi wisata Pantai Parangtritis yang menjadi satu di antara andalan pariwisata Kabupaten Bantul

Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran Turun, Dinpar Bantul: Faktor Ekonomi

March 25, 2026
Ilustrasi longsor di Bantul

BPBD Bantul Rekomendasikan Warga di Desa Sriharjo yang Terancam Longsor untuk Relokasi

March 25, 2026
Next Post
Sejumlah pembeli sedang antre beli biji kopi di Kios Hasanah Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta, Minggu (1/2/2026).

Berburu Kopi Lokal Berkualitas di Pasar Beringharjo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.