• Tentang Kami
Wednesday, June 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kunci Berantas Korupsi Ada di Tangan Presiden, Ahok: Kalau Mau, Pasti Bisa

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Mahfud MD menilai praktik korupsi yang sudah sistemik menjadi penghambat utama kemajuan bangsa dan melemahkan penegakan hukum.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 12, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ahok dan Mahfud MD blak-blakan soal kondisi korupsi di Indonesia.

Ahok dan Mahfud MD blak-blakan soal kondisi korupsi di Indonesia. [Dok. YouTube Mahfud MD Official]

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Korupsi masih menjadi tantangan terbesar yang menghambat kemajuan Indonesia. Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, membedah secara blak-blakan mengenai kondisi penegakan hukum dan praktik lancung yang masih merajalela di tanah air. Keduanya sepakat bahwa selama korupsi belum dibereskan, mimpi Indonesia untuk menjadi negara maju akan terus terhambat.

Bagi Ahok, semua persoalan yang membelit bangsa ini, mulai dari kemiskinan hingga ketimpangan ekonomi, bermuara pada satu titik.

BERITA MENARIK LAINNYA

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Mahfud MD Minta Pemerintah Yakinkan Publik

“Akar semua masalah republik ini satu kata adalah korupsi, cuma itu sebetulnya akarnya,” tegas Ahok dalam sebuah siniar di kanal YouTube Mahfud MD Official, dilansir Rabu (11/3/2026).

Ia membandingkan Indonesia dengan negara-negara seperti Singapura atau Selandia Baru. Menurutnya, investor berani menanamkan modal di sana bukan karena alasan primordial, melainkan karena ada kepastian hukum dan pemerintahnya bersih.

Ahok juga menyoroti bagaimana oknum di pemerintahan sering kali “bermain” sejak tahap penyusunan anggaran hingga penentuan tender dengan melibatkan pihak swasta atau konsultan. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa dimulai dari puncak kekuasaan.

“Harapan kita tinggal di presiden sebenarnya, kalau dia mau lakuin ini semua, ini betul-betul, pasti bisa,” ujarnya.

Ahok mengusulkan langkah konkret seperti penggunaan voucher digital untuk menutup celah korupsi subsidi dan pembentukan Koperasi Desa agar kekayaan alam seperti sawit dan tambang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat, bukan hanya oleh segelintir oligarki.

Sementara Mahfud MD memberikan gambaran yang tak kalah miris tentang realita penegakan hukum saat ini. Ia mengakui secara jujur bahwa kondisi saat ini masih sangat jauh dari kata ideal.

“Sampai saat ini ini kan masih amburadul nih pemberantasan korupsi karena sudah terjadi di mana-mana,” ungkap Mahfud.

Mahfud membedah bagaimana korupsi telah menjadi sistem yang terstruktur, mulai dari legislatif hingga yudikatif. Di DPR, ia mengungkap adanya praktik “pesan mata anggaran”. Di mana oknum anggota dewan berani meminta imbalan sebesar tujuh persen dari pejabat daerah agar proyek tertentu dimasukkan ke anggaran, bahkan sebelum anggarannya sendiri ada di RAPBN.

Bagi Mahfud, korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa. Sebab, ia merasa sakit hati melihat rakyat kecil harus mengais makanan di tempat sampah sementara para koruptor menilap uang triliunan rupiah dengan santai.

Ia menekankan bahwa kekuatan sebuah bangsa bukan terletak pada kekayaan alamnya semata, melainkan pada supremasi hukumnya.

“Aset terbesar dari kemajuan suatu bangsa dalam berbagai bidang itu hanya hukum yang terbesar, 44 persen itu adalah hukum,” jelas Mahfud.

Ahok dan Mahfud menyadari bahwa hambatan terbesar dalam memberantas korupsi adalah fenomena “saling sandra” di antara elit politik. Mahfud menyebut bahwa karier politik seseorang sering kali terikat oleh kompromi masa lalu yang membuat penegakan hukum menjadi tumpul.

Meski begitu, baik Ahok maupun Mahfud percaya bahwa kekuasaan harus digunakan sebagai alat untuk melayani, bukan untuk memperkaya diri.

“Jadi pejabat kalau nolong orang itu betul-betul enak, bukan duit kita,” pungkas Ahok.

Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah panggung untuk mempertontonkan karakter dan kepedulian terhadap rakyat kecil.

Tags: AhokBasuki Tjahaja PurnamaKorupsiMahfud MD

Related Posts

Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

June 10, 2026
Mahfud MD

Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Mahfud MD Minta Pemerintah Yakinkan Publik

June 8, 2026
Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai penangkapan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, oleh Kejagung RI sebagai langkah tepat, di Kabupaten Bantul, Sabtu (6/6/2026).

Sebut Penangkapan Mantan Kepala BGN sebagai Langkah Tepat, Mahfud MD: Sejak Awal Sudah Ugal-Ugalan

June 8, 2026
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

June 6, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

May 26, 2026
Next Post
Aksi penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta (kiri), dalam laga persahabatan melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 5 September 2025.

Rapor Merah Lini Depan Garuda: Menakar Ketajaman 11 Penyerang Timnas Pilihan John Herdman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.