• Tentang Kami
Thursday, March 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kunci Berantas Korupsi Ada di Tangan Presiden, Ahok: Kalau Mau, Pasti Bisa

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Mahfud MD menilai praktik korupsi yang sudah sistemik menjadi penghambat utama kemajuan bangsa dan melemahkan penegakan hukum.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 12, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ahok dan Mahfud MD blak-blakan soal kondisi korupsi di Indonesia.

Ahok dan Mahfud MD blak-blakan soal kondisi korupsi di Indonesia. [Dok. YouTube Mahfud MD Official]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Korupsi masih menjadi tantangan terbesar yang menghambat kemajuan Indonesia. Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, membedah secara blak-blakan mengenai kondisi penegakan hukum dan praktik lancung yang masih merajalela di tanah air. Keduanya sepakat bahwa selama korupsi belum dibereskan, mimpi Indonesia untuk menjadi negara maju akan terus terhambat.

Bagi Ahok, semua persoalan yang membelit bangsa ini, mulai dari kemiskinan hingga ketimpangan ekonomi, bermuara pada satu titik.

BERITA MENARIK LAINNYA

Teka-teki Status Siaga 1 TNI, Mahfud MD: Ada Sesuatu yang Serius

Deretan Skandal PT Taru Martani, Dari Korupsi Belasan Miliar hingga Tudingan Pemberangusan Serikat Pekerja

“Akar semua masalah republik ini satu kata adalah korupsi, cuma itu sebetulnya akarnya,” tegas Ahok dalam sebuah siniar di kanal YouTube Mahfud MD Official, dilansir Rabu (11/3/2026).

Ia membandingkan Indonesia dengan negara-negara seperti Singapura atau Selandia Baru. Menurutnya, investor berani menanamkan modal di sana bukan karena alasan primordial, melainkan karena ada kepastian hukum dan pemerintahnya bersih.

Ahok juga menyoroti bagaimana oknum di pemerintahan sering kali “bermain” sejak tahap penyusunan anggaran hingga penentuan tender dengan melibatkan pihak swasta atau konsultan. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa dimulai dari puncak kekuasaan.

“Harapan kita tinggal di presiden sebenarnya, kalau dia mau lakuin ini semua, ini betul-betul, pasti bisa,” ujarnya.

Ahok mengusulkan langkah konkret seperti penggunaan voucher digital untuk menutup celah korupsi subsidi dan pembentukan Koperasi Desa agar kekayaan alam seperti sawit dan tambang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat, bukan hanya oleh segelintir oligarki.

Sementara Mahfud MD memberikan gambaran yang tak kalah miris tentang realita penegakan hukum saat ini. Ia mengakui secara jujur bahwa kondisi saat ini masih sangat jauh dari kata ideal.

“Sampai saat ini ini kan masih amburadul nih pemberantasan korupsi karena sudah terjadi di mana-mana,” ungkap Mahfud.

Mahfud membedah bagaimana korupsi telah menjadi sistem yang terstruktur, mulai dari legislatif hingga yudikatif. Di DPR, ia mengungkap adanya praktik “pesan mata anggaran”. Di mana oknum anggota dewan berani meminta imbalan sebesar tujuh persen dari pejabat daerah agar proyek tertentu dimasukkan ke anggaran, bahkan sebelum anggarannya sendiri ada di RAPBN.

Bagi Mahfud, korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa. Sebab, ia merasa sakit hati melihat rakyat kecil harus mengais makanan di tempat sampah sementara para koruptor menilap uang triliunan rupiah dengan santai.

Ia menekankan bahwa kekuatan sebuah bangsa bukan terletak pada kekayaan alamnya semata, melainkan pada supremasi hukumnya.

“Aset terbesar dari kemajuan suatu bangsa dalam berbagai bidang itu hanya hukum yang terbesar, 44 persen itu adalah hukum,” jelas Mahfud.

Ahok dan Mahfud menyadari bahwa hambatan terbesar dalam memberantas korupsi adalah fenomena “saling sandra” di antara elit politik. Mahfud menyebut bahwa karier politik seseorang sering kali terikat oleh kompromi masa lalu yang membuat penegakan hukum menjadi tumpul.

Meski begitu, baik Ahok maupun Mahfud percaya bahwa kekuasaan harus digunakan sebagai alat untuk melayani, bukan untuk memperkaya diri.

“Jadi pejabat kalau nolong orang itu betul-betul enak, bukan duit kita,” pungkas Ahok.

Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah panggung untuk mempertontonkan karakter dan kepedulian terhadap rakyat kecil.

Tags: AhokBasuki Tjahaja PurnamaKorupsiMahfud MD

Related Posts

Mahfud MD menyoroti soal anjloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia.

Teka-teki Status Siaga 1 TNI, Mahfud MD: Ada Sesuatu yang Serius

March 11, 2026
PT Taru Martani, satu di antara BUMD milik Pemda DIY

Deretan Skandal PT Taru Martani, Dari Korupsi Belasan Miliar hingga Tudingan Pemberangusan Serikat Pekerja

March 12, 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman yang digelar di Pengadilan Tipikor PN Yogyakarta, Rabu (4/3/2025)

7 Fakta Terkini Sidang Hibah Pariwisata Sleman: Dari Kesaksian Rival Pilkada hingga Salah Kamar Hukum

March 5, 2026
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD

Dewan Perdamaian Dinilai Diskriminatif, Mahfud MD Sarankan Presiden Prabowo Evaluasi Ulang Keterlibatan Indonesia

March 5, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terciduk dalam OTT KPK

Jejak Fadia Arafiq: Dari Panggung Dangdut ke Kursi Bupati hingga Terjerat OTT KPK

March 3, 2026
terdakwa Sri Purnomo memberi keterangan dalam lanjutan sidang dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman tahun anggaran 2020 di Pengadilan Tipikor Yogyakarta, Rabu (25/2/2026).

7 Fakta Terkini Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Sri Purnomo Keluarkan Jurus Lupa

February 26, 2026
Next Post
Aksi penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta (kiri), dalam laga persahabatan melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 5 September 2025.

Rapor Merah Lini Depan Garuda: Menakar Ketajaman 11 Penyerang Timnas Pilihan John Herdman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.