• Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Febri Diansyah Bongkar Sisi Gelap KPK: Intervensi Politik hingga Gaya Entertainment

Mantan Jubir KPK Febri Diansyah menilai KPK kini berada di titik kritis pasca revisi UU 2019.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
April 6, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah, dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Prof. Rhenald Kasali.

Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah, dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Prof. Rhenald Kasali.

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Sosok Febri Diansyah pernah menjadi wajah yang nyaris setiap hari muncul di layar kaca sebagai juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun kini, setelah menanggalkan jabatannya dan beralih profesi sebagai advokat, Febri melihat lembaga antirasuah tersebut dari sudut pandang yang jauh lebih “kaya” sekaligus mengkhawatirkan.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Prof Rhenald Kasali, Febri membedah kondisi KPK yang kini dinilainya tengah berada dalam titik kritis, mulai dari persoalan independensi hingga pergeseran gaya penegakan hukum yang lebih menonjolkan sisi hiburan ketimbang substansi keadilan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Skandal Korupsi Berlapis Terungkap, Bupati Pemalang dan Pegawai KPK Jadi Tersangka

Dari BUMN ke Bupati Pemalang, Ini Rekam Jejak Anom Widiyantoro yang Terjerat OTT KPK

2019: Titik Balik dan “Pembajakan” Politik

Bagi Febri, tahun 2019 adalah masa kelam yang menjadi titik balik bagi KPK. Ia menyebut lembaga yang dulunya sangat disegani ini telah menjadi korban kekuatan politik melalui revisi undang-undang. Dampaknya tidak main-main, yakni keraguan publik terhadap independensi lembaga semakin menguat.

“Jika KPK independen, siapapun yang diproses tanpa pesanan politik itu lebih melegakan, dibanding kalau penegak hukum bisa dibajak oleh kepentingan politik,” ujar Febri dikutip dari kanal YouTube Prof Rhenald Kasali, Senin (6/4/2026).

Ia menekankan pentingnya desain lembaga yang sepenuhnya independen, di mana pegawainya adalah pegawai tetap KPK agar tidak memiliki loyalitas ganda atau intervensi dari instansi asal.

Jebakan Pasal Karet dan Kriminalisasi Bisnis

Salah satu sorotan Febri adalah tren penegakan hukum yang kini sering kali mencampuradukkan risiko bisnis dengan tindak pidana korupsi. Ia menyoroti Pasal 2 UU Tipikor sebagai pasal paling abstrak yang sering disalahgunakan untuk menjerat keputusan bisnis yang sebenarnya wajar.

Febri mencatat ada kegagalan pemahaman sistem hukum di mana kerugian akibat strategi bisnis yang gagal atau faktor luar (seperti pandemi Covid-19) langsung dicap sebagai korupsi. Ia mencontohkan beberapa kasus seperti yang dialami mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan dan kasus Bukit Asam, di mana pada akhirnya pengadilan memutus bebas karena terbukti sebagai business judgment rule atau keputusan bisnis yang sah.

“Hukum orang hukum kadang-kadang tidak bisa mengikuti cara berpikir orang bisnis,” ungkap Febri.

Ia melihat adanya gap besar di mana penegak hukum sering kali menggunakan kacamata kuda dalam melihat dinamika dunia usaha yang luas.

Penegakan Hukum Bergaya “Entertainment”

Febri juga mengutip pandangan mantan pimpinan KPK, Amin Sunaryadi, mengenai adanya kesan “entertainment” dalam penegakan hukum saat ini. Upaya memamerkan tumpukan uang sitaan di televisi dianggap sebagai langkah mencari dukungan publik instan, namun gagal memberikan dampak positif secara sistemik.

Kenyataannya, meski banyak uang dipajang, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia justru terjun bebas. Hal ini menurut Febri terjadi karena yang tercipta di mata dunia internasional dan pelaku usaha bukanlah kepastian hukum, melainkan ketakutan untuk berinovasi.

“Orang-orang yang seharusnya bisa berinovasi untuk pelayanan publik, tiba-tiba terjerat tindak pidana korupsi karena isu administratif,” tambahnya.

Sengkarut Manajemen Internal

Di sisi lain, KPK juga disebut tengah menghadapi masalah serius dalam manajemen internal. Febri menyinggung pernyataan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, yang mengaku kesulitan mengatur internal lembaga. Menurutnya, evaluasi sistematis terhadap kelembagaan KPK jarang dilakukan, padahal sangat dibutuhkan untuk menentukan arah lembaga di tengah tantangan zaman yang berubah.

“Apakah budaya korporat yang kuat masih ada, atau lambat laun orang-orangnya berubah karena terkontaminasi?” tanya Febri.

Menanti Penataan Ulang

Kondisi KPK saat ini, di mata Febri, memerlukan evaluasi mendasar dan penataan kembali. Strategi pencegahan korupsi yang sudah berjalan puluhan tahun dianggap belum membuahkan hasil memuaskan dan perlu disegarkan kembali.

Febri berharap pilar peradilan, terutama para hakim di Mahkamah Agung, dapat menjadi benteng terakhir yang jernih dan berani untuk menjaga keseimbangan antara pemberantasan korupsi dan perlindungan terhadap keadilan bisnis.

“Kita mengharapkan ada penataan kembali, terutama dalam melihat pasal-pasal kerugian negara agar tidak lagi menjadi pasal karet yang menakuti semua orang,” pungkasnya.

Tags: Febri DiansyahKomisi Pemberantasan KorupsiKorupsiKPKRhenald KasaliSisi gelap

Related Posts

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, berjalan menuju mobil tahanan dari Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Skandal Korupsi Berlapis Terungkap, Bupati Pemalang dan Pegawai KPK Jadi Tersangka

July 31, 2026
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Dari BUMN ke Bupati Pemalang, Ini Rekam Jejak Anom Widiyantoro yang Terjerat OTT KPK

July 29, 2026
Tiga penyidik dihadirkan oleh Termohon Kejaksaan Negeri Sleman dalam sidang permohonan praperadilan Raudi Akmal di PN Sleman, Jumat (24/7/2026).

Penyidik Sebut Kantongi 6 Bukti Baru, Kejari Sleman Yakin Penetapan Tersangka Raudi Akmal Sah

July 27, 2026
Saksi ahli pidana, Chairul Huda, dihadirkan oleh pihak pemohon Raudi Akmal dalam sidang praperadilan kasus dugaan korupsi hibah pariwisata di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (23/7/2026).

Sidang Praperadilan Raudi Akmal, Ahli Sebut Trading Influence Belum Jadi Delik di Indonesia

July 24, 2026
Mantan DIrut Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar (CA) tersangka korupsi pakan satwa Rp10,2 miliar.

7 Fakta Skandal Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Dugaan Foya-foya hingga Anggaran Satwa Disunat

July 23, 2026
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Thony Saut Situmorang.

Krisis Integritas Penegak Hukum, Eks Pimpinan KPK Dorong Budaya Saling Tangkap

July 21, 2026
Next Post
Pemain Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Sanjaya (tengah), melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Brunei Darusalam di ASEAN Futsal Championship 2026, Thailand, Senin (6/4/2026).

Awal Sempurna, Hattrick Sanjaya Bawa Indonesia Gilas Brunei 7-0 di Piala AFF Futsal 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.