• Tentang Kami
Wednesday, June 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Kondisi Terkini TKP Senopati Usai Pemkot Yogyakarta Larang Bus Pariwisata Parkir dan Melintas di Jalur Titik Nol

Pemkot Yogyakarta juga melarang bus pariwisata melintas di kawasan Titik Nol Kilometer sebagai bagian dari area inti Sumbu Filosofi Yogyakarta.

byredaksi
March 16, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana TKP Senopati di Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, tampak lenggang setelah Pemkot Yogyakarta resmi memberlakukan uji coba larangan bus pariwisata parkir di tempat itu, pada Minggu (15/3/2026).

Suasana TKP Senopati di Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, tampak lenggang setelah Pemkot Yogyakarta resmi memberlakukan uji coba larangan bus pariwisata parkir di tempat itu, pada Minggu (15/3/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai memberlakukan uji coba larangan bus pariwisata parkir di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati pada Sabtu (14/3/2026).

Pemkot Yogyakarta juga melarang bus pariwisata melintas di kawasan Titik Nol Kilometer sebagai bagian dari area inti Sumbu Filosofi Yogyakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bersih-bersih Sampah Visual Dimulai, Wali Kota Yogyakarta Potong Kabel Fiber Optik di Jalan Kenari

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

Pantauan Populi.id pada Minggu (15/3/2026) atau hari kedua uji coba itu diberlakukan, kawasan TKP Senopati di Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, tampak lenggang. Lokasi yang biasa berjejer bus-bus pariwisata itu terlihat sepi, hanya ada satu kendaraan mobil yang sedang terparkir.

Kondisi arus lalu lintas di sepanjang Jalan Panembahan Senopati hingga Titik Nol Kilometer Malioboro pun tampak ramai lancar dilintasi kendaraan roda dua dan empat. Meski sesekali tampak bus Transjogja melintas, namun sudah tidak terlihat bus pariwisata yang melewati pusat Kota Yogyakarta tersebut.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah awal untuk menata kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta. Terutama menata kepadatan arus lalu lintas mulai Malioboro hingga Titik Nol Kilometer dengan membatasi volume kendaraan besar yang masuk jantung kota.

“Kami terus berproses untuk penataan kawasan Sumbu Filosofi. Parkiran di sebelah barat Titik Nol yang dulu dipakai untuk parkir bus pariwisata. Kini sudah kami kondisikan tidak ada lagi bus pariwisata yang parkir di sana,” ucap Hasto.

Selama pemberlakuan kebijakan tersebut, Hasto menyebut bus pariwisata diarahkan untuk parkir di TKP Ngabean dan Eks Menara Kopi Kotabaru. Bus pariwisata yang datang dari barat (Jalan Wates) diarahkan untuk parkir di TKP Ngabean. Sedangkan, kendaraan dari arah timur akan diarahkan menuju TKP Ngabean ataupun Eks Menara Kopi Kotabaru di Simpang Empat Gondomanan.

“Biasanya ada 20 sampai 40 bus pariwisata yang parkir di TKP Senopati. Sebagian kami pindahkan ke TKP Ngabean dan sebagiannya ke Eks Menara Kopi Kotabaru,” paparnya.

Kebijakan baru itu dia sampaikan secara persuasif kepada para perusahaan bus pariwisata. Apabila kebijakan pembatasan bus pariwisata melintas di Sumbu Filosofi berhasil, pihaknya berencana menerapkan kebijakan tersebut secara permanen.

“Harapan saya kalau ini sukses, akan dilanjutkan setelah Lebaran bus pariwisata tidak boleh parkir di situ (TKP Senopati). Supaya Sumbu Filosofi tidak krodit sesuai yang diinginkan ke depan,” tutur dia.

Lebih lanjut, Hasto menuturkan kebijakan serupa juga akan diterapkan di kawasan Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta. Dia menyebut, nantinya hanya kendaraan bus pariwisata yang sudah bekerja sama dengan pihak hotel untuk menurunkan penumpang yang diperbolehkan melintas di kawasan Tugu Pal Putih.

“Mungkin nanti pakai barcode khusus yang boleh ke sana, tapi selebihnya kami kondisikan tidak boleh lewat Tugu Jogja. Nah itu upaya persuasif yang kami lakukan, tetapi melihat situasi kondisi. Kalau sudah bisa kami eksekusi maka akan kami laksanakan,” ucapnya.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, menyampaikan telah disiapkan kantong parkir cadangan terkait kebijakan pembatasan bus pariwisata di kawasan Titik Nol Kilometer dan TKP Senopati. Pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa pengalihan dan personel untuk menghalau kendaraan besar hendak masuk ke Pusat Kota Yogyakarta.

“Kalau dampak kepadatan arus lalu lintas tidak terlalu. Justru jalur tengah di Titik Nol akan makin ringan karena tidak ada kendaraan besar yang melintas. Kalau kendaraan besar diarahkan ke jalur pinggir, justru akan mengurangi beban arus lalu lintas di seputaran Titik Nol, baik dari sisi timur atau barat,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: bus pariwisatahasto wardoyoLarangansumbu filosofiTitik NolTKP SenopatiYogyakarta

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memotong kabel fiber optik yang semrawut di Jalan Kenari, Kota Yogyakarta, Senin (15/6/2026).

Bersih-bersih Sampah Visual Dimulai, Wali Kota Yogyakarta Potong Kabel Fiber Optik di Jalan Kenari

June 16, 2026
Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Next Post
ilustrasi imunisasi campak

5 Persen Anak di Sleman Masih Belum Terima Imunisasi MR, Dinkes Ungkap Kendalanya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.