• Tentang Kami
Wednesday, August 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Menbud RI Fadli Zon Canangkan 29 Maret 2026 Sebagai Hari Filateli Nasional di Yogyakarta

prosesi pencanangan Hari Filateli Nasional ditandai dengan penandatanganan sampul surat peringatan khusus oleh Menbud RI, Fadli Zon, dan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

byGalih Priatmojo
March 29, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menbud RI Fadli Zon Canangkan 29 Maret 2026 Sebagai Hari Filateli Nasional di Yogyakarta
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Menbud RI), Fadli Zon, mencanangkan 29 Maret 2026 sebagai Hari Filateli Nasional di Taman Budaya Embung Giwangan Kota Yogyakarta.

Pencanangan itu dilakukan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) pada Minggu (29/3/2026).

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Pantauan Populi.id, prosesi pencanangan Hari Filateli Nasional ditandai dengan penandatanganan sampul surat peringatan khusus oleh Menbud RI, Fadli Zon, dan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Pada kesempatan itu, Fadli Zon juga sempat meluncurkan buku kartu pos bergambar dengan judul ‘Djocjocarta (Yogyakarta)’.

Fadli Zon mengatakan bahwa filateli atau hobi mengumpulkan barang-barang pos semisal prangko, sampul, dokumen, dan kartu pos merupakan sebuah budaya material (material culture).

Sebab, dalam barang-barang pos tersebut telah menceritakan dan menyimpan banyak peristiwa sejarah. Bahkan, benda pos juga menjadi identitas sebuah bangsa.

“Bangsa yang baru merdeka termasuk Indonesia pada 1945 yang pertama kali dibuat adalah benda-benda pos, selain mata uang. Karena benda-benda pos ini bagian dari identitas bangsa, begitu juga dengan mata uang. Kemudian dibuat juga prangko yang menjadi alat komunikasi,” katanya, Minggu (29/3/2026).

Kota Yogyakarta dipilih sebagai lokasi pencanangan Hari Filateli Nasional karena termasuk kota perjuangan yang telah terjadi banyak peristiwa bersejarah.

Peristiwa-peristiwa bersejarah di Kota Yogyakarta dan kota lainnya di Indonesia selalu terekam dalam prangko.

Tak hanya itu, tokoh-tokoh nasional, peristiwa bencana alam, rumah adat, pakaian tradisional, organisasi, dan wasta nusantara juga termuat dalam prangko. Sehingga keberadaan prangko bisa jadi penanda zaman, pemotret sejarah, disamping sebagai benda koleksi.

Fadli tak menampik ada lompatan perkembangan zaman dan teknologi yang membuat hobi filateli atau menulis surat cukup asing bagi Gen-Z, Gen Milenial, maupun Gen Alpha. Kendati demikian, dia menyebut benda-benda filateli bisa memberikan pelajaran tentang ketekunan, kejujuran, dan edukasi pendidikan.

“Filateli juga menjadi instrumen diplomasi karena sampai sekarang puluhan negara mempunyai diplomasi dalam peringatan-peringatan semisal 70 tahun atau 50 tahun hubungan diplomasi dengan menggunakan prangko. Jadi ikut publikasi prangko bersama, itu bagian second track diplomasi yang menarik untuk menjadi salah satu platform,” jelas dia.

“Saya kira budaya material juga bagian dari ekspresi budaya yang bisa menjadi salah satu platform. Itu sesuai perintah konstitusi untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut hangat pencanangan Hari Filateli Nasional di Kota Yogyakarta. Mengingat kebudayaan di Kota Yogyakarta memiliki spektrum yang luas.

Dia menilai, pencanangan Hari Filateli Nasional tersebut menjadi penanda bagi Kota Yogyakarta untuk mengembangkan spektrum baru dalam karya budaya.

“Saya kira banyak sekali budayawan, seniman, dan pengemar atau kolektor filateli di Kota Yogyakarta yang sangat luar biasa. Maka kami berharap kegiatan itu ke depan bisa menambah kunjungan wisata dan menjadi bagian dari karya budaya,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Fadli Zonfilatelihasto wardoyoMenteri KebudayaanperangkoTaman Budaya Embung GiwanganYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Next Post
Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.