SLEMAN, POPULI.ID – Instalasi Bedog adalah satu dari 16 sumber pasokan air PDAM Tirta Sembada yang operasional sejak 2018 untuk melayani lebih dari 1.000 pelanggan yang berada di wilayah Kapanewon Mlati dan sekitarnya.
Instalasi Bedog, yang dibangun pada 2017, mengolah air dari permukaan Sungai Bedog dan menghasilkan tak kurang 10 liter air per detik guna memenuhi kebutuhan harian para pelanggan.
Air dari permukaan Sungai Bedog disaring, dipompa ke instalasi pengolahan bak sedimen dan diberi tawas untuk penjernihan. Air lalu masuk proses desinfeksi menggunakan klorin dan kaporit agar aman dikonsumsi.
“PDAM Tirta Sembada Sleman menjamin kecukupan dan kelayakan air bersih bagi masyarakat, termasuk saat musim kemarau,” kata Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Edy Nugroho, saat peringatan Hari Air Sedunia 2026 di Instalasi Bedog, Rabu (8/4/2026).
Ia menuturkan, seremonial peringatan Hari Air Sedunia 2026 menjadi momentum PDAM Tirta Sembada Sleman untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Sleman.
Pada momen tersebut, para pemangku kepentingan dan komunitas diajak untuk secara langsung melihat proses pengolahan air di Instalasi Bedog yang berada di Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati.
“Kami sekaligus ingin menunjukkan bahwa inklusivitas akses air menjadi tanggung jawab semua pihak. Menjaga kedaulatan sumber daya air sangatlah penting sehingga air mengalir secara adil demi kesejahteraan masyarakat,” tambah Edy.
Ia menyebut, PDAM Tirta Sembada Sleman memiliki total 16 instalasi pengolahan sebagai pengolah sumber air baku. Ada dua jenis sumber pasokan air baku untuk diolah, yaitu dari air permukaan dan air tanah.
“Air permukaan yang dikelola oleh PDAM Tirta Sembada Sleman berasal dari Sungai Bedog, Sungai Konteng, Sungai Denggung, dan Sungai Opak. Sementara untuk air tanah, berasal dari mata air,” terang Edy.
Semua instalasi pengolahan air tersebut memastikan air yang mengalir memberi kesehatan bagi masyarakat sekaligus menjamin kecukupan pasokan ketika musim kemarau tiba.
“Antisipasi musim kemarau yang diprediksi lebih panjang pada 2026, PDAM Tirta Sembada Sleman akan mengoptimalkan sumber-sumber air, terutama beberapa sumur di Ketingan, Temon, dan Saren,” sambung Edy.
Saat ini, PDAM Tirta Sembada Sleman juga terus melakukan inovasi layanan demi kepuasan dan kepastian kebutuhan masyarakat, khususnya pelanggan, di Kabupaten Sleman. PDAM Tirta Sembada Sleman pun rutin melakukan edukasi ke masyarakat tentang arti penting air bersih.
“PDAM Tirta Sembada Sleman memberikan pula promo sambungan bagi pelanggan baru dengan potongan harga 50 persen pada momen-momen tertentu. Untuk kemudahan pembayaran, kami menyediakan layanan lewat bank maupun penyedia jasa lain,” kata Edy.











