• Tentang Kami
Kamis, September 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

dari 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut, tercatat 53 balita terverifikasi mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal.

byredaksi
April 26, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026). (populi.id/Dewi Rukmini)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Daycare Little Aresha di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, yang belum lama ini digerebek polisi ternyata tidak berizin. Seperti dikabarkan sebelumnya, daycare tersebut digerebek polisi karena melakukan tindakan penganiayaan dan penelantaran anak.

Berdasarkan data kepolisian, dari 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut, tercatat 53 balita terverifikasi mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Setelah kasus tersebut mencuat, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, langsung berkoordinasi dengan pimpinan dan mengecek perizinan daycare yang bersangkutan. Hingga akhirnya terungkap bahwa daycare tersebut tidak berizin.

“Kami sudah cek di dinas pendidikan maupun dinas perizinan, memang daycare itu belum ada izinnya,” kata Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas.

Karena belum berizin dan ada penanganan kasus dugaan tindakan pidana di Polresta Yogyakarta, Retnaningtyas menyebut daycare Littel Aresha kemungkinan besar akan ditutup secara permanen. Oleh karena itu, bangunan daycare Little Aresha yang di sebelah utara (untuk TK) dan selatan (untuk baduta) akan ditutup serta tak boleh beroperasional kembali karena dari satu yayasan.

“Kemudian kami akan melakukan pendampingan psikologi maupun konselor hukum untuk mendampingi anak-anak yang sudah dititipkan di sana. Kami juga lakukan pendampingan kepada orang tua agar mengetahui inginnya bagaimana, sehingga pemerintah bisa mencarikan jalan keluar,” ujarnya.

Mengenai temuan tersebut, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta akan mengencarkan sosialisasi perizinan bersama instansi terkait, termasuk pembinaan bersama Dikpora dan DP3AP2KB kepada daycare-daycare yang ada di Kota Yogyakarta.

“Untuk pemberian sanksi, karena belum berizin, nanti akan dilakukan oleh aparat penegak hukum. Untuk jumlah (daycare yang berizin) nanti akan kami hitung,” tuturnya Kepala DPMPTSP Kota Yogyakarta, Budi Santoso.

Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut dan upaya mitigasi terkait temuan kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pemkot melalui UPT PPA Kita Yogyakarta membuka posko pengaduan bagi orang tua anak korban kekerasan.

Termasuk melakukan pendataan pendidikan non formal (TK, KB, dan TPA atau daycare) di Kota Yogyakarta dengan melibatkan Satgas Sigrak serta pemangku wilayah kelurahan. Sata tersebut akan menjadi bahan untuk pembinaan serta pengawasan perangkat dinas terkait. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Budi Santosodaycare little AreshakekerasanPenganiayaanRetnaningtyasYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Update Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha: Dua Anak Ketua Yayasan Ikut Diperiksa

Juli 31, 2026
Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Apri Sawitri, saat ditemui pada Kamis (30/7/2026).

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha, Dua Tak Ditahan

Juli 30, 2026
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Baru Kasus Penganiayaan Anak Daycare Little Aresha

Juli 29, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Next Post
Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Pemkot Bakal Sweeping Tempat Penitipan Anak di Kota Yogyakarta Imbas Kasus Little Aresha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.