• Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sederet Fakta Film Pesta Babi yang Picu Kontroversi: Dari Isu Papua Hingga Pembubaran Nobar

Film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono menuai kontroversi setelah sejumlah agenda nonton bareng dibubarkan di berbagai daerah karena mengangkat dampak Proyek Strategis Nasional terhadap masyarakat adat Papua Selatan dan memicu perdebatan soal kebebasan berekspresi.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
May 12, 2026
in headline, Nasional, Politainment
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cuplikan trailer film Pesta Babi.

Cuplikan trailer film Pesta Babi. [Instagram/@greenpeaceid]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Film dokumenter terbaru karya sutradara Dandhy Laksono yang berjudul Pesta Babi tengah menjadi pusat perhatian publik setelah serangkaian aksi pembubaran nonton bareng (nobar) terjadi di berbagai daerah. Film ini memotret realitas pahit di balik Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berdampak pada masyarakat adat di Papua Selatan.

Berikut ini adalah deretan fakta-fakta terkait film Pesta Babi yang menuai banyak kontroversi:

BERITA MENARIK LAINNYA

Teror ke Pengurus BEM UGM Meningkat, Tiyo Ardianto Tegaskan Solidaritas Internal Kian Menguat

Perkelahian Berujung Maut di Kasihan, Terduga Pelaku Sempat Mengamuk ke Warga

1. Digarap oleh Sutradara Sexy Killers

Film ini merupakan karya investigatif jurnalis sekaligus pembuat film kawakan, Dandhy Laksono, yang berkolaborasi dengan Cypri Paju Dale. Dandhy sebelumnya dikenal luas melalui film dokumenter viral berjudul Sexy Killers pada tahun 2019. Seperti karya-karya sebelumnya, Pesta Babi menggunakan pendekatan observasional untuk merekam keresahan warga lokal.

2. Menyoroti Dampak PSN di Papua Selatan

Fokus utama film ini adalah kehidupan masyarakat adat di wilayah Merauke, Boven Digoel, hingga Mappi yang menghadapi tekanan akibat ekspansi industri dan pembukaan lahan pangan (food estate) skala besar. Film dokumenter ini merekam hilangnya hutan adat, ancaman terhadap sumber pangan tradisional seperti sagu, serta menyempitnya ruang hidup generasi muda Papua.

3. Makna Filosofis di Balik Judul Pesta Babi

Judul film ini diambil dari tradisi adat masyarakat Muyu yang disebut Awon Atatbon. Dalam budaya Papua, babi bukan sekadar hewan ternak, melainkan simbol kehormatan dan bagian vital dalam ritual adat. Film ini menggunakan istilah “Pesta Babi” sebagai metafora: ketika hutan sebagai habitat alami hilang, maka identitas budaya dan keberlangsungan ritual masyarakat adat pun terancam punah.

4. Gelombang Pembubaran Nobar di Berbagai Daerah

Kontroversi film ini memuncak ketika acara nobar di sejumlah kampus dan ruang publik dibubarkan secara paksa. Di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pihak rektorat Universitas Mataram (Unram) menghentikan pemutaran pada 7 Mei 2026 dengan alasan menjaga kondusivitas. Pembubaran serupa juga dilaporkan terjadi di Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) dan UIN Mataram.

Sementara di Ternate, Maluku Utara, Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Jani Setiadi memimpin pembubaran acara nobar yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate, karena menilai film tersebut bersifat provokatif dan sensitif terhadap isu SARA.

Sebelumnya, pemutaran film ini juga mengalami pembatalan di Yogyakarta. Sedianya, acara digelar di Pendopo Pusat Pastoral Mahasiswa DIY pada 25 April 2026. Namun, pihak pengelola membatalkan izin karena menganggap isunya sensitif setelah menerima telepon dari oknum organisasi masyarakat (ormas) tertentu dan pihak kepolisian yang menuding acara tersebut membahas gerakan separatis.

Akibatnya, diskusi yang direncanakan menghadirkan peneliti Made Supriatma batal terlaksana. Ssejumlah kafe di Yogyakarta pun menolak menjadi lokasi pengganti karena alasan keamanan.

5. Sikap Menteri HAM: Pelarangan Harus Melalui Pengadilan

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, memberikan respons keras terhadap aksi pembatalan sepihak tersebut. Ia menegaskan bahwa karya film adalah bagian dari ekspresi daya cipta yang dilindungi konstitusi.

“Film itu hanya boleh dilarang menurut keputusan pengadilan, menurut undang-undang,” tegas Pigai, dikutip dari Antara, Selasa (12/5/2026).

Ia menambahkan bahwa pihak yang merasa tidak sepakat seharusnya memberikan klarifikasi atau membuat karya tandingan, bukan melakukan pelarangan di ruang publik.

6. Puan Maharani Pastikan DPR Akan Tindak Lanjuti

Ketua DPR RI, Puan Maharani, turut angkat bicara mengenai kegaduhan ini. Meskipun mengakui isu yang diangkat sensitif, ia menekankan perlunya penanganan yang tepat tanpa harus memberangus ruang diskusi.

“Terkait dengan nobar yang sekarang sedang menjadi pembicaraan, memang yang saya dengar bahwa isi atau judul dari film tersebut tentu saja sensitif. Apa isi dan isi filmnya itu saya juga tidak tahu, namun kami akan tindak lanjuti di DPR,” ujar Puan dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Selasa (12/5/2026).

Puan menyatakan bahwa DPR melalui komisi terkait akan meminta penjelasan mengenai latar belakang pembubaran tersebut guna memastikan ruang demokrasi tetap terjaga.

Tags: Dandhy Laksonofilm dokumenterNatalius PigainobarPapuapesta babiPuan Maharani

Related Posts

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto

Teror ke Pengurus BEM UGM Meningkat, Tiyo Ardianto Tegaskan Solidaritas Internal Kian Menguat

February 23, 2026
Polisi mengevakuasi korban tewas akibat perkelahian yang terjadi di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026).

Perkelahian Berujung Maut di Kasihan, Terduga Pelaku Sempat Mengamuk ke Warga

January 17, 2026
Ilustrasi spanduk Pilkada yang dipilih secara langsung. Saat ini tengah berkembang wacana Pilkada dipilih DPRD

Wacana Pilkada Dipilih DPRD Menghangat, Ketua DPR RI: Belum Dibahas

January 13, 2026
Ilustrasi sekolah

Banyak Anak Papua Putus Sekolah, Ekonom UMY: Negara Lemah Bangun SDM

January 2, 2026
Ilustrasi Instalasi Gawat Darurat

Soroti Pasien Hamil di Papua Ditolak 4 RS, Pakar UMY: Semestinya IGD Jadi Pintu Utama Penyelamat Nyawa

November 25, 2025
Ilustrasi hutan

Tekan Deforestasi, Dosen UGM Dorong Percepatan Penetapan Hutan Adat oleh Negara

October 10, 2025
Next Post
Ilustrasi

Fakta dan Kronologi Gadis Disabilitas di Gunungkidul Jadi Korban Pemerkosaan: Berawal dari Iming-Iming Karaoke

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.