• Tentang Kami
Jumat, Oktober 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Pakar Analisis Kebijakan Publik Nilai Usulan Kampus Terlibat di MBG Melenceng dari Tupoksi Universitas

Keterlibatan kampus dalam mengelola MBG akan menyedot banyak energi sumberdaya yang ada di kampus, diantaranya seperti SDM, listrik, air, pengolahan limbah

byredaksi
Mei 13, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG. [Dok Biro Hukum dan Humas BGN]

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Menteri Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyebut bahwa kampus harus terlibat secara aktif dalam jalannya program pemerintah, satu di antaranya pendirian dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap kampus.

Gagasan tersebut memicu kritik dari kalangan akademisi yang menilai perguruan tinggi berisiko bergeser dari fungsi utamanya sebagai institusi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi operator teknis program pemerintah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Baru Uji Coba, MBG Prasmanan Langsung Dikritik

Korban MBG Jadi 69 Orang

Dosen Manajemen Kebijakan Publik UGM, sekaligus pakar Analisis Kebijakan Publik Subarsono menyebut rencana kebijakan ini sangatlah melenceng dari tugas pokok dan fungsi universitas. Hal ini menurutnya sangat tidak sejalan dengan visi dan misi institusi pendidikan tinggi.

Ia menekankan agar kampus tetap konsisten pada jalur pengembangan kualitas akademik. “Perguruan tinggi tidak sepantasnya membuka SPPG karena tidak ada kaitannya dengan visi, misi, dan Tridharma Perguruan Tinggi,” ujarnya dilansir dari laman UGM, Rabu (13/5/2026).

Ia menyebut keterlibatan kampus untuk menjalankan program ini dikhawatirkan dapat menguras energi sumber daya internal dalam skala besar. Masifnya pengelolaan dapur dianggap dapat membebani infrastruktur kampus, mulai dari aspek sumber daya manusia, hingga rumitnya pengelolaan limbah.

“Keterlibatan kampus dalam mengelola MBG akan menyedot banyak energi sumberdaya yang ada di kampus, diantaranya seperti SDM, listrik, air, pengolahan limbah, hingga pengawasan kesehatan dan gizi menu,” terangnya.

Selain permasalahan teknis, ia mengkhawatirkan muncul persoalan lain mengenai independensi akademisi. Apabila perguruan tinggi turut menjadi bagian dari implementasi program pemerintah, nantinya daya kritis civitas akademika terhadap kebijakan publik dikhawatirkan dapat melemah karena terdapat benturan antar kepentingan.

“Bagaimana bisa bersuara kritis dan lantang, kalau perguruan tinggi terlibat dan ikut menikmati benefit implementasi MBG yang saat ini penuh dengan persoalan dan menyedot APBN yang luar biasa banyaknya,” tegasnya.

Ia juga menilai keterlibatan kampus dalam jalannya program ini juga dapat berdampak pada persepsi negatif di masyarakat. Masyarakat akan melihat fenomena ini sebagai bagian pemerintah dalam membungkam suara kritis dari institusi pendidikan melalui pemberian peran dalam proyek ini.

“Publik akan membaca sebagai wujud politisasi kampus dan pemerintah akan mendapatkan legitimasi lebih ketika kampus terlibat pada SPPG. Hal ini juga berdampak pada civitas akademika yang akan kurang mampu mengkritisi kebijakan dan program pemerintah,” jelasnya.

Ia turut mengingatkan adanya konsekuensi hukum yang dapat terjadi sewaktu-waktu apabila terjadi kendala di lapangan, seperti kasus keracunan makanan yang masih dikhawatirkan dari jalannya program ini.

Ia menyarankan agar kampus tetap berada di luar pusaran operasional program guna menjaga integritas institusi. “Kampus harus tetap mengambil posisi di luar program MBG merupakan pilihan yang rasional guna menjaga marwah universitas agar tidak tergelincir pada pusaran isu yang kontroversial saat ini,” tutup Subarsono.

Tags: Brian YuliartoMBGmelencengPakar Analisis Kebijakan PublikSubarsonoUGM

Related Posts

Baru Uji Coba, MBG Prasmanan Langsung Dikritik

Baru Uji Coba, MBG Prasmanan Langsung Dikritik

Oktober 8, 2026
Korban MBG Jadi 69 Orang

Korban MBG Jadi 69 Orang

September 8, 2026
867 Porsi MBG Sudah Dikonsumsi

867 Porsi MBG Sudah Dikonsumsi

September 8, 2026
Terkait Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Dewan Minta tidak Berspekulasi

Terkait Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Dewan Minta tidak Berspekulasi

September 7, 2026
45 Orang Jadi Korban Keracunan Usai Konsumsi MBG

45 Orang Jadi Korban Keracunan Usai Konsumsi MBG

September 7, 2026
Ilustrasi MBG.

Siswa dan Tendik di Sleman Diduga Keracunan Usai Santap MBG

September 3, 2026
Next Post
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Pemkab Sleman Genjot Pembangunan Jalan, Alokasikan Rp45,4 Miliar untuk 11 Ruas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.