• Tentang Kami
Saturday, August 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

Pemkot Yogyakarta mulai Agustus 2026 memperluas vaksin HPV gratis kepada 3.146 siswa SD, termasuk anak laki-laki Kelas 5.

byredaksi
July 31, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersiap memperluas pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dalam pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV). Mulai Agustus 2026 mendatang, penerima vaksin HPV di Kota Yogyakarta tidak hanya anak perempuan, namun juga menyasar anak laki-laki usia 11 tahun atau Kelas 5 SD/MI sederajat.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

BERITA MENARIK LAINNYA

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Pemkot Yogyakarta Tambah Daya Tampung SMP Negeri untuk SPMB 2026

Endang menyampaikan, kebijakan itu mengacu pada regulasi terbaru di mana Indonesia menunjuk tiga provinsi sebagai wilayah percontohan pemberian vaksin HPV bagi anak laki-laki. Tiga provinsi itu antara lain DKI Jakarta, DIY, dan Bali.

“Langkah itu untuk mempercepat eliminasi kanker serviks secara global, sekaligus menekan potensi penyebaran virus HPV di masyarakat,” ucap Endang, Kamis (30/7/2026).

Dia menjelaskan, HPV adalah virus menular yang menyerang permukaan kulit dan selaput lendir, serta berpotensi menyebabkan penyakit paling mematikan kedua di dunia yakni kanker serviks pada perempuan. Infeksi HPV kerap ditandai dengan munculnya kutil di berbagai area tubuh, seperti lengan, tangan, kaki, mulut, maupun alat kelamin.

Endang memaparkan, pemberian vaksin HPV di Kota Yogyakarta pertama kali dimulai pada 2022. Saat itu, vaksin HPV diberikan sebanyak dua dosis untuk anak perempuan Kelas 5 dan 6 SD dengan jeda setahun. Kemudian pada 2024, pemerintah memperbarui pemberian vaksin HPV untuk anak perempuan Kelas 5 SD hanya satu dosis dengan efektivitas sama seperti pemberian dua dosis.

“Perkembangan terbaru pada pelaksanaan program BIAS kali ini adalah pemberian satu dosis vaksin HPV untuk anak laki-laki,” katanya.

Dengan demikian, Pemkot Yogyakarta mencatat total sasaran BIAS HPV pada tahun ini mencapai 3.146 anak. Jumlah tersebut merupakan gabungan anak laki-laki dan perempuan berdasarkan pendataan Puskesmas di wilayah SD masing-masing.

Secara rinci, target penerima vaksin HPV tersebut meliputi siswa laki-laki dan perempuan Kelas 5 SD/MI sederajat, siswa perempuan Kelas 6 SD/MI sederajat yang belum pernah menerima vaksin HPV (penundaan dosis), serta anak usia 11 tahun di jalur sekolah nonformal semisal Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), hingga homeschooling.

“Pelaksanaan BIAS HPV dijadwalkan mulai Agustus 2026 sesuai kesepakatan antara Puskesmas dan pihak sekolah. Jika pada Agustus 2026 masih ada anak yang belum divaksin misal karena sakit atau sedang berada di luar kota. Maka akan diterapkan mekanisme penyisiran (sweeping) yang dapat diperluas hingga September 2026,” papar dia.

Menurut Endang, pemberian vaksin HPV terhadap anak laki-laki dinilai sangat krusial. Sebab, selain berpotensi menjadi carrier (pembawa) yang dapat menularkan virus kepada pasangan di masa depan. Infeksi HPV pada laki-laki juga dapat memicu berbagai penyakit ganas lain semisal kanker orofaring, kanker penis, dan kanker anus.

“Vaksin HPV adalah bentuk pencegahan, bukan obat, sehingga efektif diberikan saat anak dalam kondisi sehat. Pemberian vaksin pada usia anak-anak dipilih karena membentuk respons imun yang jauh lebih kuat dibandingkan usia remaja akhir atau dewasa,” tutur dia.

Lebih lanjut, Endang menuturkan bahwa seluruh biaya pemberian vaksin HPV untuk siswa SD tersebut ditanggung penuh oleh pemerintah alias gratis. Dikatakan, biaya mandiri vaksin HPV di fasilitas kesehatan swasta terbilang cukul tinggi kisaran Rp900 ribu sampai Rp1 juta per dosis.

“Terkait mekanisme persetujuan (consent), program ini bersifat imbauan nasional (mandatory). Sekolah akan membagikan surat pemberitahuan kepada orang tua murid sebelum hari pelaksanaan. Apabila tidak ada keberatan tertulis yang disampaikan, orang tua dianggap menyetujui keikutsertaan anaknya dalam program imunisasi ini,” terang dia.

Guna mendukung kelancaran program tersebut, Pemkot Yogyakarta menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat sebelum pelaksanaan BIAS HPV pada Agustus 2026.Pada tahun sebelumnya, cakupan vaksinasi HPV untuk siswa perempuan di Kota Yogyakarta berhasil mencapai angka sekitar 98 persen. Sementara cakupan pada anak laki-laki mencapai 90 persen.

“Kami berharap, semakin tinggi cakupan vaksinasi, semakin kuat pula kekebalan kelompok yang terbentuk,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Dinas Kesehatan Kota YogyakartaEndang Sri RahayuimunisasiPemkot Yogyakartavaksin

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori.

Pemkot Yogyakarta Tambah Daya Tampung SMP Negeri untuk SPMB 2026

June 19, 2026
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu.

DPRD DIY Dukung Penertiban Kabel Semrawut, Danais Diusulkan Biayai Penataan Kota

June 19, 2026
Pertunjukan seni budaya di bantaran Sungai Winongo dalam acara Winongo Art Festival pada Sabtu (13/6/2026).

Bantaran Sungai Winongo di Yogyakarta Disulap Jadi Panggung Seni dan UMKM Kreatif

June 15, 2026
Penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada 22 penerima manfaat di Kota Yogyakarata oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Minggu (7/6/2026).

Tanpa APBD dan APBN, Pemkot Yogyakarta Bedah 22 Rumah Warga

June 8, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Pemkot Yogyakarta Bakal Uji Coba Perahu Bermotor untuk Patroli Kebersihan Sungai

June 8, 2026
Next Post
Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

7 Fakta Putusan MK soal Dana MBG: Wajib Dipisah dari Anggaran Pendidikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.