• Tentang Kami
Saturday, August 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

Mahfud MD mengkritik penggunaan istilah Londo Ireng oleh Presiden Prabowo untuk kelompok kritis dan menilai kritik publik sebagai bagian penting dari demokrasi.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
July 31, 2026
in headline, Politainment
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. [YouTube Mahfud MD Official]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan istilah “Londo Ireng” untuk melabeli kelompok kritis seperti jurnalis, pengamat, dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM). Mahfud menilai diksi tersebut tidak hanya tidak tepat secara konteks, tetapi juga sangat menyakitkan karena membawa narasi pengkhianatan bangsa.

Mahfud mengungkapkan bahwa reaksi pertamanya saat mendengar istilah tersebut adalah adanya indikasi bahwa Presiden Prabowo tidak menyukai kritik, meskipun sering menggaungkan nilai-nilai demokrasi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mahfud MD Kritik Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Sebut Prosedurnya Tak Sesuai Aturan

Viral Usai Disebut Prabowo, Ini Asal Usul dan Sejarah Londo Ireng

“Tanggapan yang tiba-tiba muncul di benak saya, presidennya tidak suka pada kritik. Selalu mengatakan ‘ini negara demokrasi, mari silakan kritik pemerintah’, tapi sesudah itu menghantam balik para pengkritiknya tanpa penjelasan yang substantif,” ujar Mahfud di kanal YouTube Mahfud MD Official, dikutip Kamis (30/7/2026).

Ia menerangkan, sejarah sebutan Londo Ireng dimulai ketika Perang Diponegoro 1825-1830. Kemudian, Belanda mendatangkan tentara dari Sulawesi Utara, salah satunya bernama Benjamin Sigar, untuk melumpuhkan Diponegoro yang selama lima tahun tidak mampu ditaklukkan.

“Di situ orang Jawa menyebut Londo Ireng. Londo Ireng itu pengkhianat dan Benjamin setelah pulang ke Manado naik pangkat. Jadi, Londo Ireng itu adalah pengkhianat. Sedangkan, para jurnalis-jurnalis tadi adalah pengkritik yang sehat,” ujar Mahfud.

Mahfud sendiri pernah dituduh Londo Ireng oleh koruptor-koruptor dan malah disebut keturunan Amangkoro. Setelah Mahfud mencari di literatur, ditemukan kalau Amangkoro (Majang Koro) adalah orang Bangkalan yang dikirim ke Aceh untuk menaklukan Teuku Umar.

Ia juga menepis anggapan bahwa kelompok kritis adalah antek asing. Ia justru mempertanyakan siapa yang sebenarnya lebih banyak melakukan negosiasi dengan pihak luar dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Mengkritik itu kan kaitannya Londo Ireng itu antek asing karena anteknya Belanda kan. Kalau sekarang konteksnya antek asing. Sementara kita ini ngritik-ngritik gak pernah hubungan dengan asing. Yang berhubungan dengan asing kan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan presiden bahwa keberadaan Republik Indonesia tidak lepas dari peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dan kelompok sipil yang vokal mengkritik sejak zaman penjajahan. Mahfud menegaskan bahwa tanpa civil society, Indonesia tidak akan pernah mencapai kemerdekaannya.

“Republik ini adalah anak kandung ormas sebenarnya, anak kandung lembaga swadaya masyarakat Indonesia. Kalau nggak ada civil society, nggak merdeka Indonesia,” kata Mahfud.

Bagi Mahfud, kritik dari masyarakat sipil seharusnya dimaknai sebagai wujud cinta tanah air untuk memastikan tujuan negara dicapai bersama, bukan sekadar mengikuti kemauan pemerintah sepihak.

“Mengeritik itu justru karena cinta kepada tanah air. Kita punya tujuan bersama dan mengingatkan agar tujuan negara itu dicapai secara bersama, bukan dicekoki secara sepihak. Ini bagus menurut pemerintah, lalu rakyatnya suruh ikut saja, kan nggak bisa begitu,” pungkasnya.

Tags: Kritiklondo irengMahfud MDPrabowo SubiantoPresiden Prabowo Subianto

Related Posts

Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD Kritik Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Sebut Prosedurnya Tak Sesuai Aturan

July 30, 2026
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (23/7/2026).

Viral Usai Disebut Prabowo, Ini Asal Usul dan Sejarah Londo Ireng

July 30, 2026
komunitas pers mahasiswa dan AJI Yogyakarta gelar aksi di bunderan UGM kritik penyataan Presiden Prabowo, Minggu (26/7/2026).

AJI Yogyakarta Soroti Pernyataan “Londo Ireng”, Nilai Berpotensi Menggerus Kebebasan Pers

July 27, 2026
Ilustrasi kampus perguruan tinggi.

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Institusi Baru Bentukan Presiden Prabowo

July 24, 2026
Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD Nilai Kondisi Indonesia Sudah Penuhi Syarat Hukuman Mati bagi Koruptor

July 15, 2026
Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Perang Dingin Polri vs Kejaksaan, Mahfud MD: Fenomena Setan Ketemu Setan

July 12, 2026
Next Post
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta sedang mengecek berkas perkara kasus kekerasan anak Daycare Little Aresha, di ruangannya pada Selasa (28/7/2026).

Update Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha: Dua Anak Ketua Yayasan Ikut Diperiksa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.