YOGYAKARTA, POPULI.ID – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemda DIY. Proses pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan itu dilaksanakan di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).
Nama sembilan pejabat yang baru saja dilantik itu antara lain, Anna Rina Herbranti sebagai Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Imam Pratanadi sebagai Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Ana Windyawati sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik.
Kemudian, Aris Prasena sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, Raden Suci Rohmadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Anton Raharja sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY. Suyarno sebagai Kepala Dinas Sosial DIY, Atik Sudarmi sebagai Kepala Dinas Pariwisata DIY, serta Poniran sebagai Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah DIY.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa langkah pelantikan pejabat Eselon II itu dilaksanakan guna mengisi kekosongan jabatan. Sekaligus menjalankan aturan rotasi bagi pejabat yang telah mengabdi lebih dari lima tahun di posisi sebelumnya.
“Karena kalau sudah lebih dari 5 tahun, harus diputar (dimutasi). Jadi semisal Kepala Dinas, kalau sudah 5 tahun ya sekarang pindah jadi Asisten. Terus kalau Asisten sudah 5 tahun, dipindah. Karena ketentuannya seperti itu,” ungkap Sri Sultan HB X, Rabu (5/8/2026).
Raja Keraton Yogyakarta itu memastikan, pergeseran posisi di jajaran Pemda DIY merupakan hal lumrah dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Dari sembilan pejabat yang dilantik, enam di antaranya merupakan kepala dinas yang menempuh promosi atau pergeseran posisi berjenjang. Sedangkan sisanya merupakan pejabat yang dimutasi karena sudah menjabat lebih dari lima tahun.
“Ya kita jalani saja. Jadi sebetulnya yang asli dari golongan berjenjang Kepala Dinas itu posisinya ada enam orang. Yang lain itu kan hanya pindah posisi karena sudah lebih dari lima tahun,” kata Ngarsa Dalem.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Ngarsa Dalem menyampaikan pesan filosofis mendalam kepada para pejabat terlantik. Mengutip ikhtisar dari lakon wayang Wahyu Kahramaningrat, Sultan mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan tidak bisa dikejar hanya dengan nafsu atau sekadar berdiri paling dekat dengan pusat kekuasaan.
”Kekuasaan memang dapat diserahkan melalui satu lembar putusan, namun kewibawaan tidak pernah lahir dari kertas. Kewibawaan lahir dari laku yang berulang, yang teruji, dan yang pada akhirnya dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan, sejarah, maupun rakyat,” tegas Raja Keraton Yogyakarta tersebut.
Sultan juga meminta para pejabat untuk tidak terburu-buru merasa bangga atau jemawa setelah memegang jabatan baru. Sebab, masyarakat tidak akan menilai kinerja pejabat dari besarnya ruang kerja atau tingginya jabatan.
“Birokrasi yang saya kehendaki bukan yang menilai seseorang dari kursi yang ia duduki, melainkan dari jejak yang ia tinggalkan,” ujarnya.
Sri Sultan HB X juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan manajemen talenta ASN yang objektif berdasarkan kinerja, kompetensi, serta integritas moral. Bukan berdasarkan bisikan di lorong kekuasaan atau senioritas semata.
Sultan menginstruksikan agar para pimpinan baru, bisa meruntuhkan ego jabatan maupun ego kelembagaan yang bertentangan dengan filosofi Hamemayu Hayuning Bawono.
Dikatakan, tantangan utama bagi para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ke depan adalah menjabarkan makna keistimewaan DIY secara nyata, sebagai gerakan kebudayaan yang berdampak langsung pada masyarakat.
”Hendaknya pelantikan ini dijadikan momentum percepatan pembangunan menuju tujuan untuk meraih makna hakiki keistimewaan DIY. Yaitu peningkatan martabat dan kesejahteraan masyarakat. Selamat bekerja dan mengabdi,” pungkas Sri Sultan. (populi.id/Dewi Rukmini)







![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



