• Tentang Kami
Kamis, Oktober 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Disdik Sleman Gelar Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja

byredaksi
Oktober 7, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Disdik Sleman Gelar Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja

Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme bagi Pelajar dipusatkan di SMK Negeri 1 Godean, Kowanan, Sidoagung, Kapanewon Godean, Rabu (7/10/2026). (Humas Sleman)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN,POPULI.ID — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman menggelar Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme bagi Pelajar yang dipusatkan di SMK Negeri 1 Godean, Kowanan, Sidoagung, Kapanewon Godean, Rabu (7/10/2026). Deklarasi ini menjadi komitmen bersama pelajar, orang tua, guru, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta Sleman yang ramah anak.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sleman, Forkopimda, perangkat daerah terkait, serta perwakilan kepala sekolah, guru, murid, dan orang tua/wali murid dari jenjang SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Sleman. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menegaskan bahwa upaya pencegahan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya beban sekolah. Atas deklarasi ini, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh pihak yang mendukung upaya pencegahan kenakalan remaja.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkab dan DPRD Sleman Perketat Pengawasan Bullying di Sekolah

DP3APPKB Bantul Segera Asesmen Kasus Dugaan Perundungan Alumni SMAN 2 Bantul

“Deklarasi yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.

Harda menegaskan bahwa orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam membangun lingkungan yang mampu melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan dan perilaku negatif. “Orang tua, guru, pemerintah, dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak para murid untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif serta menjauhi perundungan, kekerasan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengingatkan agar pelajar cerdas memilah informasi di era digital dan berpikir kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan sesuatu.

Kepala Disdik Kabupaten Sleman Mustadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa deklarasi ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional, yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. “Tujuan pendidikan kita bukan hanya mencetak anak yang pintar, tetapi juga anak yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Karena itu, pencegahan kenakalan, kekerasan, dan paham radikalisme harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa deklarasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal pelaksanaan Instruksi Bupati Sleman Nomor 400.2.4.1/0099/2026 yang ditetapkan pada 13 Agustus 2026 tentang upaya pencegahan kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme bagi peserta didik di Kabupaten Sleman.
Melalui instruksi tersebut, setiap peserta didik bersama orang tua/wali diminta menandatangani surat pernyataan komitmen. Peserta didik berjanji tidak terlibat kekerasan, perundungan, tawuran, membawa senjata tajam, serta penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol. Mereka juga berkomitmen menjauhi paham radikalisme dan intoleransi serta bijak bermedia sosial.

Sementara itu, orang tua/wali berkomitmen memperkuat peran keluarga, melakukan pengawasan terhadap perkembangan anak, membangun komunikasi dengan pihak sekolah, serta mendampingi anak dalam menggunakan media sosial.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan anak, sekolah diminta menyosialisasikan Jam Rumah/Jam Istirahat Anak setiap hari pukul 22.00–04.00 WIB sebagai upaya melindungi anak dari kenakalan remaja dan kekerasan. Sekolah juga diminta merekap data siswa yang sudah dan belum menandatangani pernyataan untuk dilaporkan kepada Dinas Pendidikan, yang bertugas memantau serta mencegah berkembangnya kelompok pelajar atau geng sekolah.

Pelaksanaan Instruksi Bupati tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Sosial, dan Dinas Kominfo. Dalam pelaksanaannya, prinsip perlindungan anak dan penghormatan terhadap hak anak tetap menjadi perhatian.(*)

Tags: kenakalan remajaperundunganSMKtoleransi

Related Posts

Pemkab dan DPRD Sleman Perketat Pengawasan Bullying di Sekolah

September 28, 2026
Ilustrasi perundungan

DP3APPKB Bantul Segera Asesmen Kasus Dugaan Perundungan Alumni SMAN 2 Bantul

Juni 23, 2026
ilustrasi perudungan

Viral Dugaan Perundungan di SMAN 2 Bantul, Pemda DIY Turun Tangan

Juni 22, 2026
Mediasi antara perwakilan Gereja Misi Sejahtera (GMS) dan Front Jihad Islam (FJI) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dan Poldq DIY, Senin (26/5/2026). (Polda DIY).

Polda DIY Tegaskan Tolak Intoleransi, Mediasi Polemik GMS dan FJI di Bantul

Mei 26, 2026
Ilustrasi bunuh diri anak

Lagi-lagi Mencuat Kasus Bunuh Diri Anak, KPAI Desak Pemerintah Serius Tangani

Februari 18, 2026
Bupati Bantul Endah Subekti Kuntariningsih berinteraksi dengan jamaah Kristiani di Gunungkidul yang tengah merayakan natal, Rabu (24/12/2025) malam.

Momen Natal, Endah Subekti Ajak Umat Kristiani Gunungkidul Rawat Harmoni dan Toleransi

Desember 25, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.