• Tentang Kami
Wednesday, March 4, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Pakar Ekonomi Internasional UMS Dukung Deregulasi Kuota Impor: Bisa Berangus Mafia

Beberapa waktu lalu Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mencabut kuota impor saat hadir dalam sarasehan ekonomi di Jakarta. Ia menyebut siapa saja boleh impor.

byGalih Priatmojo
April 16, 2025
in Bisnis, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ilustrasi impor

ilustrasi impor. [pixabay]

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Keputusan pemerintah menderegulasi aturan kuota impor mendapat sambutan positif sebagian masyarakat. Pencabutan kuota impor sangat penting untuk membasmi praktik kecurangan impor.

Pencabutan kuota impor tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (8/4/2025), dalam Sarasehan Ekonomi di Jakarta. Presiden menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan untuk membuka peluang impor bagi siapapun.

BERITA MENARIK LAINNYA

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

Outlook Kredit Indonesia Menurun, Ekonom Desak Pemerintah Lakukan Ini

“Siapa saja boleh impor. Mau impor apa, silakan buka saja. Rakyat kita juga pandai kok, iya kan. Bikin kuota-kuota, abis itu perusahaan A, B, C, D yang hanya ditunjuk. Hanya dia boleh impor, enak saja,” kata Prabowo.

Pakar ekonomi internasional dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akbar Pratama Kartika mendukung langkah pemerintah untuk mencabut kuota impor. Menurutnya, deregulasi tersebut menjadi peluang untuk memberangus mafia impor.

Akbar menyebut terdapat tiga persoalan dalam kebijakan kuota impor, yakni celah suap untuk mendapatkan kuota impor, penunjukkan importir oleh pemerintah yang sarat konflik kepentingan, hingga potensi monopoli perdagangan oleh importir.

“Kalau barang impor hanya dipegang pihak-pihak tertentu, mau dinaikkan setinggi apapun harganya, kan nanti enggak ada saingannya,” ungkap Akbar sebagaimana dikutip dari laman UMS, Rabu (16/4/2025).

Menurut dia, konsumen dirugikan sebab tidak mendapat barang berkualitas dengan harga terjangkau. Sementara negara juga dirugikan akibat tindakan suap untuk mendapatkan hak mengimpor barang.

Adapun beberapa contoh kasus korupsi kuota impor adalah kasus pengurusan kuota impor bawang putih tahun 2019 yang menyeret bekas anggota DPR dari PDIP, Nyoman Dhamantra; suap senilai Rp100 juta dalam penentuan kuota impor gula tahun 2016 yang melibatkan Ketua DPD Irman Gusman; hingga kasus suap impor sapi pada 2013 yang menyandung Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Kendati dampak positif pencabutan tersebut terbilang baik, tak sedikit pihak yang khawatir jika pencabutan kuota impor akan mengancam produsen lokal. Salah satu strategi yang Akbar usulkan adalah menetapkan tarif impor. Kebijakan tersebut lebih adil dan tidak menimbulkan monopoli harga.

Kebijakan tarif akan membuat harga produk impor sedikit lebih tinggi dibanding produk dalam negeri. Hal ini membuat masyarakat akan memilih produk dalam negeri yang lebih terjangkau.

“Mau siapapun yang impor, tarifnya akan sama. Secara otomatis tarif akan membuat barang impor berkurang, karena peminatnya lebih sedikit akibat harga barang impor yang lebih mahal,” beber dosen Ekonomi Pembangunan UMS itu.

Akbar menilai pencabutan kuota impor merupakan kebijakan pemerintah yang berpihak pada konsumen. Namun, pemerintah tidak boleh lepas tangan setelah kuota impor resmi dicabut.

Dia menekankan pemerintah untuk terus memperhatikan sektor industri yang kuat dan sektor industri yang rentan dalam menghadapi barang impor. Proteksi khusus seperti tarif impor dapat diberlakukan khusus untuk sektor industri rentan. “Jangan sampai industri Indonesia kacau karena kebijakan ini,” tandasnya.

Tags: Akbar Pratama Kartikaekonomikuota impormafiaUniversitas Muhammadiyah Surakarta

Related Posts

Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

February 25, 2026
Ilustrasi ekonomi bisnis

Outlook Kredit Indonesia Menurun, Ekonom Desak Pemerintah Lakukan Ini

February 24, 2026
Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono

SBY Optimistis Prabowo-Gibran Bisa Atasi Dinamika Ekonomi Indonesia

February 13, 2026
ilustrasi PHK

PHK Meningkat Berpotensi Destruktif, Hempri: Pemerintah Jangan Abai

February 9, 2026
Wisatawan melintas di kawasan Tugu Yogyakarta.

Pakar UMY Soroti Tekanan Ekonomi DIY: Upah Rendah, Biaya Hidup Tinggi

February 1, 2026
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan melakukan penanaman bibit kopi arabika secara simbolik di kawasan perbukitan menoreh, Rabu (21/1/2026)

Tanam 2000 Bibit Kopi Arabika, Bupati Kulon Progo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru di Menoreh

January 22, 2026
Next Post
kolase Bupati Kulon Progo dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Adu Kekayaan Agung Setyawan vs Abdul Halim Muslih: Sesama Bupati, Bak Bumi Langit?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.