• Tentang Kami
Sunday, August 31, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Asal Muasal Jadah Tempe, Kuliner Khas Yogyakarta yang Legendaris

Dari sajian desa ke hidangan kraton, berikut ini perjalanan jadah tempe hingga menjadi ikon kuliner Yogyakarta

byredaksi
April 28, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi : jadah tempe

Ilustrasi : jadah tempe ((IG /adah tempe mba carik))

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Yogyakarta bukan hanya tentang keindahan alam dan keramahan warganya.

Di setiap sudut kota, ada cita rasa khas yang mampu membekas dalam kenangan, satu di antaranya adalah jadah tempe.

BERITA MENARIK LAINNYA

Modal Saling Percaya, Seorang Pengelola Homestay di Yogyakarta Nekat Gadaikan Motor Rental 4 Unit

Luncurkan Jatayu, Hasto Wardoyo Curhat Soal Banyak Program Hanya Seremonial Semata

Bagi banyak pelancong, mencicipi jadah tempe menjadi semacam ritual wajib.

Rasanya seolah tak lengkap berkunjung ke Yogya tanpa menggigit sepotong jadah kenyal yang dipadukan dengan tempe bacem manis gurih, dibungkus daun pisang yang sederhana namun penuh pesona.

Bahkan, bagi yang doyan pedas, sebiji cabai rawit siap melengkapi kenikmatan itu.

Namun, tahukah Anda bahwa makanan ikonik ini berakar dari sebuah kisah sederhana di kaki Gunung Merapi?

Pada era 1950-an, di sebuah desa di kawasan Kaliurang, hiduplah seorang carik (sekretaris desa) bernama Sastrodimono. Selain menjalankan tugasnya di desa, ia juga mengabdi sebagai abdi dalem keraton.

Bersama sang istri, Sastrodimono meracik sebuah sajian istimewa, jadah berbahan beras ketan yang dipadukan dengan tempe bacem manis yang awalnya hanya diperuntukkan untuk keluarga keraton.

Tak disangka, sajian sederhana ini justru memikat hati Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Sang Sultan jatuh hati pada rasa autentik jadah tempe buatan Sastrodimono, dan dari sanalah jalan cerita baru dimulai.

Dukungan dan pujian itu membangkitkan semangat Sastrodimono untuk membuka sebuah warung kecil, menjual makanan yang kini melekat kuat dalam identitas kuliner Yogyakarta.

Untuk membedakan racikannya dari yang lain, jadah tempe buatan Sastrodimono diberi nama khusus: Jadah Tempe Mbah Carik.

Nama ini bukan tanpa alasan konon, Kanjeng Ratu Ayu Hastungkara, istri Sultan Hamengku Buwono IX, yang mengusulkannya, mengambil inspirasi dari jabatan Sastrodimono sebagai carik.

Warung sederhana itu kini sudah menembus zaman, dikelola hingga generasi keempat.

Jadah Tempe Mbah Carik terus menjaga resep warisan leluhur, menghadirkan rasa yang tetap setia pada keaslian aslinya.

Tak heran, warung ini selalu menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Kaliurang dan sekitarnya.

Menjawab kebutuhan zaman, Jadah Tempe Mbah Carik kini juga menawarkan paket frozen, sehingga pengunjung dari luar kota bisa membawa pulang rasa otentik ini tanpa khawatir basi.

Harganya pun beragam, menyesuaikan dengan paket dan varian isi yang ditawarkan.

Dari sajian sederhana di desa, hingga menjadi ikon kuliner kebanggaan Yogyakarta, jadah tempe membuktikan bahwa rasa yang tulus dan kisah yang kuat selalu menemukan jalannya untuk bertahan.

Tags: jadah tempeKaliurangkratonnkulineroleh-olehSri Sultan Hamengku BuwonoYogyakarta

Related Posts

Pelaku penggelapan motor rental di Gedongtengen saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Kamis (28/8/2025)

Modal Saling Percaya, Seorang Pengelola Homestay di Yogyakarta Nekat Gadaikan Motor Rental 4 Unit

August 28, 2025
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Luncurkan Jatayu, Hasto Wardoyo Curhat Soal Banyak Program Hanya Seremonial Semata

August 20, 2025
Ratusan peserta mengikuti Lomba Melamun yang digagas Lokanusa Kotagede, Tamasya Karsa, dan Life at Kotagede di cagar budaya Bokong Semar, Kotagede, Yogyakarta, Senin (18/8/2025).

Lomba Melamun Meriahkan HUT ke-80 RI di Yogyakarta, Ciptakan Ruang Jeda di Tengah Hiruk-Pikuk

August 18, 2025
Ruas jalan di Juminahan, Pakualaman dipasangi pot tanaman di titik proyek PDAM

Viral Pot Tanaman Dipasang di Tengah Proyek PDAM di Jalan Juminahan, Ini Kata Warga Setempat

August 16, 2025
Polisi tetapkan tersangka kecelakaan maut di simpang Bugisan, Kota Yogyakarta saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (15/8/2025)

Polisi Tetapkan Pengemudi Honda Jazz Tersangka Kecelakaan Maut di Bugisan

August 15, 2025
Kapolresta Yogyakara Kombes Pol Eva Guna Pandia memimpin jumpa pers pembunuhan di sebuah losmen di Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (14/8/2025).

Perselingkuhan Berujung Cemburu, Perempuan Asal Kulon Progo Tewas di Losmen Pandeyan

August 15, 2025
Next Post
Ashley Kay menjual rumahnya untuk berkeliling dunia dengan truk setelah ayahnya meninggal secara mendadak, hingga membuatnya menyadari bahwa “hidup adalah untuk dijalani.”

Wanita Ini Jual Rumah untuk Keliling Dunia Setelah Kematian Ayahnya : 'Hidup adalah untuk Dijalani'

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.