• Tentang Kami
Monday, July 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Selidiki Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Mbah Tupon, Polisi Temukan Dugaan Pemalsuan Dokumen

Polda DIY saat ini tengah menindaklanjuti laporan terkait kasus yang menimpa Mbah Tupon dan telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

byGalih Priatmojo
May 10, 2025
in Bantul, headline
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto Mbah Tupon, lansia asal Bantul yang kena tipu mafia tanah

Foto Mbah Tupon, lansia asal Bantul yang kena tipu mafia tanah

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Niat Mbah Tupon Hadi Suwarno (68) lansia asal Bantul, memecah tanah miliknya berujung pada kabar mengejutkan bidang tersebut justru masuk daftar lelang.

Polda DIY saat ini tengah menindaklanjuti laporan tersebut dan telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Warga Temukan Granat Aktif Saat Gali Pondasi Toilet Wisata Karstubing Bantul

Sigit Mustofa Nurudin Nahkoda Baru Diaspora Bantul Warkaban

Kasus bermula saat Mbah Tupon hendak mengurus pemecahan bidang tanah.

Namun, proses itu terganggu karena tanah yang bersangkutan dikabarkan akan dilelang tanpa pemberitahuan resmi. Dugaan mafia tanah pun mencuat.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyatakan, gelar perkara dilakukan usai penyelidik mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan sejumlah pihak.

“Kami menemukan bukti awal yang cukup sehingga perkara naik ke penyidikan,” katanya, Jumat (9/5/2025).

Penyidik menduga tindak pidana meliputi Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dan Pasal 263 KUHP mengenai pemalsuan surat.

“Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan telah kami kirimkan ke Kejati DIY, dan kami berkoordinasi dengan Satgas Mafia Tanah,” imbuhnya.

Sebanyak 12 orang telah dimintai keterangan. Jumlah ini diperkirakan bertambah seiring pendalaman kasus.

“Kami memeriksa dokumen yang terindikasi menjadi barang bukti, serta telah mengajukan pemblokiran ke BPN,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada penetapan tersangka. Namun, penyidik menegaskan proses berjalan dengan prinsip kehati-hatian untuk menjaga akurasi hukum.

“Begitu alat bukti lengkap, kami akan umumkan hasilnya secara transparan,” tegasnya.

Tags: bantulKombes Pol Ihsanmafia tanahMbah TuponPolda DIY

Related Posts

penemuan granat nanas di kawasan wisata Kasturbing, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Senin (7/6/2026). (Polres Bantul)

Warga Temukan Granat Aktif Saat Gali Pondasi Toilet Wisata Karstubing Bantul

July 7, 2026
pengurus baru diaspora Warkaban yang diketuai Sigit Mustofa Nurudin

Sigit Mustofa Nurudin Nahkoda Baru Diaspora Bantul Warkaban

July 7, 2026
2 remaja di Bantul diamankan polisi usai melakukan pencurian material KDMP di Vuwosari, Pajangan, Bantul, Jumat (3/7/2026).

Polisi Amankan Dua Pemuda Usai Diduga Curi Material Proyek KDMP di Bantul

July 3, 2026
Penemuan jenazah seorang Satpam berinisial AS (48) dalam kondisi tergeletak yang diduga akibat serangan jantung di Perumahan Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY, Kamis (2/7/2026). (Polres Bantul)

Satpam Perumahan di Kasihan Bantul Ditemukan Meninggal di Pos Jaga

July 2, 2026
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan.

Polda DIY Periksa 31 Saksi Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul

June 30, 2026
Jumpa pers kasus penyalahgunaan izin Tanah Kas Desa oleh mantan Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji di Mapolda DIY, Selasa (30/6/2026).

Mantan Lurah Condongcatur Jadi Tersangka Penyalahgunaan TKD, Negara Rugi Rp 1,7 Miliar

June 30, 2026
Next Post
Pertemuan anggota DPRD Kota Yogyakarta dengan warga yang terlibat sengketa di kawasan Lempuyangan, Jumat (10/5/2025).

DPRD Kota Yogyakarta Tinjau Lokasi Sengketa Tanah Lempuyangan: KAI Klaim, Warga Gugat Hak Keraton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.