• Tentang Kami
Thursday, February 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Komisi C DPRD dan Pemkab Sleman Kolaborasi Hadapi Ancaman Krisis Air

omisi C juga mendorong reboisasi di kawasan hulu. Banyak mata air yang tertutup akibat erupsi Merapi dan alih fungsi lahan, yang memperparah kondisi air di musim kering.

byGalih Priatmojo
July 17, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Talkshow Srawung Sleman bertajuk Mitigasi Krisis Air di Sleman yang digelar di Puri Mataram

Talkshow Srawung Sleman bertajuk Mitigasi Krisis Air di Sleman yang digelar di Puri Mataram

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Potensi krisis air bersih mulai menghantui wilayah Kabupaten Sleman. Komisi C DPRD Sleman pun mengambil langkah tegas dengan mendorong pengetatan regulasi pembangunan, konservasi lingkungan, serta kolaborasi lintas sektor guna menyelamatkan sumber daya air sebelum terlambat.

Meskipun Sleman dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak sumber air, ancaman kekeringan dan pencemaran tidak bisa diabaikan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Sugeng Riyanta, yang mengungkapkan bahwa banyak sumber air di Sleman tidak lagi memenuhi baku mutu kualitas air.

“Pencemaran air di Sleman sebagian besar justru berasal dari aktivitas rumah tangga, bukan industri,” jelas Sugeng dalam talkshow Srawung Sleman bertema ‘Mitigasi Air Bersih ‘ yang ditayangkan di YouTube SlemanTV, Senin (7/7/2025).

Ia juga menambahkan bahwa penurunan muka air tanah menjadi tantangan tersendiri, terutama saat musim kemarau tiba.

Lebih jauh, Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, menyoroti dampak lingkungan dari minimnya kawasan resapan air. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dengan kondisi saat ini.

“Hari ini air masih mengalir, tapi apakah 10 atau 15 tahun ke depan kita masih bisa menikmatinya? Semua bergantung pada bagaimana kita mengelolanya sekarang,” ujar Makwan.

Ia mencontohkan banjir di Kali Bedog dan Kali Boyong sebagai dampak hilangnya daya serap tanah. “Air langsung lari ke sungai tanpa sempat meresap. Ini pertanda ketidakseimbangan yang berbahaya,” tegasnya.

Peran Strategis

Menanggapi berbagai temuan dan peringatan tersebut, anggota Komisi C DPRD Sleman, Herman Budi, menilai perlu ada pengawasan lebih ketat terhadap pembangunan perumahan yang dapat memperparah penurunan kualitas air.

“Saat saya masih menjabat lurah, saya terapkan aturan yang membatasi pembangunan perumahan besar, serta menjaga jarak ideal antara sumur dan septic tank. Prinsipnya, pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas air tanah,” jelas Herman.

Ia menambahkan, krisis air merupakan persoalan lintas sektor yang membutuhkan kerja sama lintas komisi dan lembaga.

“Komisi C bersama Komisi A, Komisi D, dinas teknis, dan PDAM harus bersinergi untuk menyusun strategi jangka panjang yang menyeluruh,” imbuhnya.

Tak hanya dari sisi regulasi, Komisi C juga mendorong reboisasi di kawasan hulu. Banyak mata air yang tertutup akibat erupsi Merapi dan alih fungsi lahan, yang memperparah kondisi air di musim kering.

“Penghijauan kembali kawasan hulu adalah langkah krusial untuk mengembalikan fungsi hidrologis alam,” tegas Herman.

Sementara itu, anggota Komisi C lainnya, Chisya Ayu, menyoroti pentingnya pemanfaatan air hujan. Menurutnya, air hujan bisa menjadi alternatif sumber air bersih jika dikelola dengan baik.

“DLH sudah memulai dengan membangun Instalasi Penampungan Air Hujan (IPAH) dan sistem drainase ramah lingkungan di sejumlah titik. Tapi ini harus diperluas dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ujarnya.

Chisya menambahkan bahwa perubahan kebijakan tidak akan cukup tanpa keterlibatan masyarakat. “Perlu edukasi yang masif agar warga paham pentingnya menjaga air, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Mulai dari perbaikan sanitasi hingga berhenti membuang limbah sembarangan,” tutupnya.

Tags: DPRDKomisi Ckrisis airmitigasiSlemanSrawung Sleman

Related Posts

Lagu cita-citaku yang dinyanyikan Gandhi Sehat resmi ditarik dari peredaran

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

February 15, 2026
Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

Sambut Ramadan, D Kaliurang Suguhkan Buy 5 Get 1 Free

February 13, 2026
Akhmad Ritaudin, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Sleman.

Disdik Sleman Siapkan Pengaturan KBM dan Libur Ramadhan 2026, Tunggu SE Resmi

February 13, 2026
Juru Bicara Pengadilan Negeri Sleman, Jayadi Husain.

Luruskan Soal Tujuh Warga Mlati yang Dibui karena Cegah Klitih, PN Sleman: Tidak Benar

February 12, 2026
6 Fakta Terkini Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Fee 10 Persen hingga Wisata Mati Suri

6 Fakta Terkini Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Fee 10 Persen hingga Wisata Mati Suri

February 12, 2026
Anggota Basarnas dan sejumlah relawan melakukan evakuasi korban terjebur sumur di Gamping, Sleman, DIY, Selasa (10/2/2026). (Basarnas Yogyakarta)

Terjatuh Saat Perbaiki Pompa Air, Warga Gamping Terperosok ke Sumur Sedalam 15 Meter

February 10, 2026
Next Post
Talkshow Srawung Sleman bertajuk Pasar Godean antara Harapan dan Kenyataan yang berlangsung di Bulak Senthe

Pasar Godean Urung Bergeliat, Pemkab dan DPRD Sleman Didesak Ambil Langkah Nyata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.