• Tentang Kami
Tuesday, May 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Mendorong Warisan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi dan Identitas Kota

Rakernas JKPI XI di Yogyakarta bukan hanya ajang bertukar gagasan, tetapi juga panggilan kolektif untuk menempatkan budaya sebagai pusat pembangunan.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
August 6, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) resmi digelar di Kota Yogyakarta pada Rabu (6/8/2025).

Bertempat di Hotel Tentrem, pertemuan ini diikuti oleh 58 daerah anggota dan empat daerah peninjau calon anggota baru, yakni Kota Magelang, Kabupaten Sleman, Kapuas Pulang Pisau, dan Lombok Utara.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polisi Masih Buru Empat Pelaku Diduga Terlibat Penganiayaan di Kotabaru

Kronologi Pembacokan Pelajar di Kawasan Kotabaru

Momentum ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan. Rakernas kali ini mengusung semangat baru: menjadikan pelestarian pusaka sebagai fondasi pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan bahwa Rakernas ini menjadi tonggak penting dalam menguatkan posisi Yogyakarta sebagai Ibu Kota Budaya Indonesia.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya sebatas menjaga warisan fisik seperti bangunan dan kawasan, tetapi juga nilai-nilai dan praktik hidup yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

“Pelestarian budaya harus berdampak secara nyata—bukan hanya estetika, tapi juga ekonomi. Aktivitas budaya bisa menjadi jalan keluar dari stagnasi ekonomi, memberi penghidupan baru melalui UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata,” ujar Hasto.

Ia juga menekankan pentingnya mengangkat Kawasan Cagar Budaya (KCB) seperti Kraton, Kotabaru, Kotagede, dan Pakualaman sebagai destinasi unggulan yang memberi manfaat langsung bagi warga.

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X,dalam sambutannya memberikan refleksi mendalam.

Menurutnya, pelestarian warisan budaya harus menembus batas administratif dan simbolik, menjadi proses sosial yang melibatkan masyarakat secara aktif dan inklusif.

“Kita perlu bertanya: apakah strategi yang kita ambil selama ini sudah cukup melibatkan warga? Sudahkah kita memberi ruang untuk inovasi tanpa meninggalkan nilai luhur?” tutur Sri Sultan.

Ia menegaskan bahwa pusaka bukan hanya benda atau bangunan, melainkan juga ingatan kolektif, praktik sosial, dan identitas hidup yang harus terus dijaga melalui partisipasi, dialog, dan pemaknaan ulang yang kontekstual.

Ketua Presidium JKPI sekaligus Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menekankan bahwa Rakernas ini menjadi ruang refleksi atas tantangan kota-kota pusaka di Indonesia.

Ia menyatakan, pelestarian budaya harus menjadi strategi pembangunan yang mampu menguatkan ekonomi lokal, memperkokoh karakter daerah, serta mendorong inovasi berbasis tradisi.

“Kami juga menetapkan Kota Yogyakarta sebagai Ibu Kota Budaya Indonesia untuk periode 2025–2026, melihat sejarah panjang dan konsistensinya dalam menjaga warisan budaya, mulai dari tata ruang kosmologis, seni pertunjukan, hingga kreativitas masyarakatnya,” kata Yamin.

Tags: gubernur DIYhasto wardoyoJaringan Kota Pusaka IndonesiaJKPIKawasan Cagar BudayaKota YogyakartaKotabaruKotagedeKratonMuhammad YaminPakualamanSri Sultan Hamengku Buwono XWali Kota Banjarmasinwali kota yogyakarta

Related Posts

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riski Adrian, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar, Jumat (22/5/2026).

Polisi Masih Buru Empat Pelaku Diduga Terlibat Penganiayaan di Kotabaru

May 25, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riski Adrian, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar, Jumat (22/5/2026).

Kronologi Pembacokan Pelajar di Kawasan Kotabaru

May 24, 2026
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

7 Fakta Menarik Pertemuan 3,5 Jam Megawati dan Sri Sultan HB X di Yogyakarta

May 23, 2026
Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X, saat ditemui di Kepatihan, Kamis (21/5/2026).

Prosesi Hajad Dalem Garebeg Besar 2026 Digelar Sederhana, Sri Sultan HB X: Penghematan

May 22, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, saat ditemui Rabu (20/5/2026).

Polisi Ringkus 3 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pelajar di Kotabaru, Tiga Lainnya Masih Buron

May 21, 2026
Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

Unik! Penjual Hewan Kurban Dadakan di Yogyakarta, Buka Lapak di Kompleks Makam

May 17, 2026
Next Post
Penampilan para penari di Indonesian Street Performance Jogja Cross Culture: Nusantara Menari yang digelar di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (6/8/2025). (dok.Humas Pemkot Yogyakarta)

Indonesian Street Performance Hadirkan Kekayaan Budaya Nusantara di Jantung Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.