• Tentang Kami
Jumat, Oktober 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mulai 1 Januari 2026, Depo Sampah di Kota Yogyakarta Dilarang Terima Sampah Organik

kelurahan tidak menjadi tempat pengumpulan sampah organik basah. Melainkan hanya sebagai titik pengumpulan sampah organik kering.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
Desember 30, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan memberlakukan larangan pengiriman sampah organik ke seluruh depo sampah mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk menekan volume sampah yang masuk ke depo. Mengingat limbah organik selama ini mendominasi komposisi sampah harian.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyebut kebijakan itu telah disertai dengan kesiapan sistem pengelolaan sampah organik di tingkat wilayah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dinas PUPKP Gelar Apel Besar Bersama Bupati Harda Kiswaya

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

“Kami menyiapkan dengan membantu masyarakat yang mau membuang sampah organik kering, misalnya daun-daun, itu bisa dibawa ke kelurahan setempat. Sudah ada meeting point-nya,” ujar Hasto, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, sampah organik kering seperti daun hasil sapuan jalan akan dipilah oleh petugas penggerobak, kemudian dikumpulkan di kelurahan masing-masing. Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta akan melakukan pengambilan secara rutin setiap hari.

“Nanti dari DLH akan keliling ke kelurahan tiap hari mengambil sampah organik kering,” jelasnya.

Sementara itu, pengelolaan sampah organik basah seperti sisa makanan dinilai sudah memiliki sistem tersendiri. Sampah jenis ini akan dikumpulkan menggunakan ember, dijemput oleh penggerobak, dan sebagian dimanfaatkan atau dijual untuk pakan ternak, maggot, dan kebutuhan lainnya.

“Organik basahnya sudah ada manajemennya. Saya tinggal menambah satu manajemen untuk organik kering. Titik temunya di kelurahan masing-masing, karena itu tidak bau,” kata Hasto.

Ia menegaskan bahwa kelurahan tidak menjadi tempat pengumpulan sampah organik basah. Melainkan hanya sebagai titik pengumpulan sampah organik kering.

“Sampah organik kering, bukan basah. Kalau basah itu pengumpulannya sudah tertutup. Organik kering diwadahi karung atau plastik, ditaruh di situ, nanti kita ambil,” tegasnya.

Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, mengatakan kebijakan pelarangan sampah organik ke depo merupakan bagian dari strategi pengurangan sampah dari hulu.

“Mulai 1 Januari 2026 semua depo tidak menerima sampah organik. Ini dalam rangka mereduksi sampah. Kami ingin organik itu selesai di wilayahnya masing-masing atau di level kelurahan,” ujarnya.

Menurut Rajwan, DLH telah mengoordinasikan skema pemilahan sampah sejak dari rumah tangga agar pengelolaan dapat dilakukan berdasarkan jenisnya. Berdasarkan data DLH, komposisi sampah yang masuk ke depo selama ini didominasi oleh sampah organik dengan porsi mencapai 50 hingga 60 persen.

“Dengan cara seperti ini, kami berharap sampah di depo bisa tereduksi hingga 50 persen. Sehingga depo tidak penuh lagi dan tidak terjadi penumpukan sampah seperti yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” tandasnya.

Tags: Dinas Lingkungan Hiduphasto wardoyoRajwan TaufiqsampahYogyakarta

Related Posts

Dinas PUPKP Gelar Apel Besar Bersama Bupati Harda Kiswaya

Dinas PUPKP Gelar Apel Besar Bersama Bupati Harda Kiswaya

Oktober 9, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq.

Kualitas Air di Kota Yogyakarta Berstatus Waspada, DLH Dorong Warga Kelola Limbah Secara Tepat

Juli 19, 2026
Next Post
Terdakwa pembakaran tenda Polda DIY Perdana Arie Veriasa saat berbicara dengan penasehat hukumnya sebelum persidangan di Pengadilan Negeri Sleman, Senin (22/12/2025).

Kapolda DIY Sebut Kasus Perdana Arie Tidak Terkait Unjuk Rasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.