SLEMAN, POPULI.ID – Seluruh pasien yang sempat dirawat di RSUP Dr Sardjito akibat insiden aksi massa di Mapolda DIY, baik dari pihak kepolisian maupun massa aksi, telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Pihak rumah sakit kini tengah berkoordinasi dengan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Sleman terkait pembiayaan perawatan para pasien tersebut.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, mengungkapkan bahwa beban biaya perawatan pasien telah dialihkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Koordinasi administratif dengan Jamkesda Sleman dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (10/9/2025).
“Kami akan lakukan koordinasi dengan Jamkesda Sleman yang rencananya hari Rabu besok, karena mungkin di kami kalau RS Sardjito sudah melakukan penghitungan-penghitungan biayanya dari sekian pasien itu berapa,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Secara keseluruhan, RSUP Dr Sardjito merawat 29 pasien terkait insiden tersebut. Dari jumlah tersebut, satu pasien merupakan anggota Polda DIY, dua lainnya berasal dari Purworejo, dan 26 pasien merupakan warga DIY.
Menurut Banu, pasien asal Purworejo telah dipastikan ditanggung oleh Jamkesda Kabupaten Purworejo, sementara anggota kepolisian ditanggung oleh asuransi institusinya. Adapun 26 pasien warga DIY yang tergolong masyarakat umum akan dikoordinasikan pembiayaannya dengan Jamkesda Sleman.
“Yang Purworejo sudah ada statement dari Pemkab Purworejo bahwa itu dijamin oleh Jamkesda Purworejo. Yang satu anggota (polisi) dicover oleh asuransinya. Nah, 26 lain yang masyarakat umum ini yang nanti akan kami konsolidasikan dengan Jamkesda,” tambahnya.
Enam pasien terakhir dipulangkan pada Minggu (7/9/2025), menandai selesainya perawatan seluruh korban aksi massa di rumah sakit tersebut. Seluruh pasien diminta untuk tetap menjalani kontrol medis guna memantau proses pemulihan pasca perawatan.
“Kalau kontrol, kemarin yang rawat inap pasti ada kontrol walaupun sekali. Kami akan lihat kondisi medisnya dan dia harus dikontrol,” jelas Banu.
Banu menyebut, pihak rumah sakit juga telah merinci jumlah perkiraan biaya perawatan total seluruh pasien yang telah dipulangkan. Rincian biaya tersebut akan disampaikan saat pertemuan di hari Rabu mendatang.
“Kalau Jamkesda Sleman atau Dinkes Sleman itu kan dia juga menampung tidak hanya dari RS Sardjito, nah itu mungkin baru konsolidasi data-data itu,” paparnya.












