• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Masalah Sampah di Kota Yogyakarta Meningkat Lagi, OPD Diminta Dampingi Tiap Kemantren Maksimalkan Mas Jos

Organisasi Peramgkat Daerah (OPD) diminta tidak hanya sekadar melakukan sosialisasi, namun juga melakukan internalisasi untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengolah sampah.

byGalih Priatmojo
September 18, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo San) Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono saat ditemui di gedung Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Kamis (18/9/2025).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo San) Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono saat ditemui di gedung Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Kamis (18/9/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Seluruh perangkat di Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendapatkan tugas untuk melakukan sosialisasi pengolahan sampah di setiap Kemantren buntut masalah sampah yang kembali naik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo San) Kota Yogyakarta Ignatius Trihastono menyampaikan kebijakan tersebut menyesuaikan langkah dari program Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo melalui Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) menjawab permasalahan sampah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

Pada level ini, Organisasi Peramgkat Daerah (OPD) diminta tidak hanya sekadar melakukan sosialisasi, namun juga melakukan internalisasi untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengolah sampah.

“Fokusnya pada level hulu, artinya di masyarakat pada basis rumah tangga, bagaimana ini mengubah pola di masyarakat,” katanya saat ditemui di Gedung Magister Manajemen (MM) Univerostas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Kamis (18/9/2025).

“Masyarakat harus bertanggung jawab atas produksi sampah sekaligus untuk menjawab tantangan kita bersama terkait titik-titik pengolahan sampah yang hari ini sangat terbatas,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Kelik ini menyampaikan Diskominfo San Kota Yogyakarta melalui ketugasanya berperan untuk menyampailan pesan melalui tim diseminasi informasi.

“Kami gerakkan tim diseminasi informasi melalui medsos atau bekerjasama dengan rekan-rekan media. Tim ini masing-masing mengisi fungsinya dengan tema yang kita sepakati memgatasi bersama masalah sampah di Kota Yogyakarta,”katanya.

Ia menyebut untuk 1 OPD diberikan tugas untuk memdampingi 1 Kemantrem hingga internalisasi yang dilakukan menunjukkan hasilnya.

“Mulai minggu depan aksinya harus sudah nyata, bukan sekedar pendampingan dan mengevaluasi, tapi bersama-sama masyarakat menumbuhkan gerakan berbasis rumah tangga, sekaligus melihat juga dinamika prosesnya seperti apa,” imbuhnya.

“Jadi terjemahanya di lapangan adalah sekarang semua dinas adalah Dinas Lingkungan Hidup, artinya masing-masing memiliki tanggung jawab besar,”katanya.

Ignatius menyampaikan Diskominfo San Kota Yogyakarta mendapat jatah untuk melakukan internalisasi pengolahan sampah di Yigyakarta.

Sementara itu, Ketua Badan Penamggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Nur Hidayat menyampaikan, berbicara tentang sampah, disebutnya masih menjadi dinamika masyarakat yang belum terselesaikan.

Ia menyebut bahsa sampah tidak bisa dihilangkan dari kehidupan masyarakat sekitar. Kendati begitu, ia menegaskan bahwa sampah perlu disikapi dengan manajemen yang baik dari hulu hingga hilir.

“Tapi bisa di manajemen, bagaimana sampah ini pasti hadir, tapi tidak memberikan dampak negatif kepada lingkungan sosial secara umum,” katanya.

“Ini akan dilaksanakan terkait bagaimana mengolah sampah organik dengan sistem Mas Jos yang digerakan oleh Bapak Wali Kota ini bagaiman sampah supaya tidak memberikan dampak negatif,” imbuh Nur.

Sampah organik disebutnya hisa menjadi hal yang bermanfaat bagi lingkungan jika dikelola drngan baik.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: hasto wardoyoIgnatius TrihastonoKota YogyakartaMas JosOPDsampah

Related Posts

Kondisi depo sampah Kotabaru sebelum dilakukan pengosongan oleh Pemkot Yogyakarta.

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, meninjau salah satu sudut bangunan baru Pasar Terban, Selasa (30/12/2025).

Pasar Terban Jadi Pasar Pertama Terintegrasi Rumah Potong Ayam, Mulai Beroperasi 10 Januari 2026

December 31, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Mulai 1 Januari 2026, Depo Sampah di Kota Yogyakarta Dilarang Terima Sampah Organik

December 30, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

UMK Kota Yogyakarta 2026 Ditetapkan Rp2,82 Juta, Ini Kata Hasto Wardoyo

December 24, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo (kiri), menyampaikan persiapan menjelang Nataru dalam jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (17/12/2025).

Pemkot Yogyakarta Pastikan Malioboro Tetap Bisa Dilalui Kendaraan Selama Nataru

December 18, 2025
Next Post
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria saat diwawnacarai di Auditorium Magister Manajemen (MM) UGM, Sleman, DIY, Kamis (18/9/2025).

Tanggapi Usulan DPR Soal 1 Orang 1 Akun Medsos, Wamen Komdigi: Bukan Untuk Pembatasan Ruang Ekpresi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.