• Tentang Kami
Wednesday, April 22, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kenduri Suara Ibu Indonesia Gelar Aksi Ketiga di Bundaran UGM, Desak Penghentian MBG dan Luncurkan MBG Watch

Suara Ibu Indonesia menyoroti sifat sentralistik dari program MBG yang membuat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan koreksi atau pengawasan terhadap pelaksanaannya.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 17, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia kembali menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi ini digelar di Bundaran UGM Yogyakarta pada Jumat (17/10/2025) sore.

Aksi tersebut diikuti oleh sejumlah ibu-ibu di Yogyakarta yang ingin menyuarakan aspirasinya mengenai kasus keracunan yang terjadi selama pelaksanaan program MBG. Ada beberapa tuntutan yang dibawa oleh massa aksi. Antara lain tuntutan untuk menghentikan MBG sementara, mengevaluasi program tersebut, mengembalikan kedaulatan pangan, serta mengembalikan hak dasar mengonsumsi makanan dengan layak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Diduga Kelebihan Muatan, Sebanyak 12 Mahasiswa UAD Terjebak di dalam Lift

PLN Dukung Geliat Ekonomi Kreatif lewat Konser Sarga Festival di Yogyakarta

Perwakilan Suara Ibu Indonesia, Gernata Titi, menyampaikan aksi ini merupakan bagian dari rangkaian “Kenduri Suara Ibu Indonesia” yang ketiga kalinya. Aksi yang kali ketiga ini dikemas dalam bentuk diskusi.

“Tuntutan kami tetap sama, hentikan program MBG yang sentralistik dan militeristik,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, diskusi kali ini berfokus pada pandangan orang tua, akademisi, dan lembaga independen seperti Center of Economic and Law Studies (Celios). Salah satu inisiatif yang dibahas adalah MBG Watch, platform pemantauan independen terhadap program MBG.

Gernata juga menyinggung kasus keracunan massal yang baru-baru ini terjadi di SMA Negeri 1 Yogyakarta. Di mana lebih dari 400 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menerima makanan dari program MBG.

“Selama MBG masih memakan korban, kami akan terus melakukan aksi. Evaluasi harus dilakukan setelah program dihentikan sementara, bukan sambil jalan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sifat sentralistik dari program MBG yang membuat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan koreksi atau pengawasan terhadap pelaksanaannya. Gernata menegaskan gerakan ini tidak akan berhenti sampai pemerintah menunjukkan respons nyata.

“Keprihatinan kami masih sama. Kami akan terus melakukan kenduri dan aksi hingga ada evaluasi menyeluruh dan perubahan nyata terhadap MBG,” ucapnya.

Peneliti dari Celios dan MBG Watch, Jaya Darmawan, menjelaskan platform MBG Watch merupakan kolaborasi berbagai lembaga seperti Celios, Transparency International Indonesia (TII), Lapor Sehat, Bareng Warga, dan LBH Jakarta.

Platform ini memungkinkan masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan terkait MBG seperti keracunan, kualitas gizi, makanan tidak matang, hingga indikasi korupsi. Baik melalui website, formulir daring, maupun WhatsApp.

“Per 17 Oktober, kami sudah menerima 146 laporan. Tiga terbesar yang dilaporkan adalah terkait keracunan, rendahnya nilai gizi, dan makanan tidak matang,” jelas Jaya.

Ia menambahkan pelaporan ini bersifat nasional dan akan dianalisis serta diverifikasi oleh tim ahli, terutama terkait kandungan gizi.

“Salah satu masalah besar yang kami temukan adalah banyaknya penggunaan ultra processed food oleh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang secara gizi buruk bagi anak-anak,” tambahnya.

Jaya juga menyebut platform ini bertujuan menjadi dasar untuk mendorong langkah hukum dan advokasi, termasuk gugatan publik dan petisi nasional.

Celios sendiri sejak awal telah merekomendasikan agar program MBG diganti dengan skema bantuan tunai langsung atau cash transfer yang dinilai lebih efisien dan tepat sasaran.

“Hitungan kami, bantuan tunai bisa mencapai Rp 50 ribu per hari per anak. Itu lebih dari cukup untuk membeli makanan bergizi, dibandingkan dengan model MBG yang boros dan rentan disalahgunakan,” terang Jaya.

Ia juga menyarankan agar anggaran MBG sebesar Rp 335 triliun dikembalikan ke sektor pendidikan dan perlindungan sosial yang lebih berdampak. Seperti peningkatan Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga wacana pendidikan gratis.

“Dengan Rp 40-50 triliun per tahun, pendidikan gratis bisa tercapai. Jadi daripada melanjutkan program MBG yang penuh masalah, lebih baik anggaran dibekukan dan dialihkan ke program yang lebih mendesak dan terukur,” tandasnya.

Tags: Bundaran UGMkendurikeracunanMakan Bergizi GratisMBGSuara Ibu IndonesiaYogyakarta

Related Posts

Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta mengevakuasi 12 mahasiswa UAD yang terjebak di dalam lift kampus yang berada di Jalan Kapas, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (20/4/2026).

Diduga Kelebihan Muatan, Sebanyak 12 Mahasiswa UAD Terjebak di dalam Lift

April 21, 2026
PLN menghadirkan booth layanan untuk mendukung gelaran konser musik Sarga Festival di Stadion Kridosono Kota Yogyakarta, Minggu (19/4/2026).

PLN Dukung Geliat Ekonomi Kreatif lewat Konser Sarga Festival di Yogyakarta

April 21, 2026
Warga Yogyakarta, Amelia (20), mendapatkan hadiah utama permaian Lucky Strings di Booth PLN dalam konser Sarga Festival di Stadion Kridosono Kota Yogyakarta, Minggu (19/4/2026).

Permainan Lucky Strings Booth PLN di Konser Sarga Festival Diserbu Penonton

April 20, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Kepala DP3 Sleman Rofiq Andriyanto dipandu Dina Trinil dan Angger Sukisno di pengolahan susu di Koperasi Samesta Cangkringan

Dari Lereng Merapi, Koperasi Samesta Topang Kebutuhan Susu di Sleman dan Dukung Program MBG

April 17, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di Balaikota pada Rabu (15/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Geser Fokus Penerima Manfaat MBG ke Ibu Hamil dan Balita

April 16, 2026
Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

April 8, 2026
Next Post
Suasana kantor Balai Besar Sungai Wilayah Serayu Opak (BBWSSO) saat dipenuhi truk penambang usai melakukan aksi menolak penghapusan alat bantu kerja di pertambangan rakyat, Rabu (15/10/2025).

BBWSSO Gandeng Forkopimda DIY Bahas Solusi Buntut Tuntutan Penambang Progo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.