• Tentang Kami
Monday, June 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kenduri Suara Ibu Indonesia Gelar Aksi Ketiga di Bundaran UGM, Desak Penghentian MBG dan Luncurkan MBG Watch

Suara Ibu Indonesia menyoroti sifat sentralistik dari program MBG yang membuat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan koreksi atau pengawasan terhadap pelaksanaannya.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 17, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia kembali menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi ini digelar di Bundaran UGM Yogyakarta pada Jumat (17/10/2025) sore.

Aksi tersebut diikuti oleh sejumlah ibu-ibu di Yogyakarta yang ingin menyuarakan aspirasinya mengenai kasus keracunan yang terjadi selama pelaksanaan program MBG. Ada beberapa tuntutan yang dibawa oleh massa aksi. Antara lain tuntutan untuk menghentikan MBG sementara, mengevaluasi program tersebut, mengembalikan kedaulatan pangan, serta mengembalikan hak dasar mengonsumsi makanan dengan layak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

Perwakilan Suara Ibu Indonesia, Gernata Titi, menyampaikan aksi ini merupakan bagian dari rangkaian “Kenduri Suara Ibu Indonesia” yang ketiga kalinya. Aksi yang kali ketiga ini dikemas dalam bentuk diskusi.

“Tuntutan kami tetap sama, hentikan program MBG yang sentralistik dan militeristik,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, diskusi kali ini berfokus pada pandangan orang tua, akademisi, dan lembaga independen seperti Center of Economic and Law Studies (Celios). Salah satu inisiatif yang dibahas adalah MBG Watch, platform pemantauan independen terhadap program MBG.

Gernata juga menyinggung kasus keracunan massal yang baru-baru ini terjadi di SMA Negeri 1 Yogyakarta. Di mana lebih dari 400 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menerima makanan dari program MBG.

“Selama MBG masih memakan korban, kami akan terus melakukan aksi. Evaluasi harus dilakukan setelah program dihentikan sementara, bukan sambil jalan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sifat sentralistik dari program MBG yang membuat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan koreksi atau pengawasan terhadap pelaksanaannya. Gernata menegaskan gerakan ini tidak akan berhenti sampai pemerintah menunjukkan respons nyata.

“Keprihatinan kami masih sama. Kami akan terus melakukan kenduri dan aksi hingga ada evaluasi menyeluruh dan perubahan nyata terhadap MBG,” ucapnya.

Peneliti dari Celios dan MBG Watch, Jaya Darmawan, menjelaskan platform MBG Watch merupakan kolaborasi berbagai lembaga seperti Celios, Transparency International Indonesia (TII), Lapor Sehat, Bareng Warga, dan LBH Jakarta.

Platform ini memungkinkan masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan terkait MBG seperti keracunan, kualitas gizi, makanan tidak matang, hingga indikasi korupsi. Baik melalui website, formulir daring, maupun WhatsApp.

“Per 17 Oktober, kami sudah menerima 146 laporan. Tiga terbesar yang dilaporkan adalah terkait keracunan, rendahnya nilai gizi, dan makanan tidak matang,” jelas Jaya.

Ia menambahkan pelaporan ini bersifat nasional dan akan dianalisis serta diverifikasi oleh tim ahli, terutama terkait kandungan gizi.

“Salah satu masalah besar yang kami temukan adalah banyaknya penggunaan ultra processed food oleh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang secara gizi buruk bagi anak-anak,” tambahnya.

Jaya juga menyebut platform ini bertujuan menjadi dasar untuk mendorong langkah hukum dan advokasi, termasuk gugatan publik dan petisi nasional.

Celios sendiri sejak awal telah merekomendasikan agar program MBG diganti dengan skema bantuan tunai langsung atau cash transfer yang dinilai lebih efisien dan tepat sasaran.

“Hitungan kami, bantuan tunai bisa mencapai Rp 50 ribu per hari per anak. Itu lebih dari cukup untuk membeli makanan bergizi, dibandingkan dengan model MBG yang boros dan rentan disalahgunakan,” terang Jaya.

Ia juga menyarankan agar anggaran MBG sebesar Rp 335 triliun dikembalikan ke sektor pendidikan dan perlindungan sosial yang lebih berdampak. Seperti peningkatan Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga wacana pendidikan gratis.

“Dengan Rp 40-50 triliun per tahun, pendidikan gratis bisa tercapai. Jadi daripada melanjutkan program MBG yang penuh masalah, lebih baik anggaran dibekukan dan dialihkan ke program yang lebih mendesak dan terukur,” tandasnya.

Tags: Bundaran UGMkendurikeracunanMakan Bergizi GratisMBGSuara Ibu IndonesiaYogyakarta

Related Posts

YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara simbolis menyerahkan TNKTB kepada perwakilan komunitas bentor Kota Yogyakarta dalam kegiatan penyaluran 50 unit becak listrik dan pemusnahan 50 bentor di KUPT Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Pemkot Yogyakarta Salurkan 50 Unit Becak Listrik Bantuan CSR PT KAI kepada Pengayuh Bentor

June 3, 2026
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Fahri Hamzah melakukan pemantaun Kampung Lampion, Kotabaru, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (29/5/2026).

Fahri Hamzah Dorong Penataan Bantaran Sungai Code Yogyakarta Jadi Model Nasional

May 29, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyaksikkan penyembelihan sapi kurban dari Presiden Prabowo untuk warga di kawasan Sungai Code, Rabu (27/5/2026)

Presiden Prabowo Bagikan Sapi Kurban ke Warga Bantaran Kali Sungai Code

May 27, 2026
Next Post
Suasana kantor Balai Besar Sungai Wilayah Serayu Opak (BBWSSO) saat dipenuhi truk penambang usai melakukan aksi menolak penghapusan alat bantu kerja di pertambangan rakyat, Rabu (15/10/2025).

BBWSSO Gandeng Forkopimda DIY Bahas Solusi Buntut Tuntutan Penambang Progo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.