• Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Buruh DIY Desak Kenaikan UMP hingga Rp 4 Juta dan Tuntut Revisi UU Ketenagakerjaan

Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) se-DIY yang berlaku saat ini belum manusiawi. Pemerintah harus menetapkan UMP dan UMK 2026 sebesar Rp 3,6 juta sampai Rp 4 juta

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 30, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Massa buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi di kawasan Tugu Yogyakarta, Kamis (30/10/ 2025).

Massa buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi di kawasan Tugu Yogyakarta, Kamis (30/10/ 2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Massa buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di kawasan Tugu Yogyakarta, Kamis (30/10/2025).

Dalam aksi ini, MPBI DIY menyampaikan sejumlah tuntutan, seperti mendorong kenaikan upah minimum dan mendesak pemerintah merevisi Undang-Undang Ketenagakerjaan, termasuk di dalamnya menghapus sistem kontrak dan outsourcing yang dinilai merugikan pekerja.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Koordinator MPBI DIY, Irsad Ade Irawan, mengatakan aksi ini menjadi ruang bagi rakyat pekerja untuk menyuarakan kesulitan hidup di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan rendahnya upah. Menurutnya, banyak pekerja di berbagai sektor kini hidup dalam ketidakpastian.

“Dari buruh pabrik hingga pekerja rumah tangga, dari pekerja kreatif hingga pengemudi ojek daring, semuanya bekerja keras, tetapi tetap hidup dalam ketidakpastian,” ujar Irsad, Kamis (30/10/2025)

Ia menilai dalam perspektif hak asasi manusia, kerja seharusnya menjadi wujud eksistensi manusia untuk hidup bermartabat. Namun menurutnya, kondisi sosial-ekonomi saat ini justru membuat kerja menjadi sumber ketimpangan baru akibat sistem ekonomi yang lebih berpihak pada efisiensi modal daripada kesejahteraan manusia.

Irsad menegaskan kesejahteraan buruh tidak akan terwujud tanpa keberanian negara menata ulang struktur ekonomi yang timpang. Berdasarkan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang dilakukan MPBI, seorang pekerja di Yogyakarta membutuhkan biaya hidup minimal Rp 3,6 juta hingga Rp 4 juta per bulan.

“Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) se-DIY yang berlaku saat ini belum manusiawi. Pemerintah harus menetapkan UMP dan UMK 2026 sebesar Rp 3,6 juta sampai Rp 4 juta sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik terhadap rakyat pekerja,” tegasnya.

Selain soal upah, MPBI juga menyoroti belum adanya perlindungan hukum bagi Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang hingga kini banyak bekerja tanpa kontrak dan jaminan sosial. Mereka mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

“Negara tidak boleh lagi menunda pengakuan terhadap kerja domestik yang selama ini menopang kehidupan bangsa,” kata Irsad.

MPBI juga menuntut adanya perlindungan sosial bagi pekerja di sektor informal dan digital, seperti pengemudi ojek online dan kurir online. Mereka menilai, negara wajib menjamin akses jaminan sosial universal dan hak atas upah minimum yang adil bagi seluruh pekerja.

“Ruang hidup rakyat semakin sempit, sementara ruang kuasa modal semakin luas. Pemerintah hari ini gagal menghadirkan negara yang berpihak pada rakyat pekerja,” ungkap Irsad.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menyatakan Dewan Pengupahan DIY belum mulai bekerja karena masih menunggu pedoman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Penetapan UMP DIY tahun 2026 sendiri belum dibahas.

Kepala Disnakertrans DIY, Ariyanto Wibowo, mengatakan tahapan pembahasan belum dapat dilakukan sebelum petunjuk teknis dari pusat diterbitkan.

Ia menjelaskan informasi sementara menyebutkan pedoman akan terbit pada November, meskipun tanggal pastinya belum diketahui. Setelah pedoman keluar, Dewan Pengupahan DIY akan segera bekerja agar penetapan UMP bisa diumumkan sesuai jadwal pada 21 November 2025.

“Kalau melihat dari beberapa kali penghitungan pengupahan (UMP) mesti naik, tapi berapa kenaikannya kami belum bisa menyebutkan dan belum tahu,” ujarnya.

Ariyanto menyampaikan penentuan besaran UMP harus mengikuti rumus dan ketentuan dari pemerintah pusat seperti tahun-tahun sebelumnya. Setelah UMP ditetapkan, pembahasan akan dilanjutkan ke UMK di seluruh wilayah DIY.

Jumlah UMP DIY tahun 2025 sendiri sebesar Rp 2.264.080,95. Naik sekitar 6,5 persen dari tahun 2024 yang sebesar Rp 2.125.897,61.

Tags: buruhDIYkenaikanMajelis Pekerja Buruh IndonesiaUpah Minimum ProvinsiUU KetenagakerjaanYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq. (Istimewa)

Wamendikdasmen Ungkap Faktor Musabab SD di DIY Kekurangan Murid

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Next Post
Warga menyaksikan sejumlah anak berlatih sepakbola di Lapangan Mancasan, Wirobrajan, Yogyakarta.

Masuk Prioritas, Lapangan Mancasan Bakal Direvitalisasi Guna Mendukung PSIM Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.