• Tentang Kami
Monday, December 1, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sleman Kejar Target Zero Stunting, DPRD: Kuncinya dari Peran Aktif Keluarga

Guna menekan angka stunting di wilayah Sleman legislatif mendorong sinergi bersama dengan seluruh OPD terkait di lingkup Pemkab Sleman

byredaksi
November 27, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Talkshow Cerita Masyarakat bertajuk Siasat Tekan Stunting di Sleman yang digelar di Omah Kecebong menghadirkan Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dan Ani Martanti serta Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman Novita Krisnaeni, Jumat (14/11/2025)

Talkshow Cerita Masyarakat bertajuk Siasat Tekan Stunting di Sleman yang digelar di Omah Kecebong menghadirkan Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dan Ani Martanti serta Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman Novita Krisnaeni, Jumat (14/11/2025). [youtube/Sleman TV]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Angka stunting di Kabupaten Sleman yang kini mengalami tren menurun ditarget bisa tuntas dalam tempo yang tak terlampau lama. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk Cerita Masyarakat (Cermas) edisi 14 November 2025.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mengenal Shodiqul Qiyar: Menapaki Jalan Panjang dari Tukang Pasang Gipsum hingga Kursi Dewan

Pemkab Sleman Berikan Penghargaan JDIH ke Kalurahan, Bupati: Perkembangan Produk Hukum Semakin Dinamis

Dengan format obrolan santai, acara tersebut menghadirkan tiga narasumber utama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman Hasto Karyantoro dan Ani Martanti.

Ada pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman Novita Krisnaeni.

Dalam diskusi bertajuk Penguatan Keluarga untuk Sleman Bebas Stunting: Sinergi, Edukasi, dan Aksi Nyata, ketiganya membahas peran keluarga, pemerintah, serta masyarakat. Terutama, dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan.

“Berdasarkan data e-PPGBM 2025, prevalensi stunting tercatat 4,2 persen, turun dari 4,4 persen pada 2024. Penurunan ini bukti bahwa intervensi gizi spesifik dan sensitif mulai menunjukkan hasil nyata di lapangan,” jelas Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dalam acara Cermas di Omah Kecebong Mlati, Sleman, Jumat (14/11/2025).

Hasto menyoroti adanya ketimpangan antarwilayah. Ia menyebutkan empat kapanewon dengan prevalensi stunting tertinggi.

Di antaranya, Pakem 6,5 persen, Minggir 6,2 persen, Seyegan 6,0 persen, dan Turi 5,9 persen.

Menurutnya, wilayah tersebut menghadapi persoalan mendasar seperti keterbatasan air bersih dan buruknya sanitasi.

Tentunya ini sangat berkontribusi terhadap kasus diare dan kekurangan gizi anak.

Di sisi lain, ia mengapresiasi daerah seperti Berbah, Gamping, Cangkringan, dan Mlati, yang menunjukkan prevalensi terendah.

Menurutnya, keberhasilan wilayah tersebut memperlihatkan bahwa edukasi gizi dan akses pelayanan kesehatan masih menjadi kunci utama.

“Ini bukan hanya soal makanan bergizi atau PMT. Air bersih dan sanitasi adalah pondasi. Kita di DPRD mendorong agar intervensi infrastruktur dasar betul-betul diprioritaskan pada wilayah-wilayah kantong stunting,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Sleman Ani Martanti menekankan pentingnya penguatan peran keluarga dalam pencegahan stunting.

Menurutnya, banyak keluarga yang masih kurang memahami prinsip gizi seimbang dan pola pengasuhan yang sehat.

Dia juga menyebutkan bahwa kebiasaan merokok dalam rumah tangga menjadi faktor risiko terbesar.

Tercatat berkontribusi hingga 66,5 persen terhadap kasus stunting di Sleman. Paparan asap rokok, lanjutnya, sering menimbulkan gangguan pernapasan pada anak yang berdampak pada tumbuh kembang mereka.

“Kami perlu pendekatan yang lebih membumi. Penyuluhan harus hadir lebih dekat dengan keluarga, bukan sekadar formalitas. Keluarga itu pondasi utama, dari sanalah stunting bisa dicegah,” katanya.

Ani juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pendampingan sejak masa kehamilan hingga anak masuk usia sekolah.

Dia menilai bahwa pelayanan posyandu, kelas ibu hamil, hingga edukasi remaja putri perlu terus diperkuat.

“Meskipun angka prevalensi turun memang, namun belum boleh puas. Terlebih tantangan masih banyak, terutama soal gizi anak, ibu hamil, remaja putri, dan pola asuh keluarga,” ujarnya.

Kepala Dinas P3A2KB Sleman dr Novita Krisnaeni menyebut penanganan stunting Sleman efektif. Hal tersebut karena adanya beragam program dari Pemkab Sleman yang melibatkan lintas OPD.

Novita kemudian menjelaskan beberapa program unggulan P3AP2KB Sleman dalam pencegahan stunting.

Pertama ada Kelas Menyusui dan PMBA atau Pemberian Makan Bayi dan Anak.

Merupakan edukasi intensif terkait pola makan dan praktik pemberian ASI yang tepat.

Kedua ada Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Merupakan intervensi bagi balita dan ibu hamil dengan risiko gizi kurang.

Ketiga ada Gerakan Keluarga Sehat Bebas Asap Rokok (GASBRO) dan Unit Berhenti Merokok (UBM). Merupakan upaya mengurangi paparan asap rokok dalam keluarga.

Keempat ada Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING. Program inovatif yang melibatkan masyarakat sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.

“Program-program ini bukan sekadar intervensi, tapi bagian dari upaya membangun budaya keluarga sehat. Jika keluarga kuat, edukasi tepat, dan aksinya nyata, Sleman pasti bisa menuju zero stunting,” tukasnya.

Tags: Ani MartantiCerita MasyarakatHasto KaryantoroNovita KrisnaeniSlemanstuntingWakil Ketua DPRD Sleman

Related Posts

Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Shodiqul Qiyar

Mengenal Shodiqul Qiyar: Menapaki Jalan Panjang dari Tukang Pasang Gipsum hingga Kursi Dewan

November 28, 2025
Bupati Sleman Harda Kiswaya memberikan penghargaan JDIH, Kamis (27/11/2025)

Pemkab Sleman Berikan Penghargaan JDIH ke Kalurahan, Bupati: Perkembangan Produk Hukum Semakin Dinamis

November 28, 2025
Talkshow Cerita Masyarakat atau Cermas bertajuk kebermanfaatan program Sleman Pintar menghadirkan Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dan Ani Martanti beserta Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sleman Sarastomo Ari Saptoto di Omah Kecebong, Rabu (12/11/2025)

Putus Lingkaran Kemiskinan, Anggaran Program Sleman Pintar Dinaikkan Dua Kali Lipat

November 27, 2025
Purna Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Sunartono (tengah) bersama dengan pensiunan ASN Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman saat melakukan pertemuan rutin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Beran Tridadi, Sleman, DIY, Selasa (25/11/2025).

Purna Sekda Sleman Inisiai Layanan Lansia Alternatif Hadapi Ledakan Populasi 2030

November 25, 2025
Pengunjung mengamati salah satu kendaraan yang dipamerkan dalam ajang Jogja Otomotif Show #7 di Sleman City Hall, Senin (24/11/2025).

Jogja Otomotif Show #7 Resmi Dibuka, Sleman City Hall Hadirkan Pameran Otomotif Terbesar di Jateng–DIY

November 24, 2025
Sidang penganiayaan pacar ojol di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Senin (24/11/2025).

Terbukti Lakukan Penganiayaan, Mas Pelayaran serta Ayah dan Kakaknya Dijatuhi Hukuman 8 Bulan Penjara

November 25, 2025
Next Post
Jumpa pers penyerahan tersangka manipulasi pajak di Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta, Rabu (26/11/2025).

Kanwil DJP DIY Serahkan Dua Tersangka Manipulasi Pajak ke Kejari Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.