• Tentang Kami
Monday, June 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Memahami Istilah Kemantren, Kepanewonan, dan Kalurahan di Provinsi DIY

Mengenal pembagian wilayah administratif khas Daerah Istimewa Yogyakarta

byredaksi
April 17, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kawasan Keraton Yogyakarta

Kawasan Keraton Yogyakarta (sumber : jogjaprov.go.id)

0
SHARES
79
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Istilah kemantren, kepanewonan, dan kalurahan kerap dijumpai saat memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketiga istilah ini berkaitan dengan pembagian wilayah administratif yang unik dan khas di DIY.

Lantas, apa arti dan perbedaan ketiganya?

BERITA MENARIK LAINNYA

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

Perubahan nomenklatur wilayah administratif di DIY dimulai sejak diterbitkannya peraturan pada 2019, yang kemudian direalisasikan Pemda DIY pada 2020.

Sejak itu, terjadi penyesuaian istilah untuk kecamatan dan desa, termasuk perubahan pada papan nama wilayah dan penyebutan jabatan dalam struktur pemerintahan lokal.

Berikut penjelasan masing-masing istilah, sebagaimana dikutip dari akun resmi @humasjogja:

1. Kemantren
Istilah ini digunakan untuk menyebut kecamatan yang berada di wilayah Kota Yogyakarta.
Jika di daerah lain kecamatan dipimpin oleh camat, maka di DIY pemimpinnya disebut mantri pamong praja, dan sekretarisnya disebut mantri anom.

Terdapat 14 kemantren di Kota Yogyakarta, yaitu:
1. Kemantren Gedongtengen
2. Kemantren Jetis
3. Kemantren Tegalrejo
4. Kemantren Gondokusuman
5. Kemantren Danurejan
6. Kemantren Pakualaman
7. Kemantren Gondomanan
8. Kemantren Ngampilan
9. Kemantren Wirobrajan
10. Kemantren Kraton
11. Kemantren Mantrijeron
12. Kemantren Mergangsan
13. Kemantren Umbulharjo
14. Kemantren Kotagede

Setiap kemantren terbagi menjadi beberapa kelurahan.

2. Kepanewonan
Kepanewonan adalah sebutan untuk kecamatan yang berada di tingkat kabupaten dalam wilayah DIY. Pemimpinnya disebut panewu, dan sekretarisnya disebut panéwu anom.

Jumlah kepanewonan di setiap kabupaten:
– Kabupaten Sleman: 17 kepanewonan
– Kabupaten Bantul: 17 kepanewonan
– Kabupaten Gunungkidul: 18 kepanewonan
– Kabupaten Kulon Progo: 12 kepanewonan

3. Kalurahan
Kalurahan merupakan istilah pengganti untuk desa/kelurahan di wilayah kabupaten di DIY.
Kalurahan terdiri dari gabungan beberapa dusun, dan dipimpin oleh lurah, dengan carik sebagai sekretarisnya.

Fungsi dan tugas kalurahan serupa dengan kelurahan di daerah lain. Namun, untuk wilayah Kota Yogyakarta, istilah “kelurahan” tetap digunakan dan tidak diganti menjadi “kalurahan”.

Jumlah kalurahan di masing-masing kabupaten:
– Gunungkidul: 144 kalurahan
– Kulon Progo: 87 kalurahan
– Bantul: 86 kalurahan
– Sleman: 75 kalurahan

 

Tags: bantuldaerah istimewa yogyakartaDIYGunungkidulistilahKalurahanKapanewonKemantrenKulon ProgoSlemanYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
Panglima Front Jihad Islam (FJI) Abdurahman saat melakukan laporan balik pihak Gereja Misi Sejahtera (GMS) terkait pemalsuan dokumen oleh ke Polda DIY, Senin (8/6/2026).

FJI Laporkan Balik GMS ke Polda DIY, Sebut Ada Manipulasi Izin Tempat Ibadah

June 9, 2026
Ilustrasi penganiayaan

Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Petugas TPR Parangtritis

June 5, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Mutfiana, pemilik rumah yang terbakar misterius di Padukuhan Kasuran, Margomukyo, Seyegan, Sleman, DIY saat diwawancarai, Kamis (4/6/2026).

Gegara Kebakaran Misterius, Pemilik Rumah di Seyegan Hanya Tidur Tiga Jam Sehari

June 5, 2026
Next Post
Ilustrasi ijazah [freepik.com]

Ijazah Jokowi Dipertanyakan? Begini Cara Cek Ijazah Asli ala Kemendikbud

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.