• Tentang Kami
Tuesday, August 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Koalisi Jogo Banyu Warning Raperda Tambang DIY: 101 Titik Rusak Berat, DPRD Janji Libatkan Masyarakat

Perwakilan Koalisi, Jaya Darmawan, menyebut situasi tambang di DIY selama ini penuh kekacauan. Terdapat 101 titik kerusakan lingkungan kategori rusak berat di wilayah pertambangan DIY.

byGalih Priatmojo
May 26, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertemuan antara Komunitas Jogo Banyu dengan Komisi C DPRD DIY berdiskusi mengenai Raperda tentang pengelolaan tambang di DIY, Senin (26/5/2025)

Pertemuan antara Komunitas Jogo Banyu dengan Komisi C DPRD DIY berdiskusi mengenai Raperda tentang pengelolaan tambang di DIY, Senin (26/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Usaha Pertambangan di DIY memicu perhatian Koalisi Warga Jogo Banyu Yogyakarta.

Dalam audiensi bersama Komisi C DPRD DIY, Senin (26/5/2025), mereka menuntut keterlibatan masyarakat dalam pembahasan, sembari membawa temuan mencemaskan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Terdapat 101 titik kerusakan lingkungan kategori rusak berat di wilayah pertambangan DIY.

Perwakilan Koalisi, Jaya Darmawan, menyebut situasi tambang di DIY selama ini penuh kekacauan.

Ia mengacu pada hasil Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Pemda DIY yang menunjukkan penyelenggaraan tambang belum terkendali secara tata kelola.

“Kerusakan lingkungan makin masif, sementara masyarakat tak pernah diajak membahas pasal demi pasal dalam Raperda ini,” katanya dalam forum audiensi dengan Komisi C DPRD DIY.

Selain degradasi kawasan tangkapan air di Merapi, ia juga mengingatkan dampak ekologis serius seperti terancamnya pembentukan Gumuk Pasir di Pantai Selatan fenomena langka yang hanya ada dua di dunia.

Dalam keterangannya, ia mengungkap bahwa terdapat lebih dari 60 pelaku usaha tambang yang tidak mematuhi aturan.

Ia menyebut lemahnya pengawasan dan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan izin menjadi penyebab utama.

“Ada rekomendasi teknis yang dikeluarkan tanpa prosedur. Tapi penindakannya minim,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa sebelum pembahasan lanjutan Raperda dilakukan, harus ada penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Koalisi juga meminta DPRD melakukan review atas Perda lama secara terbuka dan melibatkan masyarakat sipil.

“Raperda ini harus sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, bukan justru memperburuk daya dukung lingkungan yang sudah rapuh,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, menyatakan pembahasan Raperda masih berada di tahap awal dan ruang partisipasi publik tetap terbuka.

“Kami belum masuk pembahasan pasal. Jadi, aspirasi masyarakat masih bisa difasilitasi melalui pansus,” ujarnya.

Ia menyebut Raperda ini disiapkan untuk menyempurnakan Perda DIY No. 1/2018, mengingat dinamika lapangan dan perubahan iklim yang berpengaruh pada pertambangan.

“Situasi berubah, terutama dampak lingkungannya. Maka, perlu penyesuaian agar tambang tidak mengganggu visi DIY sebagai destinasi wisata berbasis ekologi,” ucapnya.

Menurutnya, penyusunan Raperda perlu memasukkan prinsip ekonomi hijau dan memperhatikan aspek lingkungan serta keberlanjutan kawasan strategis seperti sumbu imajiner.

“Target kami, selain memberi ruang ekonomi, juga menjaga keseimbangan ekologis. Keseimbangan itu penting dalam pembangunan,” imbuhnya.

Tags: DIYDPRDJogo BanyuKomisi CpertambanganYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq. (Istimewa)

Wamendikdasmen Ungkap Faktor Musabab SD di DIY Kekurangan Murid

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Next Post
korban kecelakaan tragis di Sedan, Jalan Palagan, Sleman bernama Argo Ericko Achfandi seorang mahasiswa UGM

9 Fakta Mahasiswa UGM Tewas Tertabrak BMW di Jalan Palagan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.