• Tentang Kami
Tuesday, March 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Santri Ora Aji Dikabarkan Alami Penganiayaan, Ponpes: Hanya Gesekan Antar-Santri

Sebelumnya dikabarkan seorang santri Ora Aji mengalami penganiayaan lantaran dituduh mencuri. Kasus tersebut telah ditangani Polresta Sleman

byGalih Priatmojo
May 31, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
tim kuasa hukum Ponpes Ora Aji memberi keterangan terkait santri yang mendapat penganiayaan, Sabtu (31/5/2025)

tim kuasa hukum Ponpes Ora Aji memberi keterangan terkait santri yang mendapat penganiayaan, Sabtu (31/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pihak Pondok Pesantren Ora Aji memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang santri berinisial D, yang belakangan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Melalui kuasa hukum pondok, Adi Susanto, pihaknya menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi spontan antar-santri dan bukan tindakan penganiayaan sebagaimana yang beredar di media.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kualitas Air Sejumlah Sungai di Sleman Memprihatinkan, FKSS Dorong Semua Pihak Peduli

10 SMP Favorit di Wilayah Sleman Tengah Versi ASPD 2025

“Yang perlu kita tekankan adalah, sebagaimana yang tersebar di media selama ini, kita pastikan atas nama yayasan menyanggah soal adanya penganiayaan. Apa yang terjadi di pondok adalah aksi spontanitas dari santri, yang tidak ada koordinasi apapun,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di Pondok Pesantren Ora Aji, Sabtu (31/5/2025).

Menurutnya, peristiwa ini dipicu oleh dugaan pencurian yang dilakukan oleh korban, D, terkait usaha penjualan air galon milik pesantren yang dijalankan secara diam-diam selama enam hari.

“Santri melihat peristiwa penjualan galon yang tidak ada izin dari pengurus. Setelah dikonfirmasi secara persuasif, tanpa paksaan, D mengakui telah menjual galon tanpa sepengetahuan yayasan,” ucapnya.

Ia mengatakan, santri yang merasa menjadi korban pencurian merasa kecewa dan bereaksi secara spontan, bukan karena hasutan maupun arahan dari pihak pengurus pondok.

Ia menegaskan bahwa tidak ada unsur penyiksaan dalam peristiwa tersebut.

“Spontanitas itu muncul dalam rangka untuk menunjukkan rasa kecewa, bahkan rasa sayang. Kira-kira, ‘lho kok santri nyolong’. Jadi jangan dibesar-besarkan seolah-olah terjadi penyiksaan luar biasa, karena itu tidak pernah terjadi,” tuturnya.

Adi juga mengungkap bahwa sebelumnya pihak yayasan telah memfasilitasi upaya mediasi antara kedua belah pihak.

Namun, mediasi gagal karena adanya tuntutan kompensasi dari keluarga D yang dinilai tidak masuk akal.

“Dari pihak keluarga D meminta kompensasi senilai Rp2 miliar. Santri yang notabene berasal dari latar belakang kurang mampu jelas tidak bisa memenuhi tuntutan itu. Kami dari yayasan sempat menawarkan Rp20 juta sebagai bentuk tanggung jawab moral, namun tetap ditolak,” ujarnya.

Selain itu, Adi menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melaporkan balik D ke Polresta Sleman atas dugaan pencurian.

Laporan tersebut dibuat oleh salah satu santri yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp700 ribu.

“Yang bersangkutan sudah dua kali dipanggil secara resmi oleh penyidik namun belum hadir. Terkait klaim bahwa uang telah dikembalikan, kami pastikan belum ada konfirmasi apa pun kepada kami selaku kuasa hukum,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum dari kedua belah pihak masih berjalan di kepolisian.

Tags: Adi SusantoOra AjiPenganiayaansantriSleman

Related Posts

kondisi sungai Bedog, Ngaglik, Sleman, Selasa (3/3/2026)

Kualitas Air Sejumlah Sungai di Sleman Memprihatinkan, FKSS Dorong Semua Pihak Peduli

March 3, 2026
SMP Negeri 1 Sleman satu di antara SMP favorit di wilayah Sleman tengah berdasar ASPD 2025

10 SMP Favorit di Wilayah Sleman Tengah Versi ASPD 2025

February 26, 2026
Ilustrasi polisi

5 Skandal Oknum Polisi di Awal Tahun 2026, Terbaru Tewaskan Pelajar Tual

February 24, 2026
Lokasi rumah di Sanden, Bantul yang terdampak ledakan petasan hingga membuat dua remaja mengalami luka-luka, Minggu (22/2/2026)

Abaikan Imbauan, Dua Remaja di Sanden Luka-luka Akibat Ledakan Petasan

February 22, 2026
Lagu cita-citaku yang dinyanyikan Gandhi Sehat resmi ditarik dari peredaran

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

February 15, 2026
Kuasa hukum 7 terdakwa penganiayaan di Sleman dari LBH Al-Kautsar, Raditya Elang Wijaya saat menggelar konferensi pers di Nologaten, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY, Jumat (13/2/2026).

Kuasa Hukum Tujuh Terdakwa Kasus Penganiayaan di Mlati Sebut Putusan Hakim Belum Adil

February 13, 2026
Next Post
Ilustrasi ASN

Sebanyak 7 ASN di Bantul Terancam Sanksi karena Tindakan Indisipliner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.