• Tentang Kami
Tuesday, August 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Yogyakarta Bebas COVID-19 Selama Tiga Pekan, Dinkes Tetap Siaga Hadapi Potensi Lonjakan

Temuan kasus positif terakhir terjadi pada 26 Mei 2025 di Puskesmas Danurejan I

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
June 13, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Yogyakarta Bebas COVID-19 Selama Tiga Pekan, Dinkes Tetap Siaga Hadapi Potensi Lonjakan
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID– Meski sempat ditemukan satu kasus positif COVID-19 pada akhir Mei lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta memastikan penyebaran virus berhasil dicegah. Kota pelajar ini bahkan mencatat nol kasus selama tiga pekan berturut-turut.

Namun, Dinkes tetap meningkatkan kewaspadaan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi lonjakan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

“Temuan kasus positif terakhir terjadi pada 26 Mei 2025 di Puskesmas Danurejan I. Setelah dilakukan tracing dan pemantauan selama dua kali masa inkubasi, tidak ditemukan penularan lanjutan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Ema Rahmi Aryani, Jumat (13/6).

Pasien positif diketahui berusia lima tahun dan berdomisili di Kabupaten Sleman.

Ia terdeteksi melalui surveilans sentinel Influenza Like Illness (ILI), bagian dari Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) yang diterapkan Dinkes di seluruh puskesmas dan rumah sakit.

“Anak tersebut tercatat dalam Kartu Keluarga kakek-neneknya di Kota Yogyakarta. Tapi hasil tracing menunjukkan anggota keluarga di Kota tidak menunjukkan gejala. Sampai 2 Juni, tidak ada penambahan kasus,” jelas Ema.

Selain melakukan pemantauan, Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi kepada keluarga pasien mengenai protokol kesehatan seperti mencuci tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga pembatasan interaksi yang berisiko.

Ema menegaskan bahwa kekebalan kolektif masyarakat Yogyakarta menjadi faktor penting dalam pengendalian penyebaran virus. Cakupan vaksinasi di Kota Yogyakarta telah melampaui 100 persen, bahkan sebagian besar warga sudah menerima lebih dari dua dosis.

“Berdasarkan hasil serosurvei nasional tahun 2023, sebanyak 99 persen penduduk Kota Yogyakarta memiliki antibodi terhadap SARS-CoV-2,” ujarnya.

Varian dominan yang saat ini beredar di Indonesia adalah MB.1.1. Namun menurut Ema, varian tersebut belum tergolong sebagai Variant of Interest (VOI) maupun Variant Under Monitoring (VUM) karena belum terbukti menyebabkan peningkatan penularan atau tingkat keparahan.

“Gejalanya pun mirip varian sebelumnya, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, mual, muntah, dan nyeri sendi. Jadi masyarakat tetap perlu waspada, tapi tidak perlu panik,” ujarnya.

Waspada Tetap Dijaga, Dinkes Perkuat Sistem Respons Cepat

Meskipun situasi COVID-19 di Yogyakarta terbilang aman, Dinas Kesehatan tetap mengantisipasi dengan menggelar koordinasi lintas sektor pada 5 Juni 2025. Sejumlah langkah penguatan sistem telah disiapkan.

“Kami memperkuat SKDR di seluruh fasilitas layanan kesehatan, melakukan penyelidikan epidemiologi jika ditemukan kasus, dan meningkatkan edukasi publik lewat media sosial maupun langsung ke warga,” terang Ema.

Layanan PSC 119 YES juga disiagakan untuk merespons kedaruratan COVID-19. Selain itu, rumah sakit rujukan telah disiapkan, termasuk logistik seperti APD, reagen, obat-obatan, dan kebutuhan penunjang lainnya.

“Kami sudah menetapkan alur pelayanan dan kesiapan puskesmas jika sewaktu-waktu terjadi kasus. Prinsipnya, kami siaga, cepat tanggap, dan mengutamakan edukasi,” tegas Ema.

 

Tags: COVID-19Dinas KesehatanDinas Kesehatan Kota YogyakartaKota Yogyakarta

Related Posts

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, menunjukkan plang portabel milik oknum fotografer di Jalan Malioboro yang disita dan diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026).

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

August 5, 2026
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

July 31, 2026
Kapolsek Mergangsan, AKP Anar Faudi, dan jajarannya menunjukkan barang bukti sebilah bambu dan gesper yang digunakan pelaku pengeroyokan di Jalan Ireda, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/7/2026).

Lima Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ireda Yogyakarta Dibekuk, Korban Ternyata Salah Sasaran

July 21, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq.

Kualitas Air di Kota Yogyakarta Berstatus Waspada, DLH Dorong Warga Kelola Limbah Secara Tepat

July 19, 2026
Ilustrasi kegiatan UMKM di Kota Yogyakarta

Banyak UMKM di Kota Yogyakarta Tumbang, Kini Tinggal 7 Ribu yang Bertahan

July 8, 2026
Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta mengevakuasi seekor kuda penarik andong yang tercebur ke dalam selokan di Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Minggu (28/6/2026) tengah malam.

Cerita Petugas Damkarmat Yogyakarta Evakuasi Kuda Tercebur Selokan di Umbulharjo

June 30, 2026
Next Post
Bupati Sleman Harda Kiswaya ikut duduk bersama warga dalam kegiatan Jagongan Kalurahan.

Bupati Sleman Jagongan Bareng Warga, Dukung Pengembangan Potensi Desa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.