• Tentang Kami
Friday, December 12, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home News Global

Dubes untuk AS dan PBB Masih Lowong, Dosen UMY: Pemerintah Terlalu Santai

Kekosongan dubes Indonesia untuk AS dan PBB membuktikan pemerintah urung menempatkan isu hubungan internasional dalam kerangka darurat dan strategis

byGalih Priatmojo
July 7, 2025
in Global, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dosen Hubungan Internasional UMY Takdir Ali Mukti

Dosen Hubungan Internasional UMY Takdir Ali Mukti. [Dok UMY]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Dosen Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Takdir Ali Mukti menilai pemerintah terlalu “santai” dalam menyikapi dinamika global, terbukti dari masih kosongnya posisi duta besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kekosongan ini, menurutnya, menyiratkan bahwa Indonesia belum menempatkan isu hubungan internasional dalam kerangka darurat dan strategis.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sejak Diberlakukan Gencatan Senjata, 93 Orang Dilaporkan Tewas di Wilayah Gaza

Gencatan Senjata Diketok, UEA Kirim 7.200 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

“Mestinya pemerintah merasa galau. Tapi saya lihat posisi dubes ini sudah kosong sejak 2023. Bagi orang HI, posisi ini sangat penting. Tapi tampaknya pemerintah cenderung santai. Dan itu bisa bermakna macam-macam,” ujar Takdir dikutip dari laman UMY, Senin (7/7/2025).

Ia juga melihat kemungkinan lain di balik kekosongan tersebut, yakni soal kepercayaan atau kepentingan dalam relasi bilateral. Takdir menilai bisa jadi pemerintah AS menginginkan agar tidak ada pengganti dubes baru demi menjaga kesinambungan agenda negosiasi yang sebelumnya telah dibangun.

“Bisa saja ada agenda yang sedang berlangsung, dan jika diganti orangnya, negosiasinya bisa tidak sinkron. Bahkan bisa jadi ada permintaan, ‘jangan diganti dulu’, karena mereka ingin melanjutkan pembahasan dengan dubes sebelumnya,” imbuhnya.

Menurut Takdir, kekosongan perwakilan diplomatik di negara strategis justru menjadi tantangan serius bagi Indonesia. Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk segera mengisi posisi tersebut secara selektif dan berdasarkan kualifikasi.

Khusus untuk AS dan PBB, Takdir menekankan bahwa pos tersebut harus diisi oleh diplomat karier karena kompleksitas hubungan bilateral yang tinggi, khususnya dalam bidang ekonomi dan perdagangan.

“Perwakilan kita di luar negeri itu kan punya klasifikasi, ada yang kelas A, B, dan C. Untuk AS dan PBB, itu jelas kelas A. Maka idealnya yang mengisi adalah diplomat karier atau sosok yang benar-benar paham visi bisnis dan diplomasi tingkat tinggi,” jelasnya.

Takdir juga menambahkan bahwa latar belakang hukum menjadi nilai tambah bagi calon dubes, mengingat banyaknya perjanjian bilateral yang terdampak kebijakan proteksionis era Presiden Donald Trump.

“Ribuan perjanjian AS dan negara lain, termasuk Indonesia, digugurkan di era Trump. Karenanya, kita perlu dubes dengan latar belakang hukum dan pengalaman negosiasi, agar bisa merancang ulang perjanjian-perjanjian yang strategis,” tutup Takdir.

Tags: ASdonald trumpdubeshubungan internasionalPBBpolitikTakdir Ali Mukti

Related Posts

Trump Izinkan Bantuan ke Gaza Meski Ada 90 Hari Penangguhan

Sejak Diberlakukan Gencatan Senjata, 93 Orang Dilaporkan Tewas di Wilayah Gaza

October 28, 2025
Ilustrasi Gaza

Gencatan Senjata Diketok, UEA Kirim 7.200 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

October 18, 2025
Aksi unjuk rasa di London, Inggris terkait aksi genosida terhadap Palestina yang dilakukan oleh Zionis Israel

Tiga Kelompok Negara E3 Nyatakan Siap Fasilitasi Proses Lanjutan Penyelesaian Konflik di Gaza

October 11, 2025
Jerusalem menjadi satu di antara sekian wilayah yang jadi rebutan Israel dengan Palestina. Kota tersebut diklaim dua pihak sebagai ibu kota mereka

Pakar Keamanan Internasional UMY Sebut Solusi Dua Negara Paling Realistis Selesaikan Konflik Israel-Palestina

September 27, 2025
Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberi hormat kepada Presiden Prabowo

PBHI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Reformasi Polri, Minta Jangan Hanya Gimmick

September 22, 2025
Wali Kota Washington, DC Muriel Bowser dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok-X)

Darurat Nasional di Ibu Kota AS: Ancaman Serius atau Gertakan Politik Trump?

September 16, 2025
Next Post
M. Fariez Kurniawan, dosen Program Studi Profesi Apoteker UMY, yang berhasil menciptakan masker wajah peel off berbasis kombinasi lidah buaya dan kopi robusta.

Dosen UMY Racik Kombinasi Lidah Buaya dan Kopi Jadi Masker Kecantikan Ramah Lingkungan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.