• Tentang Kami
Monday, June 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Mitigasi Gempa, Peneliti UMY Ciptakan Detektor Berbasis Arduino

Jika terdeteksi, sensor akan mengaktifkan sirine bertenaga listrik 220 volt dengan bunyi yang cukup keras untuk membangunkan warga, terutama saat gempa

byGalih Priatmojo
July 15, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ilustrasi gedung roboh akibat gempa

ilustrasi gedung roboh akibat gempa [Dok unicef]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan gempa tertinggi di dunia, karena terletak di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire.

Kawasan ini merupakan jalur pertemuan lempeng-lempeng tektonik aktif, yang kerap memicu aktivitas seismik, mulai dari gempa bumi hingga letusan gunung berapi. Khususnya di Pulau Jawa, risiko gempa terbilang tinggi karena berada di antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia yang terus bergerak sekitar 6 cm per tahun ke arah utara.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Petugas TPR Parangtritis

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

Pergerakan ini berpotensi menimbulkan gempa berskala besar hingga tsunami, terutama di wilayah pesisir selatan Jawa.

Melihat kondisi tersebut, penting bagi masyarakat untuk memiliki sistem mitigasi bencana yang dapat memberikan peringatan dini secara cepat dan efektif.

Menjawab kebutuhan ini, tiga dosen dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yaitu Ir. Thoharudin, Ir. Sunardi dan Fitroh Anugrah Kusuma Yudha merancang alat pendeteksi gempa sederhana namun efektif, yang saat ini telah dipasang di tiga titik strategis di Desa Geblagan, Tamantirto, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Alat ini memanfaatkan mikrokontroler Arduino Nano dan sensor getaran SW-420 yang dirancang untuk merespons getaran yang terjadi secara beruntun (lebih dari lima gelombang), sehingga tidak mudah dipicu oleh getaran kecil yang bersifat sementara.

Jika terdeteksi, sensor akan mengaktifkan sirine bertenaga listrik 220 volt dengan bunyi yang cukup keras untuk membangunkan warga, terutama saat gempa terjadi di malam hari.

“Sensor akan membaca getaran. Jika terjadi getaran beruntun, relay akan mengaktifkan sirine. Alat ini telah dipasang di titik-titik strategis seperti rumah warga, balai RT, dan rumah tokoh masyarakat,” jelas Thoharudin sebagaimana dikutip dari laman UMY, Selasa (15/7/2025).

Keunggulan dari alat tersebut tidak hanya terletak pada teknologinya yang responsif, tetapi juga pada kesederhanaan dan ketersediaan komponennya. Semua komponen, seperti Arduino Nano, sensor SW 420, relay, dan sirine dapat diperoleh dengan mudah di toko elektronik offline maupun marketplace online dengan harga terjangkau.

“Unit sensor dan kontrol dapat ditempatkan di dalam ruangan agar terlindung dari kerusakan, sementara sirine dipasang di luar agar bunyinya menjangkau lebih luas. Proses perakitannya pun hanya memerlukan waktu kurang dari seminggu,” tambahnya.

Respons warga Desa Geblagan pun sangat positif. Kehadiran sirine membuat mereka merasa lebih aman karena dapat segera mengetahui saat terjadi gempa yang berpotensi membahayakan.

Ke depan, tim pengembang berencana menyempurnakan alat ini dengan menambahkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Dengan demikian, alat tidak hanya merespons getaran, tetapi juga mampu membedakan antara getaran biasa dan gempa bumi secara lebih akurat, serta mengenali pola-pola seismik yang lebih kompleks.

“Penggunaan AI akan membuat alat ini menjadi lebih cerdas dan adaptif. Ini bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan sistem mitigasi bencana yang lebih tangguh,” pungkas Thoharudin.

Para dosen Teknik Mesin UMY tersebut berharap bahwa inovasi ini dapat diimplementasikan secara luas di berbagai wilayah rawan gempa di Indonesia. Selain itu, mereka juga mendorong kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat ketangguhan nasional dalam menghadapi bencana alam.

Tags: bantuldetektorgempaTamantirtoYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi penganiayaan

Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Petugas TPR Parangtritis

June 5, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara simbolis menyerahkan TNKTB kepada perwakilan komunitas bentor Kota Yogyakarta dalam kegiatan penyaluran 50 unit becak listrik dan pemusnahan 50 bentor di KUPT Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Pemkot Yogyakarta Salurkan 50 Unit Becak Listrik Bantuan CSR PT KAI kepada Pengayuh Bentor

June 3, 2026
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, saat diwawancarai terkait pembubaran jemaah Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Selasa (2/6/2026).

Kasus Pembubaran Ibadah GMS di Bantul, Polda DIY Siapkan Jerat Pasal Berlapis

June 3, 2026
Next Post
Panen Padi Organik Varietas Sembada Merah, Danang: Produk Unggulan Sleman Bernilai Tinggi

Panen Padi Organik Varietas Sembada Merah, Danang: Produk Unggulan Sleman Bernilai Tinggi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.