• Tentang Kami
Sunday, July 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

24 Situs Warisan Alam dan Budaya di DIY Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional Jogja

Geopark Nasional Jogja mencakup 15 situs warisan geologi, antara lain Puncak Tebing Kaldera Purba Kendil Suroloyo, Goa Kiskendo

byGalih Priatmojo
July 29, 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM Muhammad Wafid menyerahkan SK penetapan 24 situs alam dan budaya di DIY sebagai Geopark Nasional Jogja yang diserahkan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Selasa (29/7/2025)

Kepala Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM Muhammad Wafid menyerahkan SK penetapan 24 situs alam dan budaya di DIY sebagai Geopark Nasional Jogja yang diserahkan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Selasa (29/7/2025)

0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sebanyak 24 situs warisan alam dan budaya yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai taman bumi atau Geopark Nasional Jogja.

Penetapan tersebut dituangkan dalam surat keputusan (SK) Menteri ESDM tentang Penetapan Geopark Nasional Jogja yang diserahkan Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

“Kami Kementerian ESDM menyerahkan salah satu surat keputusan menteri terkait dengan status Geopark Nasional untuk DIY. Hari ini Ngarsa Dalem (Sultan HB X) berkenan untuk menerima kami dalam penyerahan itu,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Menurut Wafid, SK tersebut menegaskan pengakuan terhadap keberadaan warisan geologi (geosite), keanekaragaman hayati (biosite), dan keragaman budaya (cultural site) yang tersebar di Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.

Geopark Nasional Jogja mencakup 15 situs warisan geologi, antara lain Puncak Tebing Kaldera Purba Kendil Suroloyo, Goa Kiskendo, Kompleks Perbukitan Intrusi Godean, Tebing Breksi Sambirejo, hingga Gumuk Pasir Parangtritis.

Kemudian lima situs keanekaragaman hayati juga masuk dalam kawasan geopark, antara lain Taman Nasional Gunung Merapi-Segmen Sleman, Taman Wisata Alam Batu Gamping, Cagar Alam Batu Gamping, Cagar Alam Imogiri, dan Suaka Margasatwa Sermo.

Lalu empat situs budaya turut dicantumkan dalam SK, termasuk kawasan Keraton dan Pakualaman, serta tradisi Labuhan Merapi dan Labuhan Parangkusumo.

Wafid menyebut penetapan geopark ini menjadi dasar kuat untuk konservasi dan pengelolaan terpadu berbagai potensi alam dan budaya di Yogyakarta.

“Di samping itu geo-heritage, biodiversity dan cultural diversity yang harus dikemas menjadi satu apa satu produk untuk untuk keberlangsungan dan konservasi di DIY,” ucap dia.

Pemda DIY bersama pemerintah kabupaten, ujar dia, bakal mulai menyiapkan langkah menuju pengakuan UNESCO Global Geopark (UGG).

“Insya Allah, nanti Ngarsa Dalem bersama para bupati akan menyiapkan menjadi UNESCO Global Geopark. Termasuk pengelola geopark itu sendiri juga akan disiapkan,” ujarnya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan keputusan tersebut memberikan kepastian sistem pengelolaan bagi daerah.

Menurutnya, penetapan kawasan geopark bisa menjadi dasar dalam menjaga warisan alam dan budaya dari aktivitas yang merusak, termasuk pertambangan liar atau pembangunan yang tak terkendali.

“Saya kira dengan keputusan seperti itu, kami yang di daerah ini punya kepastian dalam sistem manajemen. Mana yang mungkin itu heritage harus ada pelestarian, berarti tidak ditambang,” tutur Sultan.

Pelestarian, ujar Sultan, tetap bisa diselaraskan dengan pengembangan wisata selama jalurnya diatur dan tidak merusak kawasan.

Ia mencontohkan kawasan Gumuk Pasir Parangtritis yang masuk dalam SK perlu dilindungi dari aktivitas yang berpotensi merusak maupun pembangunan bangunan tinggi yang bisa mengubah pola bentang alam.

“Bangunan tinggi otomatis akan menghilangkan pola-pola yang ada di pasir. Sedangkan itu bisa menjadi pusat studi karena di Indonesia adanya hanya di situ,” ujar dia.

Sultan berharap keberadaan peta dan regulasi geopark tersebut menjadi pegangan daerah dalam menjaga keberlanjutan warisan alam dan budaya, sekaligus memperkuat posisi DIY saat mengusulkan kawasan ini sebagai bagian dari jaringan geopark dunia.

“Saya kira keputusan ini bagi kami sangat bermanfaat untuk kepastian bagi masyarakat sendiri maupun bagi pemerintah daerah,” tukasnya.

Tags: Cagar Alam Batu GampingGeopark Nasional JogjaGumuk Pasir ParangtritisKementerian ESDMMuhammad WafidSri Sultan Hamengku Buwono X

Related Posts

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui di Hotel De Djokja Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Sultan HB X soal Kasus TKD Condongcatur: Kalau Didiamkan Saja, Habis Tanahnya

June 4, 2026
Next Post
Hari ini, Selasa (29/7/2025) PSIM Yogyakarta akan meluncurkan tim hingga jersey untuk mengarungi Super League 2025/2026

Siang Ini PSIM Yogyakarta Luncurkan Tim hingga Jersey untuk Arungi Super League 2025/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.