• Tentang Kami
Saturday, May 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Pemerintah Kini Terapkan Sertifikat Tanah Elektronik, Pakar UMY Beber Keuntungannya

seluruh data kepemilikan tanah kini dapat diakses secara digital melalui aplikasi resmi “Sentuh Tanahku” milik Kementerian ATR/BPN.

byGalih Priatmojo
August 5, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
tampilan aplikasi Sentuh Tanahku yang berfungsi untuk mengakses sertifikat tanah elektronik

tampilan aplikasi Sentuh Tanahku yang berfungsi untuk mengakses sertifikat tanah elektronik. [Kementerian ATP/BPN]

0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Kebijakan transformasi sertifikat tanah ke bentuk elektronik menuai sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir. Banyak masyarakat yang khawatir akan keamanan data, potensi penyalahgunaan sistem, hingga kesiapan infrastruktur digital.

Namun, di balik kekhawatiran tersebut, sejumlah praktisi hukum justru melihat kemajuan ini sebagai langkah positif yang layak didukung.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kesejahteraan Petani Masih Rendah, Guru Besar UMY Ungkap Tantangannya

Soroti Rencana Revisi UU Pemilu, Akademis UMY: Harus Komprehensif

Satu di antaranya adalah pakar hukum pertanahan sekaligus notaris/PPAT dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Indah Yuliana. Ia menegaskan sistem sertifikat elektronik justru menawarkan kemudahan dan keamanan yang tidak tersedia pada sertifikat analog.

“Saya sebagai praktisi yang setiap hari berhadapan dengan proses peralihan hak, pengecekan, dan pembebanan tanah, justru merasa sangat dimudahkan dengan sistem sertifikat elektronik,” tegasnya sebagaimana dikutip dari laman UMY, Selasa (5/8/2025).

Indah menjelaskan seluruh data kepemilikan tanah kini dapat diakses secara digital melalui aplikasi resmi “Sentuh Tanahku” milik Kementerian ATR/BPN. Pemilik tanah dapat memantau lokasi, luas, dan status tanah mereka hanya lewat ponsel.

“Dulu, jika sertifikat hilang, itu bisa menjadi masalah besar. Sekarang, tinggal buka aplikasi, semua bidang tanah yang kita miliki langsung muncul di situ. Bahkan titik koordinatnya pun sudah tersedia,” jelasnya.

Tidak hanya melalui aplikasi, sertifikat elektronik juga tetap memiliki versi fisik berupa secure paper atau lembar cetak resmi dari BPN yang dilengkapi QR code.

“QR code itu bisa langsung discan, dan saat itu juga bisa tahu apakah sertifikat tersebut adalah edisi terakhir atau bukan. Jadi sangat transparan,” tambah Indah.

Terkait isu keamanan dan potensi peretasan, Indah menyebutkan bahwa sistem ini telah disiapkan dengan pengamanan berlapis oleh BPN.

“BPN sudah mengantisipasi risiko digital, termasuk dari sisi keamanan data. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Justru sistem ini lebih meminimalkan human error dan potensi sertifikat ganda,” ungkapnya.

Di sisi lain, Indah juga mengakui bahwa proses transformasi digital pertanahan memang memerlukan waktu dan adaptasi, terutama dalam proses validasi ulang surat ukur dan buku tanah.

“Awalnya memang butuh waktu. Tapi sekarang setelah dua tahun berjalan, sistemnya sudah jauh lebih cepat dan efisien. Hak tanggungan misalnya, bisa terbit dalam waktu tiga sampai lima hari saja,” katanya.

Namun, Indah juga mengkritisi biaya konversi sertifikat analog ke elektronik yang saat ini dikenakan dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp150.000. Menurutnya, biaya ini perlu dievaluasi agar tidak membebani masyarakat.

“Kalau bisa diturunkan jadi Rp50.000, masyarakat pasti akan lebih antusias mengubah sertifikatnya menjadi elektronik. Apalagi ini adalah program nasional,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran soal ketidakmerataan akses digital dan potensi liberalisasi pasar tanah, Indah menekankan pentingnya edukasi publik dan pemerataan infrastruktur digital.

“Edukasi kepada masyarakat sangat penting. Jangan sampai transformasi ini hanya dimengerti oleh kalangan tertentu saja. Pemerintah juga harus memastikan bahwa seluruh wilayah memiliki akses digital yang memadai,” pungkasnya.

Tags: elektronikIndah YulianaPakar hukum pertanahansertifikatTanahUMY

Related Posts

Ilustrasi petani

Kesejahteraan Petani Masih Rendah, Guru Besar UMY Ungkap Tantangannya

May 11, 2026
Ilustrasi pemilu. [pexels]

Soroti Rencana Revisi UU Pemilu, Akademis UMY: Harus Komprehensif

May 8, 2026
Ilustrasi Pendidikan Nasional

UMY Kritik Wacana Penghapusan Prodi, Endro: Kebijakan Harus Berbasis Keilmuan

May 4, 2026
kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi menambah daftar kelam terkait kecelakaan kereta api di awal tahun 2026

Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Pakar UMY: Teknologi Saja Tak Cukup Cegah Kecelakaan

May 2, 2026
Perum Bulog Kanwil Yogyakarta membeli gabah kering panen dari petani di DIY. (Dok. Bulog Kanwil Yogyakarta)

Akademisi UMY Sebut Cuaca Ekstrem Ancam Ganggu Produktivitas Padi dan Jagung

April 21, 2026
Kajari Karo Danke Rajagukguk saat menghadiri sidang dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI

Dosen Hukum Pidana UMY Minta Kejagung Transparan Terkait Pemeriksaan Kajari Karo Usai Kasus Amsal Sitepu

April 7, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Lima Kemantren Jadi Kantong Kemiskinan Tertinggi, Begini Intervensi Pemkot Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.