• Tentang Kami
Wednesday, August 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Merahkan Titik Nol Kilometer, Mahasiswa UMY Suarakan Delapan Tuntutan ke Pemerintah

Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi di Titik Nol Yogyakarta untuk menyuarakan delapan tuntutan terkait kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

byredaksi
June 19, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang tergabung dalam Aliansi UMY Bergerak (AUB) menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026). Dalam aksi bertajuk Menuju Pembebasan Nasional itu, para massa mahasiswa UMY membawa delapan tuntutan untuk pemerintah.

Pantauan Populi.id, arak-arakan konvoi mahasiswa UMY sampai di kawasan Titik Nol Kilometer sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah memarkirkan kendaraannya, ratusan mahasiswa UMY berkumpul di Jalan Panembahan Senopati membentuk barisan panjang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

Akademisi UMY Ungkap Mengapa AI Bakal Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Kemudian, mereka berjalan beriringan menuju tengah Simpang Empat Titik Nol Malioboro sambil membawa spanduk bertulisan kritik untuk pemerintah. Lantas, massa aksi tampak membuat lingkaran besar mengelilingi mobil pick up yang digunakan sebagai panggung orator. Seketika, ratusan mahasiswa beralmamater merah itu membanjiri kawasan Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta.

Koordinator Aliansi UMY Bergerak, Arif, mengatakan delapan tuntutan yang disuarakan kali ini fokus menyorot berbagai kebijakan pemerintah. Sebab, mereka menilai berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah hari ini cenderung hanya mengakomodasi kepentingan segelintir orang, alih-alih menjawab kebutuhan riil seluruh rakyat Indonesia.

“Aksi kami berdasarkan keresahan pemuda mahasiswa bersama rakyat Indonesia. Tuntutan kami ada delapan poin yang mana itu berdasarkan pembacaan situasi dari berbagai elemen gerakan mahasiswa baik secara regional, nasional, maupun internasional,” ucap Arif kepada awak media, Rabu (17/6/2026).

Berdasarkan kajian itu, dia menyoroti masalah ekonomi domestik yang kian menjepit masyarakat kecil. Dia menegaskan bahwa melonjaknya harga kebutuhan pokok serta melemahnya nilai tukar rupiah tidak dapat dipisahkan dari pusaran kepentingan geopolitik internasional.

Menurutnya, ketergantungan ekonomi yang tinggi terhadap kekuatan asing menjadi akar masalah kebijakan publik di dalam negeri sering tak berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

“Kebijakan pemerintah hari ini tidak terlepas daripada kepentingan-kepentingan imperialisme Amerika Serikat terhadap negara Indonesia. Dominasi dari imperialis terhadap Indonesia itu masih sangat kental dan bergantung. Sehingga kebutuhan pokok rakyat dan melemahnya rupiah tidak terlepas dari kepentingan geopolitik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Aliansi UMY Bergerak mengajukan delapan tuntutan kepada pemerintah. Antara lain, hentikan perang imperialis cabut keanggotaan Indonesia dari Board of Peace (BOP) yang tidak sejalan dengan rakyat dan prinsip kemanusiaan.

Segera hentikan seluruh program dan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelaksanaan MBG di kampus, Koperasi Merah Putih, serta pembangunan proyek-proyek strategis nasional yang merugikan rakyat.

Turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh jenis, harga kebutuhan pokok, dan harga kebutuhan produksi rakyat. Hentikan penempatan Perwira Militer dan kepolisian aktif maupun Purnawirawan dari jabatan sipil strategis serta kembalikan TNI dan Polri ke barak.

Hentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap aktivitas, mahasiswa, buruh, tani, dan seluruh elemen rakyat sipil, serta jamin kebebasan berpendapat, hak-hak demokratis rakyat.

Hentikan segala bentuk penindasan dan perampasan tanah, eksploitasi sumber daya alam, wujudkan reformasi agraria sejati, serta pembangunan industri nasional sebagai satu-satunya jalan pembebasan rakyat dari belenggu sistem yang menindas dan menghisap.

Prioritaskan APBN untuk sektor pendidikan dan kesehatan, hentikan komersialisasi, liberalisasi, dan privatisasi pendidikan. Serta wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis bagi masyarakat Indonenesia.

“Terakhir, menuntut Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengakui kesalahan atas kebijakan yang merugikan rakyat atau segera turun dari jabatannya,” tutur dia.

Lebih lanjut, Arif menuturkan bahwa Titik Nol Kilometer sengaja dipilih sebagai lokasi aksi siang itu. Sebab, pihaknya ingin menciptakan satu sejarah yang muncul kembali berdasarkan rentetan aksi yang sudah pernah ada semisal gerakan di Gejayan yang dimeriahkan mahasiswa UMY.

“Tapi saat konsolidasi kami ingin berpindah ke titik lain, karena sudah ada beberapa kawan-kawan yang menggelar aksi di sana. Kemudian kami memilih titik sentral Yogyakarta yaitu Titik Nol Kilometer, sehingga hastag kami Merahkan Titik Nol. Karena kita semua tahu Titik Nol itu adalah pusat, sehingga harapannya masyarakat dan wisatawan bisa melihat yang kami suarakan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: aksi demoAliansi UMY Bergerakmahasiswa UMYTitik Nol KilometerUMY

Related Posts

Ilustrasi kelas kosong.

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

July 23, 2026
Ilustrasi AI memengaruhi geopolitik dunia

Akademisi UMY Ungkap Mengapa AI Bakal Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

July 21, 2026
Ilistrasi hukum yang berkeadilan

Soroti Pengalihan Isu Kasus Febrie Adriansyah, Ini Kata Pakar UMY

July 16, 2026
Ilustrasi korupsi

Korupsi Kepala Daerah Masih Marak, Pakar UMY: Ongkos Pilkada Jadi Penyebab

July 14, 2026
Ilustrasi pelecehan seksual

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

July 13, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Sementara Usai Tersangkut Dugaan Pelecehan Seksual

July 12, 2026
Next Post
Polsek Bambanglipuro mengamankan pelaku penipuan pembelian sapi di Kaliangkrik, Magelang.

Polres Bantul Ungkap Kasus Penipuan Jual Beli Sapi, Pelaku Ditangkap di Magelang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.