• Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kasus Keracunan MBG di Sleman: Pemkab Bentuk Satgas, Tagih Komitmen SPPG dan BGN

Agung meminta agar SPPG dan BGN DIY bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perawatan dan pengobatan para pasien.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 3, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berupaya menindak tegas kasus keracunan siswa yang diduga akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkahnya dengan meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia makanan untuk ikut bertanggung jawab atas biaya pengobatan para pasien.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta, mengungkapkan hingga kini tagihan pengobatan dari rumah sakit terkait insiden dugaan keracunan massal di Kapanewon Mlati pada pertengahan Agustus lalu masih belum tuntas.

BERITA MENARIK LAINNYA

Punya Potensi Ekonomi Besar, Pemkab Sleman Siapkan Subsidi bagi Pengelola Bank Sampah

Dari Lereng Merapi, Koperasi Samesta Topang Kebutuhan Susu di Sleman dan Dukung Program MBG

Pihak dapur SPPG sebelumnya mengklaim masalah selesai setelah mengganti biaya rawat inap senilai Rp 17 juta. Namun, total biaya pengobatan untuk 373 siswa yang mengalami gejala, baik yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan, mencapai Rp 47 juta.

“Setelah kami klarifikasi ke BGN (Badan Gizi Nasional) DIY dan SPPG, mereka cuma mengganti biaya rawat inap dan ada santunan, totalnya Rp 17 juta. Padahal pembiayaan (pasien) yang rawat jalan sekitar Rp 47 juta,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, pihak SPPG menganggap masalah telah tuntas setelah menanggung biaya perawatan pasien yang dirawat inap. Namun, masih ada siswa yang hanya menjalani rawat jalan tetapi tetap memerlukan pengobatan. Sehingga muncul selisih dalam total tagihan.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Sleman mengirim surat kepada pihak terkait untuk meminta klarifikasi dan tanggapan terkait kekurangan pembayaran biaya pengobatan di fasilitas kesehatan.

Tak berselang lama usai kasus keracunan di Mlati, kasus dugaan keracunan akibat MBG kembali terjadi di Kapanewon Berbah.

Menanggapi hal tersebut, Agung meminta agar SPPG dan BGN DIY bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perawatan dan pengobatan para pasien. Saat ini, Pemkab Sleman telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan program MBG.

Satgas ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program nasional ini agar cepat terlaksana. Termasuk untuk menjalin komunikasi lebih baik antara Pemkab dengan pihak BGN ataupun SPPG.

“Kami ingin mengklarifikasi kemampuan SPPG seperti apa dalam biaya pengobatan. Intinya kami minta atensi saja. Jangan mengklaim sudah, tapi ternyata banyak yang belum,” tutur Agung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Cahya Purnama, menjelaskan proses klaim biaya pengobatan untuk kasus keracunan massal lazimnya dimulai dari rumah sakit yang mengajukan tagihan ke Dinas Kesehatan. Lalu diteruskan ke Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Dinas Sosial.

Namun khusus untuk kasus dugaan keracunan dari program MBG, Satgas Kabupaten Sleman mengarahkan agar klaim tagihan tersebut ditujukan langsung ke pihak SPPG terkait.

“Jadi nanti yang membayari SPPG, ini sedang diupayakan seperti itu. Kalau bisa untuk keracunan yang karena MBG, nanti yang menanggung adalah dari SPPG, bukan dari JPS atau lainnya. Sekarang masih diupayakan,” kata Cahya.

Pemkab Sleman masih menunggu terbitnya surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pembentukan Satgas Pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam surat tersebut, Pemkab Sleman akan terlibat dalam pemantauan dan pelaksanaan MBG. Langkah ini sebagai upaya mitigasi, terutama jumlah total korban keracunan pangan MBG di Sleman mencapai 500 orang.

Tags: Agung ArmawantaAsisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda SlemankeracunanMakan Bergizi GratisMBGpengobatanSlemanSPPG

Related Posts

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Dinas Lingkungan Hidup Sleman dipandu Dina Trinil serta Ciblek Vertigo di Bank Sampah Sawo Kecik Condongcatur

Punya Potensi Ekonomi Besar, Pemkab Sleman Siapkan Subsidi bagi Pengelola Bank Sampah

April 16, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Kepala DP3 Sleman Rofiq Andriyanto dipandu Dina Trinil dan Angger Sukisno di pengolahan susu di Koperasi Samesta Cangkringan

Dari Lereng Merapi, Koperasi Samesta Topang Kebutuhan Susu di Sleman dan Dukung Program MBG

April 16, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Ketua Tim Kerja dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Supriyanto dipandu Aditya dan Anis di Studio Alam Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata di Sleman Tumbuh, UMKM Ikut Terdongkrak

April 16, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sutiasih dipandu Dina Trinil dan Angger Sukisno dalam acara Jejak Layanan Ekonomi yang berlangsung di Warung Kopi Merapi

Penguatan UMKM Sleman Terus Digenjot, Warung Kopi Merapi Jadi Contoh Sukses

April 16, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di Balaikota pada Rabu (15/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Geser Fokus Penerima Manfaat MBG ke Ibu Hamil dan Balita

April 16, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya.

Bupati Sleman Kritik Kinerja OPD, Siap Terapkan Sanksi Pemotongan TPP

April 15, 2026
Next Post
Suasana di pintu kedatangan Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta.

Daop 6 Yogyakarta Layani Hampir 10 Juta Penumpang Selama 9 Bulan Pertama 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.