• Tentang Kami
Friday, July 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Tumbuhkan Optimisme, Kepala OJK Sebut Minat Masyarakat DIY di Pasar Modal Meningkat

Eko menyebut jumlah investor pasar modal di wilayah DIY didominasi oleh investor individu dengan tren jumlah Single Investor Identification (SID) saham

byredaksi
October 10, 2025
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pergerakan pasar modal Indonesia

Ilustrasi pergerakan pasar modal Indonesia. [Dok Pexels]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY Eko Yunianto melihat minat masyarakat di wilayah DIY cukup besar terhadap investasi di pasar modal.

Disebutnya, hal itu tercermin dari data perkembangan SID Saham, Reksa Dana, dan Surat Berharga Negara (SBN) yang terus meningkat sejak Juni 2022 hingga Juni 2025.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

Pada Juni 2024, jumlah SID Saham meningkat secara year on year (yoy) dari 116.855 menjadi 143.439. Sementara jumlah SID Reksadana juga turut mengalami peningkatan secara yoy dari 227.993 menjadi 255.477. Selain itu, SID SBN juga meningkat secara yoy dari 19.126 menjadi 22.452.

“Pada bulan Juni 2025, nilai transaksi saham yang ada di wilayah DIY mencapai Rp3,28 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sebagai investor mulai memiliki optimisme dan kepercayaan terhadap perekonomian nasional serta sadar terhadap pentingnya berinvestasi,” katanya saat diwawancarai wartawan, Jumat (10/9/2025).

Eko menyebut jumlah investor pasar modal di wilayah DIY didominasi oleh investor individu dengan tren jumlah Single Investor Identification (SID) saham, reksadana, dan SBN dari Juni 2022 hingga Juni 2025 yang terus meningkat.

Jumlah SID Saham untuk tipe investor individu meningkat secara yoy dari sebesar 116.761 pada Juni 2024 menjadi 143.332 pada Juni 2025.

Jumlah SID Reksadana untuk tipe investor individu meningkat secara yoy dari sebesar 227.828 pada Juni 2024 menjadi 255.266 pada Juni 2025.

Selain itu, jumlah SID SBN juga mengalami peningkatan secara yoy dari sebesar 19.041 pada Juni 2024 menjadi 22.350 pada Juni 2025.

Pihaknya menyampaikan telah memberikan edukasi terkait pasar modal kepada masyarakat. Eko juga menyebut semakin banyak masyarakat yang ingin mendapatkan edukasi.

Masyarakat disebutnya telah memahami kondisi yang tidak pasti di masa depan perlu diantisipasi. Hal tersebut menurutnya tidak hanya sekedar direspon melalui cara menabung namun investasi

Selain itu, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), pada tahun 2025 indeks literasi pasar modal mencapai sebesar 17,78 persen meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 15,43 persen.

“Sedangkan indeks inklusi pasar modal sebesar 1,34 persen menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai sebesar 1,60 persen,” katanya.

“Peningkatan indeks literasi pada sektor pasar modal ini juga menunjukkan bahwa upaya edukasi yang kami lakukan bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga, BEI dan PUJK berjalan cukup efektif,” katanya.

Investasi di pasar modal dilakukan oleh Wulan Intandari, pekerja media di Yogyakarta. Dirinya mengaku berinvestasi melalui saham.

“Saya melakukan investasi lewat aplikasi Stockbit,” katanya.

Disebutnya, saham menjanjikan peluang untung yang cukup tinggi meskipun dalam waktu yang lama. Ia menekankan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlu memahami cara mengelola dan aturan dalam berinvestasi saham.

“Selain itu, investasi juga dapat memberikan penghasilan tambahan (passive income) yang terus berjalan bahkan saat tidak aktif bekerja, karena ada pembagian dividen saham atau bunga investasi,” katanya.

Ia menyampaikan, dalam melakukan investasi saham, seorang investor perlu memperhatikan risiko dan kondisi pasar.

“Tantangannya lebih ke volatilitas pasar sih yang bisa membuat harga naik atau turun cepat banget. Nah faktor psikologis,” katanya.

“Seperti emosi tuh jadi tantangan menurutku karena bisa memicu keputusan buruk, terus kurangnya pengetahuan tentang cara kerja pasar saham,” tambah Intan.

Oleh karena itu, ia mengantisipasi segala resiko pasar dengan terus memantau berita tentang perusahaan yang sahamnya telah dibeli.

“Karena kadang sentimen pasar global atau geopolitik juga mempengaruhi harga saham,” katanya.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: DIYEko YuniantoinvestasiOJKpasar modalYogyakarta

Related Posts

Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, saat ditemui Kamis (2/7/2026).

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

July 2, 2026
Seorang pedagang daging ayam di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta sedang menunggu pembeli, Kamis (2/7/2026).

Program MBG Libur, Harga Daging Ayam di Pasar Kranggan Turun

July 2, 2026
Landskap Kota Yogyakarta.

BPS Waspadai Kenaikan Biaya Pendidikan Jelang Tahun Ajaran Baru

July 2, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, didampingi Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, saat didatangi petugas Sensus Ekonomi 2026, belum lama ini.

Cerita Wali Kota Yogyakarta Ditanya Hal Tak Terduga Saat Ikuti Sensus Ekonomi 2026

June 26, 2026
Next Post
Ilustrasi imunisasi campak

Cegah Terpapar Campak, Konsultan Infeksi: Sebaiknya Imunisasi dan Hidup Higienis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.