• Tentang Kami
Selasa, September 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Pemkab Sleman Tunggu Perda Baru untuk Tertibkan PKL di Jalan Persatuan UGM

Pembaruan regulasi itu nantinya akan menjadi dasar hukum bagi Pemkab Sleman dalam menata sekaligus memberikan ruang usaha bagi para PKL.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
Oktober 12, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
satu di antara puluhan pedagang kaki lima di Jalan Persatuan kawasan UGM.

satu di antara puluhan pedagang kaki lima di Jalan Persatuan kawasan UGM. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Persatuan yang berada di area sekitar Universitas Gadjah Mada (UGM) masih belum menemui kejelasan. Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan masih menunggu rampungnya proses penyusunan peraturan daerah (perda) baru mengenai penataan dan pemberdayaan PKL yang saat ini sedang dibahas di DPRD Sleman.

Kepala Seksi Operasional Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Sleman, Didi Setio Nugroho, mengatakan Pemkab Sleman masih menunggu regulasi baru dalam penataan PKL di Jalan Persatuan. Penertiban PKL saat ini menunggu hasil pembaruan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2004 tentang Pedagang Kaki Lima yang sedang diproses oleh Pansus DPRD Sleman.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Pembaruan regulasi itu nantinya akan menjadi dasar hukum bagi Pemkab Sleman dalam menata sekaligus memberikan ruang usaha bagi para PKL. Perda tersebut mengacu pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2012 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima.

Nantinya, aturan baru itu akan memuat ketentuan mengenai izin dan lokasi berdagang. Termasuk kemungkinan pemanfaatan trotoar dengan syarat tertentu.

“Akan diterbitkan perda tentang PKL,” ujar Didi saat dihubungi, Sabtu (11/10/2025).

Sebelumnya, para PKL menolak tawaran relokasi ke lahan bekas Pasar Manggung di Caturtunggal, Depok, Sleman. Didi menyebut para pedagang khawatir akan sepi pembeli jika lapak mereka dialihkan ke lokasi tersebut.

“Sehingga mereka diizinkan berjualan sementara sambil menunggu kajian dan pengesahan perda terbaru,” katanya.

Didi menyebut rencana kebijakan Pemkab Sleman untuk mengalihkan para PKL ke lokasi-lokasi resmi atau kantong-kantong ekonomi berupa tanah kas desa yang dikelola oleh kalurahan. Hal itu dianggap sebagai solusi terbaik, baik bagi pemerintah kalurahan yang mendapat kontribusi dari PKL, juga bagi PKL yang mendapat legalitas.

“Nanti detailnya masih akan dibahas di dalam perda tersebut. Sementara masih menunggu hasil akhir dari perda itu seperti apa,” ucap Didi.

Diketahui, ada tiga paguyuban PKL yang berada di kawasan UGM. Dua paguyuban di Jalan Persatuan, salah satunya Paguyuban Pekalimagama. Lalu satu paguyuban di Jalan Agro yang berada di utara Fakultas Kehutanan UGM.

Ketua Paguyuban Pekalimagama, Sarjan, menuturkan sejak lama UGM berencana menata PKL di kawasan sekitar kampus. Alasannya untuk mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar yang dianggap terganggu oleh keberadaan PKL.

“Intinya, UGM itu mau menghilangkan PKL. Alasannya dulu bertahun-tahun karena mengganggu aktivitas belajar. Padahal kami bukanya malam hari,” tutur pria yang akrab disapa Pak Brewok ini.

Para pedagang menilai keinginan UGM itu perlu kajian lebih lanjut dan solusi yang tepat. Bukan sekadar memindahkan mereka ke tempat yang tidak sesuai.

“Kalau UGM ingin menata atau merelokasi, kami tidak masalah, tapi harus ada solusi yang jelas. Jangan hanya sekadar memindahkan tempat tanpa kajian yang matang,” ucap Sarjan.

Tags: Jalan perwakilanPasar ManggungPKLRelokasiSatpol PPSlemanUGM

Related Posts

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, menunjukkan plang portabel milik oknum fotografer di Jalan Malioboro yang disita dan diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026).

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Satpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Bea Cukai Yogyakarta memusnahkan sebanyak 412.119 batang atau 700 kilogram rokok ilegal, pada Selasa (28/7/2026).

Satpol PP DIY dan Bea Cukai Musnahkan 412 Ribu Batang Rokok Ilegal

Juli 30, 2026
Next Post
Malioboro merupakan satu diantara destinasi wisata di Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan terutama ketika libur Lebaran

Musim Sepi Wisata Melanda DIY, Kunjungan Turun Jelang Akhir Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.