• Tentang Kami
Sabtu, September 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Empat Kelurahan di Kota Yogyakarta Teraliri Program Padat Karya 2025, Dukung Perputaran Ekonomi Lokal

Hasto menyebut bahwa meskipun pemerintah akan menghadapi keterbatasan anggaran karena efisiensi, padat karya justru akan tetap menjadi prioritas.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
Oktober 14, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah menuntaskan pelaksanaan Program Padat Karya tahun 2025 yang diselenggarakan di empat kelurahan. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan pendekatan padat karya dipilih karena dinilai lebih memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain hasilnya yang dinilai berkualitas, metode ini juga memungkinkan warga setempat untuk terlibat aktif dalam pembangunan lingkungan mereka.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

“Karena uangnya langsung meresap ke masyarakat. Hasilnya juga tidak kalah bagus. Ini hasil padat karya juga rapi, bagus,” ujar Hasto di Kelurahan Bumijo, Jetis, Senin (13/10/2025).

Ia mengatakan program padat karya bukan hanya soal efisiensi anggaran, namun juga soal pemberdayaan masyarakat. Masyarakat, menurutnya, paling memahami kondisi lingkungan masing-masing. Termasuk dalam pembangunan infrastruktur seperti saluran air hujan, saluran limbah, pembangunan talud, dan pemasangan konblok.

“Masyarakat paling ngerti situasi yang ada di lingkungan itu. Kalau salurannya ke mana, muaranya di mana, kalau bludaknya di mana, mereka ngerti semua,” tambahnya.

Menanggapi rencana program tahun 2026, Hasto menyebut bahwa meskipun pemerintah akan menghadapi keterbatasan anggaran karena efisiensi, padat karya justru akan tetap menjadi prioritas.

“Tahun depan kita semua tahu adalah tahun efisiensi. Anggaran tidak leluasa, sehingga harus tepat sasaran. Menurut saya dengan padat karya dan sinergi bersama TMMD serta karya bakti, justru lebih efisien,” jelasnya.

Hasto juga memastikan efisiensi anggaran tidak akan berdampak negatif terhadap pelaksanaan program padat karya. Bahkan menurutnya, pelaksanaan di tahun depan berpotensi diperluas.

“Tahun ini ada empat lokasi padat karya. Tahun depan baru akan kami susun. Tapi menurut saya, harus nambah. Karena kalau tidak bisa bangun yang besar, kami bangun yang kecil-kecil tapi banyak dengan anggaran yang ada,” tuturnya.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang, menjelaskan Program Padat Karya tahun 2025 dilaksanakan di empat kelurahan dengan jenis pekerjaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Adapun keempat lokasi tersebut meliputi Kelurahan Bumijo di Kemantren Jetis dengan kegiatan pemasangan paving untuk jalan lingkungan di RT 55 RW 12. Selanjutnya di Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo dilakukan pembangunan talud di kawasan permukiman RT 27 RW 07.

Kemudian di Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede juga dilaksanakan pembangunan talud di RT 50 RW 08. Sementara di Kelurahan Karangwaru, Kemantren Tegalrejo, kegiatan yang dilakukan mencakup penggantian tutup Saluran Air Hujan (SAH) serta pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL).

“Program padat karya 2025 bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar sehingga membantu perputaran ekonomi lokal,” katanya.

Maryustion menambahkan pelaksanaan program ini berhasil memberdayakan sebanyak 192 tenaga kerja lokal, di mana setiap lokasi melibatkan 48 pekerja. Durasi kegiatan di masing-masing kelurahan berlangsung selama satu bulan. Total anggaran yang dialokasikan untuk keempat kegiatan padat karya tersebut mencapai Rp 1.290.867.100.

Tags: hasto wardoyopadat karyarejowinangunSaluran Air HujanTegalrejoWali KotaYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Juli 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

Juli 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

Juli 19, 2026
Next Post
Ilustrasi sampah

Wali Kota Yogyakarta Terbitkan SE Pengurangan Plastik Sekali Pakai, Fokus Awal di Pasar Tradisional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.